Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kasta Lalapan yang Biasa Jadi Teman Makan Orang Sunda

Erfransdo oleh Erfransdo
10 Agustus 2024
A A
Kasta Lalapan yang Biasa Jadi Teman Makan Orang Sunda Mojok.co

Kasta Lalapan yang Biasa Jadi Teman Makan Orang Sunda (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Lalapan atau lalap merupakan daun-daunan muda, mentimun, petai mentah, dan lain sebagainya yang biasanya disajikan dengan nasi dan juga sambal. Biasanya lalapan ini menjadi teman hidangan masakan khas Sunda. Tidak hanya makanan khas Sunda, biasanya lalapan juga tersedia di beberapa rumah makan khas Jawa dan makanan khas Indonesia lainnya untuk menambah cita rasa yang nikmat.

Mayoritas orang Sunda sangat suka dengan lalapan sebagai teman makan. Di lidah mereka rasanya begitu nikmat apalagi ditambah dengan sambal. Acara botram atau makan bersama biasanya suka menghidangkan nasi liwet beserta lalapan-lalapannya yang menjadi favorit. Ada banyak lalapan yang sering dikonsumsi oleh orang Sunda. Berikut ini 10 besar klasemen lalapan yang menjadi favorit masyarakat Sunda.

#10 Daun pepaya

Di peringkat sepuluh ada daun pepaya yang kadang ada atau tidak di sebuah hidangan masakan Sunda. Rasanya cukup pahit jika dimakan secara langsung tanpa teman apa pun. Agar menghilangkan rasa pahitnya, biasanya daun pepaya akan direbus terlebih dahulu sebelum dijadikan sebagai lalapan.

#9 Daun kemangi

Kemudian ada daun kemangi yang menjadikan sebuah hidangan menjadi wangi atau harum. Daun kemangi ini biasanya selalu ada di hidangan ayam goreng atau ikan goreng. Selain sebagai penambah keharuman dari makanan, daun kemangi juga bisa dikonsumsi beserta dengan lauk pauk yang lain ditambah sambal agar jauh lebih nikmat.

#8 Selada

Selada termasuk sayuran yang selalu ada dalam hidangan makanan khas Sunda agar menambahkan sensasi kesegaran. Selada dapat dinikmati dengan berbagai macam lauk pauk apalagi masih dalam keadaan yang segar dengan warna yang begitu hijau. Digado menggunakan sambal saja sudah cukup nikmat.

#7 Terung lalap

Selanjutnya ada terung lalap yang bentuknya bulat disertai dengan motif seperti batik berwarna hijau muda. Terung lalap memiliki tekstur yang cukup renyah dan cocok disajikan dengan sambal terasi. Meskipun rasanya pahit, namun terung lalap akan terasa enak jika dinikmati dengan menu makanan yang lain.

#6 Bonténg

Bonténg dalam bahasa Indonesia berarti mentimun. Bentuknya yang lonjong dan segar membuat salah satu jenis lalapan ini tidak pernah absen di dalam sebuah hidangan terutama pada masakan khas Sunda. Buahnya yang berair sangat cocok dinikmati dengan ayam goreng dan sambal. Selain bisa dimakan langsung, bonténg juga bisa dipotong-potong terlebih dahulu.

#5 Petai/petè

Walau memiliki efek samping seperti bau mulut setelah dikonsumsi, petai ini menjadi salah satu lalapan yang digemari oleh masyarakat. Di beberapa rumah makan, petai sering menjadi campuran sambal atau tumis. Namun, dimakan langsung secara mentah juga sudah nikmat apalagi saat acara makan bersama.

Baca Juga:

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

7 Makanan Khas Sunda Paling Favorit dan Melegenda, Coba Aja Dulu Sekali karena Setelah Itu Kamu Pasti Jatuh Hati

#4 Kacang panjang

Selain dapat diolah menjadi sebuah masakan, kacang panjang juga sering dijadikan sebagai lalapan atau dikonsumsi mentah. Kacang panjang yang dijadikan sebagai lalapan biasanya akan dipotong-potong terlebih dahulu agar ukurannya kecil. Lalapan kacang panjang biasanya selalu ada pada hidangan karedok.

#3 Kol mentah

Kol mentah adalah salah satu lalapan sehat dibanding dengan kol goreng. Kol mentah biasa disajikan dengan daun kemangi dan sambal. Kalau kamu pesan nasi dan ayam goreng, biasanya si penjual akan memberikan lalapan berupa kol mentah. Jika dikonsumsi bersama menu yang lain, kol mentah akan menambahkan cita rasa yang nikmat dan segar.

#2 Buncis

Di posisi kedua ada buncis yang bentuknya hampir mirip dengan kacang panjang. Bedanya, buncis jauh lebih tebal dan keras. Buncis sangat enak dinikmati dengan menu apapun dengan cara disantap mentah. Buncis dapat membuat nafsu makan menjadi meningkat karena memiliki rasa yang segar saat dikonsumsi dengan menu lain.

#1 Leunca

Posisi nomor wahid ditempati oleh lalapan bernama leunca. Leunca merupakan lalapan berbentuk bulat kecil berwarna hijau. Leunca sangat cocok disantap bersama ikan asin, ikan goreng, atau ayam goreng. Lalapan satu ini juga enak dinikmati bersama sambal colek atau disajikan dengan oncom.

Itulah 10 besar klasemen lalapan yang menjadi favorit masyarakat Sunda. Pemeringkatan ini tentunya bernilai subjektif karena bisa saja kalian memiliki pandangan berbeda sesuai dengan selera masing-masing. Jadi, mana lalapan favorit kamu?

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 15 Jajanan Olahan Aci Asal Jawa Barat dari Cireng hingga Cipet, Semuanya Enak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2024 oleh

Tags: kuliner sundalalaplalapanSunda
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Reaksi Saya sebagai Orang Sunda Saat Dipanggil Mas terminal mojok.co

Reaksi Saya sebagai Orang Sunda Saat Dipanggil Mas

2 Desember 2021
Ilustrasi Cilacap Barat Daerah Unik Tanpa Identitas yang Jelas (Unsplash) tki #kaburajadulu

Keunikan Cilacap Barat yang Bikin Bingung Warganya Sendiri karena Masuk Wilayah Ngapak, tapi Dianggap Sunda Juga Bisa

18 Januari 2024
Pedoman Etika bagi Perantau Pemula di Tanah Sunda Terminal Mojok

Pedoman Bersikap Ramah sebagai Perantau Pemula di Tanah Sunda

20 Desember 2022
Ngadulag_ Tradisi orang Sunda yang Sebaiknya Dihilangkan pada Saat Sahur terminal mojok

Bikin Resah Warga seperti Saya, Mending Tradisi Sunda ‘Ngadulag’ Dihilangkan Saja!

26 April 2021
Memadukan 1 Teh Sunda dengan 3 Teh Jawa, Perpaduan Mana yang Lebih Enak?

Memadukan 1 Teh Sunda dengan 3 Teh Jawa, Perpaduan Mana yang Lebih Enak?

16 Agustus 2024
Combro Versi Banyumas Isinya Dage, Menyalahi Kaidah Filosofi Kata "Combro"

Combro Versi Banyumas Isinya Dage, Menyalahi Kaidah Filosofi Kata “Combro”

26 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.