Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Sisi Gelap Penjual Daging Sapi di Pasar yang Bikin Pembeli Rugi Besar

Muhammad Ridho oleh Muhammad Ridho
26 Juli 2024
A A
3 Cara Licik Penjual Daging Sapi untuk Meraup Cuan Sebesar-besarnya dari Ketidaktahuan Pembeli Mojok.co

3 Cara Licik Penjual Daging Sapi untuk Meraup Cuan Sebesar-besarnya dari Ketidaktahuan Pembeli (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya penjual daging sapi. Saya tahu persis cara-cara licik yang digunakan penjual daging untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Praktik nggak terpuji ini kerap dilakukan oleh beberapa oknum penjual daging di tempat saya berjualan. Walau mengetahui cara-caranya, saya nggak melakukannya, takut bisnis saya nggak berkah. 

Di bawah ini saya akan membocorkan kecurangan penjual daging sapi nakal. Kalian yang kerap membeli daging sapi di pasar harus membacanya agar tetap waspada dan nggak merugi. 

ADVERTISEMENT

#1 Penjual daging sapi bisa “menyulap” daging

Kalau kalian mampir ke pasar di mana saya berjualan, para penjual daging sapi akan berkelakar, “Si anu tu profesinya bukan hanya penjual daging, melainkan pesulap daging.” Kalian pasti bertanya-tanya maksud di balik menyulap daging. Apakah benar si anu bisa benar-benar bisa mengubah daging sapi merah jadi bentuk lain? 

Begini saya terangkan, menyulap atau sulap yang antar pedagang maksud di sini artinya tangan yang bergerak begitu cepat. Saking cepatnya, tangan-tangan oknum ini bisa memanipulasi mata manusia. Nah, dengan kecepatan tangan tersebut, penjual daging melakukan berbagai hal nggak terpuji demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Siapa yang dirugikan? Tentu saja para pembeli yang polos. 

Saya beri sedikit contoh, pesulap daging biasanya datang lebih cepat dari yang lain. Tujuannya tentu saja untuk memanipulasi daging-daging murah yang dia beli menjadi daging AS. Asal tahu saja, daging AS adalah sebutan untuk daging dengan kualitas paling bagus, biasanya daging bagian paha belakang, tenderloin, sirloin. Dengan begitu, daging-daging murah tadi bisa dijual dengan harga mahal. Misalnya, daging sop yang modalnya cuma Rp70.000 itu bisa terjual dengan harga Rp125.000.

Di tangan pesulap daging, daging sop yang banyak gajihnya ditata rapi di atas meja. Setelah tersusun, di atas daging sop tadi ditumpuk lagi beberapa daging sop tebal berwarna merah. Alhasil, yang terlihat di mata pembeli hanyalah daging tebal berwarna merah. Padahal pas nanti ditimbang, daging tebal yang hanya ada di lapisan atas itu tidak diikutkan. Daging yang masuk timbangan yang ada di bagian bawah, yang banyak gajihnya tadi. 

#2 Kualitas daging tidak sama dengan yang ditawarkan 

Suatu hari, teman saya pesan daging sapi hingga puluhan kilo dengan seorang penjual di pasar. Akad atau perjajiannya adalah teman saya siap membayar mahal demi mendapatkan daging AS dari penjual. Setelah dagingnya dibayar lunas, sorenya daging-daging tersebut diantar ke rumah teman saya. Ketika bungkus daging-daging itu dibuka, ternyata yang datang bukan daging sapi AS. Daging sapi yang datang kualitasnya biasa saja yang kalau dimasak jadi alot dan sulit dikunyah. 

Ternyata teman saya ini tidak sendiri, banyak juga pelanggan lain yang membeli dalam jumlah banyak dan tertipu. Rata-rata dari mereka termakan omongan manis para penjual daging sapi. 

Baca Juga:

Gabus Pucung, Kuliner Khas Betawi yang Terpaksa Berubah Nama Jadi Rawon Jakarta demi Eksistensi

3 Jenis Warung Bakso yang Wajib Dihindari karena Membawa Bahaya bagi Konsumen

Itu mengapa saya sarankan para pembeli, apalagi yang membeli dalam jumlah besar, melihat dahulu kualitas daging sapi yang akan diborong. Cara paling gampang tentu melihat langsung ke tempat penjual daging. Pastikan apakah omongan manis penjual sama dengan kualitas daging yang dijajakan. 

