Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Keuntungan KKN di Kota yang Nggak Bakal Dirasakan Kelompok yang KKN di Desa

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
17 Agustus 2024
A A
KKN itu Pengabdian Masyarakat, Bukan Menjilat Kelurahan (Unsplash) mahasiswa KKN, KKN di kota

KKN itu Pengabdian Masyarakat, Bukan Menjilat Kelurahan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

KKN di kota bukan sebuah hal baru dan itu yang saya rasakan sendiri. Bagi sebagian orang, mereka menyesal tidak kebagian KKN di desa. Namun, menurut saya, fine-fine saja. Selama tim KKN mampu mencari peluang dari desa di kota tersebut.

KKN di kota nggak buruk-buruk amat. Memang ya, banyak yang bilang jika bakalan banyak tidur-tiduran, alias banyak nganggurnya. Namun anggapan itu nggak sepenuhnya salah kok hahaha. Not a bad thing, setidaknya nggak buruk-buruk amat.

Ya, nggak bisa dimungkiri, ada juga beberapa keuntungan dari KKN di kota yang beneran bikin seneng. Nah berikut di antaranya.

Barang logistik bisa ke luar masuk dengan mudah

KKN identik dengan barang yang bejibun yang harus diangkut dengan pick up. Satu lagi, medan terjal yang menghantui selama mengirim barang dan logistik ke lokasi KKN juga seringkali cukup menyebalkan. Entah jalanan berlubang, atau barang-barang terjatuh karena jalan itu sendiri.

Namun itu nggak bakalan terjadi di kota. Pastinya kalau mau kirim logistik ke KKN lebih mudah dan tentunya lebih cepat. Jalanannya mulus lurus dan nggak ada kelokan se-ekstrim di desa-desa.

Akses untuk pergi ke tempat umum mudah

KKN bukan hanya hidup sendiri, tapi saling berkolaborasi. Entah dengan perangkat desa setempat atau dengan puskesmas setempat. Biasanya untuk menuju ke puskesmas jika KKN di desa cukup lama.

Nah, itu nggak bakal terjadi jika KKN di kota. Soalnya, akses untuk ke tempat umum mudah dijangkau. Mau fotokopi, masih dekat. Mau ngajak collab bareng perangkat desa juga bisa dijabanin semua. Atau lagi ngidam Gacoan juga nggak perlu repot-repot. Beda lagi kan kalau KKN di desa?

Saat KKN, tidak terlalu banyak dituntut warga

Keuntungan ketiga ketika KKN di kota adalah kultur masyarakatnya yang berbeda. Di kota masyarakat cenderung dinamis dan individualis. Sehingga kehadiran kalian di sini seolah bukan hal baru lagi.

Baca Juga:

11 Kelakuan Buruk Warga Desa kepada Mahasiswa KKN yang Jarang Dibicarakan, Bikin Kesal!

Kuliah Jurusan Manajemen dan Administrasi Logistik Diremehkan karena Dikira Lulusannya Cuma Bisa Antar Paket

Berbeda kalau di desa, di sana masih disambut dengan baik dan pasti akan banyak tuntutan dari warganya. Entah itu diajak untuk membuat pupuk, membuat pagar gapura, atau membuat plang jalan yang indah menjelang 17-an. Semua itu masih guyub di desa, beda dengan kota yang sudah mulai individualis. Meskipun begitu, warga kota juga nggak kalah hangat kok.

Nggak perlu takut kekurangan air bersih kalau KKN di kota

Beberapa teman saya yang KKN di desa mengeluhkan sulitnya air bersih. Ketika KKN di kota, nggak perlu ketakutan kehabisan air. Sebab, di kota perairan dan kelistrikan bisa dibilang sudah lebih maju. Selain karena tempatnya yang strategis, tampungan air di kota juga sudah disiapkan sedemikian rupa. Misalnya ada PDAM yang jadi sumber air bagi warga. Beda lagi jika di desa, di sana biasanya masih mengandalkan air sungai atau air tandon, yang dialirkan secara gotong royong oleh warga setempat. Sehingga kehadiran air cukup sulit di sana.

Itulah beberapa keuntungan KKN di kota. Meskipun sering kali dianggap KKN cuma-cuma, namun pengalaman bertemu masyarakat di sana juga nggak kalah seru. Ini bukan bermaksud untuk membandingkan kota dengan desa, maksudnya jelek-jelekin. Hanya ngasih gambaran, bahwa memang ada untungnya dan nggak ada yang salah dengan hal itu.

KKN di kota itu nggak salah, yang salah ketika kita tidak mampu menempatkan diri di dusun baru yang kita tempati selama KKN berlangsung. Nah, itu baru bermasalah.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tolok Ukur Keberhasilan KKN Itu Bukan pada Jumlah Proker yang Berhasil, tapi Mahasiswa dan Desa Bisa Saling Belajar!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Agustus 2024 oleh

Tags: KKN di desaKKN di kotalogistik
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

KKN literasi

KKN Literasi Kerjanya Lebih Nyata Ketimbang KKN di Desa-Desa

21 Mei 2020
KKN dan Lomba 17 Agustus Combo Terbaik Mendapatkan Jodoh (Unsplash)

Berkat KKN dan Lomba 17 Agustus, Teman Saya Mendapat Jodoh dan Sekarang Resmi Tunangan

7 Agustus 2023
KKN Itu Penuh Circle Pertemanan yang Bangsat Betul (Unsplash)

Percayalah, Circle Pertemanan di Kelompok KKN Itu Lebih Bangsat daripada di Perkuliahan Biasa

21 Agustus 2023
Memasak di Dapur Umum Bencana Itu Bukan Hal yang Gampang

Memasak di Dapur Umum Bencana Itu Bukan Hal yang Gampang

16 April 2023
Membayangkan Rasanya Jadi Mahasiswa KKN di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

Membayangkan Rasanya Jadi Mahasiswa KKN di Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”

9 Desember 2023
KKN Dekat Kampus Punya Lebih Banyak Keunggulan Mojok.co

Tidak Perlu Jauh-jauh hingga Luar Pulau, KKN Dekat Kampus Lebih Enak

23 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.