Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Lain Ngurus Negara, Mahasiswa Unesa Ngurus BEM yang Nggak Bisa Kerja. Parahnya Masih Ada Aja yang Bela!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
3 September 2024
A A
Mahasiswa Lain Ngurus Negara, Mahasiswa Unesa Ngurus BEM yang Nggak Bisa Kerja. Parahnya Masih Ada Aja yang Bela!

Mahasiswa Lain Ngurus Negara, Mahasiswa Unesa Ngurus BEM yang Nggak Bisa Kerja. Parahnya Masih Ada Aja yang Bela! (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa minggu terakhir, BEM Unesa digoreng habis-habisan karena keberadaanya dianggap tidak berguna oleh beberapa mahasiswa, terutama soal bungkamnya mereka pada permasalahan RUU Pilkada Agustus kemarin. Terbaru, ramai kritikan dari BEM FEB yang mengatakan bahwa kepemimpinan BEM Unesa selalu dipenuhi gonjang-ganjing. Ada yang membenarkan, ada pula yang menyalahkan, bahkan tidak terima. Hadeh!

Di sini saya tidak akan membahas kritikan tersebut, melainkan saya heran kok ada mahasiswa yang masih membela kepengurusan BEM Unesa. Jelas-jelas BEM memang nggak becus mengurus kesejahteraan mahasiswa Unesa. Kampus lain lho wes sibuk ngurus demokrasi bangsa yang hampir rusak, lah ini BEM Unesa masih ngurus agenda-agenda yang nggak jelas.

BEM Unesa wajib dikritisi

Saya turut meminta maaf kepada bangsa Indonesia, karena sebagai mahasiswa Unesa, kemarin saya tidak begitu aktif bersuara peringatan darurat demokrasi. Tapi ketahuilah, ini bukanlah salah saya, melainkan salah BEM. BEM di kampus saya ini tidak begitu serius mengawal permasalahan RUU Pilkada, mereka malah menyibukkan diri dengan proker yang tidak penting. Makanya di samping permasalahan RUU Pilkada, saya dan mahasiswa lainnya juga sibuk mengurus kinerja BEM kita yang nggak becus.

Saya rasa, saya tak perlu menulis daftar ketidakbecusan BEM Unesa. Jika kalian mahasiswa Unesa, pastilah kalian merasakan sendiri. Saya tak heran pula jika BEM memilih diam pada masalah RUU Pilkada. Sebab, mereka juga bungkam untuk masalah kesejahteraan warga Unesa.

Maka dari itu, mengkritisi kinerja BEM ini sangatlah wajib. Jika tidak, jangan kaget jika kualitas BEM periode berikutnya tak jauh berbeda dengan yang sekarang. Kalian mau terjadi BEM Unesa nggak ngapa-ngapain part 3?

Tak ada yang salah dari mengkritisi kepengurusan BEM

Saya sekarang percaya bahwa tak semua yang berlabel mahasiswa itu berarti berintelektual, banyak juga mahasiwa yang ternyata aslinya bodoh. Pendapat saya, ya mahasiswa yang masih membela BEM Unesa ini. Saya tak mengatakan semua ya, tapi banyak.

Mengapa saya katakan bodoh, sebab jawaban mereka nggak masuk di kepala saya. Alih-alih menjelaskan alasannya membela, mereka malah bilang bahwa mahasiswa yang mengkritik BEM Unesa adalah kelompok yang berbeda gerbong saja. Woy pe’ak, beda ataupun sama yang nggak bisa kerja ya jangan dibela. Kalau terus begini, mau jadi apa Unesa? Mau jadi kampus Konoha?

Saya sampai berpikir, apa ini yang Rocky Gerung sebut dengan manusia dungu. Namanya saja mahasiswa, tapi pola pikirnya masih kaya anak TK. Hadeh!

Baca Juga:

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Sisi Gelap Kuliah di Unesa, Kampus Elite tapi Fasilitas Sulit

Sudah bersuara untuk mahasiswa?

Saya tak punya alasan untuk mengapresiasi kinerja BEM Unesa. Sebab program-program yang mereka laksanakan menurut saya kurang begitu penting. Makanya sekali lagi, saya heran kok ada mahasiswa yang membela BEM. Pertanyaannya, dia mahasiswa Unesa bukan, sih?

Kalau kalian mahasiswa Unesa, tentu kalian akan paham betapa ditelantarkannya mahasiswa Unesa. Saya tak akan menyebutkan satu-satu, tapi yang paling memprihatinkan adalah ketersediaan gedung di kampus ini. Banyak mahasiswa, terutama kampus Ketintang, yang harus melaksanakan kuliah secara daring. Alasannya ya karena gedungnya nggak cukup. Padahal, mahasiswa sudah membayar uang kuliah secara penuh.

Ditambah lagi, tahun ini kampus juga menambah prodi baru, tapi tak ada penambahan gedung baru. Mau ditaruh mana mahasiswanya?

Nah, inilah yang harus disuarakan BEM. Sebab, hanya kalian yang dekat dengan para pimpinan Unesa. Kalau mahasiswa seperti saya bisa apa. Atau jangan-jangan, pengurus BEM sebenarnya lebih suka tidur di sekre daripada masuk kelas, jadi nggak tahu bagaimana kondisi mahasiswa? Saya harap pikiran saya ini salah.

Ya, menurut saya gaya kepemimpinan BEM Unesa ini nggak bisa dibiarkan begitu saja. Di saat mahasiswa kampus lain sedang turun ke jalan, kita malah masih harus ngurus BEM yang nggak karu-karuan. Belum lagi, masih ada saja mahasiswa bodoh yang mau membela BEM.

Saya harap, kepengurusan BEM ke depannya bisa lebih sadar diri. Nggak seperti yang sekarang ini. Bukannya bermanfaat bagi negara, eh malah jadi beban mahasiswa lainnya.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA BEM Unesa Setahun Nggak Ngapa-ngapain Part 2: Gebrakan Nggak Ada, Malah Cuma Jadi Brand Ambassador!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2024 oleh

Tags: bembem unesaunesa
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

BEM Itu Problematik dan Saya Menyesal Telah Bergabung

Turunnya Minat Mahasiswa Gabung BEM Adalah Hal yang Biasa-Biasa Saja

4 Maret 2023
Derita Maba UNY 2024: Belum Seminggu Ospek, Sudah Disuguhi Realita Pahit Kampus pkkmb uny

Derita Maba UNY 2024: Belum Seminggu Ospek, Sudah Disuguhi Realitas Pahit Kampus

8 Agustus 2024
BEM Itu Problematik dan Saya Menyesal Telah Bergabung

BEM di Indonesia Itu Problematik, Nggak Pantas Dikasih Gaji kayak di Inggris

27 Juli 2023
UNESA Memang Problematik, tapi Bukan Berarti Layak untuk Disepelekan!

UNESA Memang Problematik, tapi Bukan Berarti Layak untuk Disepelekan!

13 Januari 2024
Menjadi Mahasiswa Unesa Harus Bangga, Nggak Perlu Pura-pura!

Menjadi Mahasiswa Unesa Harus Bangga, Nggak Perlu Pura-pura!

28 Juni 2025
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

BEM Unesa Hanyalah Gerombolan Mahasiswa yang Malas Kerja, Sekali Kerja Malah Cuma Cari Muka

8 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.