Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Gamping, Kecamatan Paling Underrated di Kabupaten Sleman

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
7 November 2024
A A
Kecamatan Gamping, Kecamatan Paling Underrated di Kabupaten Sleman gamping sleman

Kecamatan Gamping, Kecamatan Paling Underrated di Kabupaten Sleman (Yosafat Herdian via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini banyak tulisan Terminal yang membahas mengenai potensi dan keunggulan suatu kecamatan, dan banyak di antaranya terletak di Sleman. Merasa tergelitik dan nggak mau kalah, saya juga akan mengenalkan kecamatan tempat saya tinggal dan tumbuh besar selama ini. Kecamatan itu bernama Gamping.

Kecamatan Gamping memang tidak seterkenal kecamatan lain di Kabupaten Sleman. Sebuah kecamatan serba medioker ini masih kalah pamor jika dibandingkan dengan Depok, Godean, atau kecamatan lainnya. Secara statistik pun Gamping bukan tier atas kecamatan di Sleman. Dari data BPS, Gamping masih termasuk dalam kecamatan dengan jumlah kepala keluarga miskin (>34%) terbanyak di Sleman.

Cukup sulit untuk mencari keunggulan dan potensi yang bisa digali dari kecamatan ini. Nggak banyak data pendukung yang ada internet soal Gamping. Saya butuh seharian untuk mengupayakan berbagai macam informasi supaya Gamping layak bersaing dengan kecamatan lain. 

Setelah mengulik dalam-dalam dengan didukung observasi selama 20 tahun sebagai warga lokal. Saya menyadari bahwa Kecamatan Gamping punya nilai lebih yang bisa ditawarkan.

Nilai sejarah dan budaya Kecamatan Gamping tidak kaleng-kaleng

Gamping mengambil bagian penting dalam sejarah Kesultanan Yogyakarta. Dikutip dari laman resmi kecamatan Gamping. Pada 1755-1756 wilayah ini pernah menjadi tempat singgah Sri Sultan Hamengkubuwono I selama Keraton Yogyakarta sedang dalam masa pembangunan. Tempat singgah itu dinamakan Pesanggrahan Ambarketawang.

Pesanggrahan tersebut adalah simbol kesetiaan dan pengabdian. Yang mana setelah Sultan Hijrah ke keraton, tempat ini menjadi pesinggahan bagi para abdi dalem dan prajurit kerajaan. Tempat ini jugalah yang mengilhami lahirnya kisah Kyai Wirasuta dan Nyai Wirasuta yang melegenda. Bahkan sampai saat ini legenda tersebut masih lestari yang diwujudkan dalam budaya Saparan Bekakak.

Jadi kalau ngomongin kecamatan dengan nilai sejarah dan budaya yang kuat, Gamping-lah tempatnya. Nggak bermaksud mendiskreditkan kecamatan lain ya, hehehe.

Kecamatan pendidikan di Kabupaten Sleman (nomor dua setelah Depok)

Dalam ranah pendidikan, Depok tetap nomor satu sebagai kecamatan dengan fasilitas pendidikan terbaik. No debat. Lha gimana? Depok sendiri punya 25 perguruan tinggi termasuk UGM dan UNY di dalamnya. Namun untuk nomor duanya, saya berani menyebut Gamping layak di posisi itu.

Baca Juga:

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

Boleh Membanggakan SCBD Jogja, tapi Jangan Lupakan Gamping dan Mlati Sleman yang Akan Menjadi The Next SCBD Jogja Barat

Bukan tanpa alasan, Gamping sendiri saat ini memiliki kurang lebih 7 perguruan tinggi yang kelasnya nggak remeh. Di sisi selatan ada UMY sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Yogyakarta. Di sisi timur ada sekolah kedinasan STPN. Bahkan untuk urusan pendidikan tenaga kesehatan, Gamping adalah yang nomor satu di Jogja. Ada tiga perguruan tinggi berbasis kesehatan di daerah gamping yaitu Unisa, Poltekkes Yogyakarta, dan Alma Ata.

Sedangkan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah Gamping saat ini memiliki sekolah berstandar internasional bernama Al Azhar Yogyakarta World School. Walaupun SPP-nya nggak terjangkau untuk warlok Gamping, tapi paling tidak ada sekolah internasional di sini.

Calon kawasan Industri dan wilayah paling strategis di Yogyakarta

Proyek pembangunan Tol Jogja beberapa tahun kedepan mungkin akan membuat Kecamatan Gamping menjadi wilayah paling strategis di Sleman. Apalagi rumornya di Trihanggo akan dibangun off dan on ramp jalan tol. Harapannya sih kawasan industri bisa lebih maju lagi. Apalagi masih banyak lahan kosong di pinggiran Jalan Wates yang siap dibangun pabrik-pabrik besar. Sudah dilewati tol, dilewati ring-road pula, kurang strategis apa coba?

Tapi untuk hal ini, saya agak waswas kalau Gamping malah jadi Radiator Spring kayak di film Cars, yang jadi sepi karena ada pembangunan jalan tol. Semoga saja tidak.

Penulis: Kuncoro Purnama Aji
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tugu Gamping, Kembaran Tugu Jogja yang Bernasib Sial

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2024 oleh

Tags: Al Azhar Yogyakartadepokkecamatan gampingSleman
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

Gamping Sleman, "Pusat" Rumah Sakit di Jogja

Gamping, The Rise of Medical Empire: Kenapa Banyak Banget Rumah Sakit di Gamping?

15 Maret 2025
3 Menu Red Flag dari Kopi Klotok yang Termasyhur Itu (Unsplash)

3 Menu Red Flag dari Kopi Klotok. Jangan Ambil Menu Ini kalau Kamu Nggak Mau Kehilangan Kenikmatan

4 Agustus 2023
jalan raya muchtar jalan dewi sartika depok mojok

Terjebak di Jalan Raya Muchtar, Cara Terburuk Menghabiskan Waktu di Kota Depok

17 Mei 2021
Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

1 Mei 2023
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
4 Alasan Pakem Menjadi Sebaik-baiknya Tempat Tinggal di Sleman

4 Alasan Pakem Menjadi Sebaik-baiknya Tempat Tinggal di Sleman

18 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.