Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak

Anita Sari oleh Anita Sari
4 Agustus 2024
A A
Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak Mojok.co

Geblek Kuliner Khas Kulon Progo yang Murah Meriah, Harganya Ada yang Cuma 100 Perak (Dok: Anita Sari)

Share on FacebookShare on Twitter

Belum lama ini saya mengunjungi salah satu daerah di kabupaten Magelang. Di sana saya menemukan makanan bernama geblek. Awalnya saya pikir makanan berbahan dasar singkong itu jajanan khas daerah tersebut. Nyatanya, geblek adalah makanan khas Kulon Progo, Yogyakarta. Mungkin saking enaknya penjaja makanan ini dapat dengan mudah ditemukan di Magelang ya. 

Geblek makanan yang cukup populer bagi warga Magelang. Panganan ini terbuat dari bahan dasar tepung tapioka yang dibumbui bahan-bahan dasar seperti garam dan bawang putih. Walau bahan dan bumbunya sederhana, rasanya enak betul!

Hal lain yang lebih mengejutkan, harga panganan ini sangat murah, cuma Rp100. Membeli geblek dengan harga Rp100 dialami oleh salah seorang teman yang sedang KKN di salah satu kabupaten Magelang. Sebenarnya, nggak semua penjual memasang harga Rp100. Itu tergantung kalkulasi bahan baku dan jasa tiap pedagang. Dengan kata lain, harga geblek di pedagang lain bisa jadi berbeda, Rp100 bukan patokan. Namun, tetap saja, saya nggak menyangka di zaman seperti sekarang ini masih ada makanan semurah itu. 

Makanan murah meriah yang kaya tekstur

Geblek yang murah meriah ini, punya bentuk ring seperti karet gelang berwarna putih susu. Makanan ini gampang dijumpai di pasar-pasar tradisional kabupaten maupun Kota Magelang. Biasanya, jajanan ini dijual dalam keadaan sudah digoreng atau masih mentah seharga Rp5.000 tiap satu plastik yang berisi beberapa biji. Wujudnya yang sudah digoreng bergandeng satu sama lain karena berbahan dasar tepung tapioka. Dari segi tekstur, makanan khas Kulon Progo ini memang lebih enak dinikmati ketika masih hangat karena lebih ‘kriuk’. Sayangnya, kebanyakan geblek yang saya jumpai di pasar tradisional di Magelang seperti Pasar Krasak, Pasar Sidowangi, dan Pasar Kajoran, sudah tidak hangat ketika dijajakan sehingga sedikit bertekstur alot

Akan tetapi, kita tetap bisa kok menikmati geblek hangat kapan saja. Caranya dengan membeli geblek mentah yang biasanya dikemas dalam plastik. Geblek mentah ini bisa dibeli di penjual sayur alias eyek, sebutan untuk penjual sayur di Magelang atau mencarinya di pasar. Kalian cukup menggoreng bahan mentah itu tanpa tambahan bumbu karena sudah gurih. 

Dua versi geblek

Menurut informasi beberapa teman saya yang asli Magelang, makanan satu ini ternyata punya dua versi yang memengaruhi tekstur atau tingkat alotnya. Pertama, geblek tanpa bahan tambahan parutan singkong dan kelapa. Kedua, geblek yang dicampuri ampas singkong dan kelapa. Geblek yang proses pembuatannya tidak ditambah parutan singkong dan kelapa, hasilnya cenderung bertekstur alot ketika sudah dingin. Adapun geblek yang diberi campuran parutan singkong dan kelapa, rasanya tidak berakhir alot. Tambahan kedua bahan tersebut, menjadikan geblek versi ini tidak alot meskipun sudah dingin.

Meskipun sudah berkali-kali membeli geblek, saya masih tidak tahu bagaimana cara membedakan kedua versi tersebut secara kasat mata. Namun jika ingin merasakan makanan ini yang gurih dan kriuk yang maksimal, saya sarankan beli saja versi mentahnya lalu goreng sendiri di rumah. Agak repot sedikit, tapi lebih sesuai di lidah.

Makanan asal Kulon Progo ini mengingatkan betapa makanan enak tidak melulu dibeli dengan harga yang mahal. Menjajal jajan tradisional juga bisa alternatif, hitung-hitung sekalian melestarikan makanan khas Indonesia. Bagaimana, kalian jadi tertarik mencicipinya? 

Baca Juga:

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Penulis: Anita Sari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Gudeg Kaleng: Oleh-oleh Jogja yang Enak, tapi Punya Banyak Kekurangan 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2024 oleh

Tags: geblekJogjakuliner kulon progokulon progomagelang
Anita Sari

Anita Sari

Warga Temanggung yang percaya bahwa kreativitas lahir dari perjalanan. Penikmat jalan-jalan yang hobi melempar opini kecil-kecilan tentang dunia.

ArtikelTerkait

Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

22 Februari 2024
4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Tempat Favorit yang Paling Sering Dikunjungi Pak Duta Sheila On 7 di Jogja

10 Januari 2026
Kabupaten Lamongan Bikin Warganya Cuma Bisa Gibah (Unsplash)

Susahnya Menjadi Anak Kabupaten Lamongan: Bikin Iri sama Anak Surabaya, Malang, dan Jogja

9 September 2023
Ironi Jogja: Kota Ramah Sepeda, tapi Infrastruktur untuk Pesepeda Begitu Minim

Ironi Jogja: Kota Ramah Sepeda, tapi Infrastruktur untuk Pesepeda Begitu Minim

12 September 2022
Sunset di Tanah Monarki: Rakyat Jogja diusir oleh Investasi

Sunset di Tanah Monarki: Rakyat Jogja diusir oleh Investasi

16 Oktober 2022
7 Sisi Gelap Gunung Telomoyo yang Belum Disadari Banyak Orang Mojok.co

7 Sisi Gelap Gunung Telomoyo yang Belum Disadari Banyak Orang

27 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”
  • 10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal
  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”
  • Saya Setuju Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.