Cara ini agak merepotkan memang. Apalagi orang yang membeli daging dalam jumlah besar biasanya sibuk mempersiapkan hajatan. Namun, lebih baik repot sedikit daripada malu tujuh turunan karena tamu undangan merasa sakit gigi gara-gara memakan daging burik. 

#3 Daging kerbau dibilang daging sapi

Di mata orang awam, membedakan daging kerbau dengan daging sapi itu sulit. Apalagi jika sudah tersusun rapi di atas meja. Semuanya mirip, sama-sama merah, ada pahanya, ada AS-nya, pokoknya sama. Ketidakmampuan pembeli untuk membedakan inilah yang selalu dimanfaatkan penjual daging nakal ke pelanggan. 

Kalau kalian bertanya, “Pak, apakah ini daging sapi?”, tentu saja tanpa rasa bersalah oknum penjual pasti akan menjawab bahwa apa yang ada di meja adalah daging sapi. Padahal hampir semua yang dia jual adalah kerbau yang asalnya dari antah berantah.

Saran saya, kalau kalian punya langganan penjual daging sapi yang sudah terpercaya, lebih baik beli di sana saja walau harganya agak mahal beberapa ribu. Daripada beli daging di tempat baru yang belum terpercaya keaslian dan kualitas dagingnya. 

Sekadar informasi, daging kerbau sebenarnya baik dikonsumsi manusia. Namun, tekturtnya memang lebih alot. Selain itu, entah mengapa kesan membeli daging kerbau di masyarakat itu kurang baik, ada kesan buruknya gitu. Hal-hal inilah yang menjadikan harga daging kerbau jadi lebih murah di pasaran.

Di atas 3 cara licik yang kerap dilakukan oknum penjual daging nakal untuk memperoleh cuan sebanyak-banyaknya. Jumlah oknum seperti ini memang hanya beberapa saja, tapi kalian tetap perlu waspada. Kalau kalian punya kenalan penjual daging sapi, sebaiknya banyak-banyak bertanya seputar daging yang baik. Atau mungkin, kalian bisa membaca tulisan saya di Mojok berjudul 4 Tips agar Anda Nggak Ketipu Saat Beli Daging Sapi di Pasar ini dahulu sebelum membeli daging. 

Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Melihat Sisi Gelap Jakarta Selatan yang Terkenal Berkelas dan Elite

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2024 oleh

Tags: cara licik penjual dagingdaging sapipasarsapipenjual daging sapi
Muhammad Ridho

Muhammad Ridho

Penyuka anime.

ArtikelTerkait

Nasi Becek Nganjuk Overrated: Nggak Istimewa, Mirip Gulai Kambing dan Soto Daging

Nasi Becek Nganjuk Overrated: Nggak Istimewa, Mirip Gulai Kambing dan Soto Daging

8 Februari 2024
5 Bagian Daging Sapi yang Enak Disantap Terminal Mojok

4 Tips agar Anda Nggak Ketipu Saat Beli Daging Sapi di Pasar

29 November 2022
Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano terminal mojok.co

Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano

2 Februari 2021
5 Tipe Pembeli Daging Sapi yang Sering Bikin Saya Emosi (Pixabay)

5 Tipe Pembeli Daging Sapi yang Sering Bikin Saya Emosi

15 November 2022
Bakar-bakaran Daging Bukan Budaya Kita, Budaya Kita Adalah Makan Jagung Bakar di Malam Tahun Baru

Bakar-bakaran Daging Bukan Budaya Kita, Budaya Kita Adalah Makan Jagung Bakar di Malam Tahun Baru

31 Desember 2023
Gabus Pucung, Kuliner Khas Betawi yang Terpaksa Berubah Nama Jadi Rawon Jakarta demi Eksistensi

Gabus Pucung, Kuliner Khas Betawi yang Terpaksa Berubah Nama Jadi Rawon Jakarta demi Eksistensi

26 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Orang yang Bilang Indomie Warkop Lebih Enak Itu Aneh, Beneran

22 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri Terminal

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

24 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.