Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Angkringan Pak Gik Semarang, Angkringan Legendaris yang Bikin Nicholas Saputra Makan Gorengan 20 Biji

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
2 Mei 2024
A A
Angkringan Pak Gik Semarang: Angkringan Legendaris yang Bikin Nicholas Saputra Makan Gorengan 20 Biji Mojok.co

Angkringan Pak Gik Semarang: Angkringan Legendaris yang Bikin Nicholas Saputra Makan Gorengan 20 Biji (surakarta.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, beredar video saat Nicholas Saputra dan Putri Marino mempromosikan film terbaru mereka di Semarang. Menariknya, cuplikan video tersebut mengungkapkan Nicsap bisa makan 2 bungkus nasi kucing plus 20 gorengan di angkringan. Wah, seketika merasa bahwa dunia Bang Nicsap dan kita ternyata nggak jauh-jauh amat. Jadi, masih bisa lah ya digapai, hehehe. Angkringan yang dimaksud dalam video adalah angkringan Pak Gik yang terletak di Jalan Gajah Mada, Semarang.

Memangnya angkringan dan menu yang disajikan sangat spesial ya sampai bisa bikin Nicsap kalap? Jawabannya iya. Sini saya sedikit jelaskan seputar angkringan legendaris yang satu ini.

Angkringan Pak Gik Semarang berdiri sejak 1967

Kalian yang belum pernah ke Semarang dan mampir ke angkringan Pak Gik, mungkin akan bertanya-tanya. Apa sih istimewanya angkringan yang disebut-sebut oleh Bang Nicsap? Bukannya di mana-mana angkringan itu sama saja, ya?

Tidak. Nyatanya, angkringan Pak Gik berbeda dengan yang lain karena ia telah menjadi saksi hidup dunia angkringan yang ada di Semarang. Bayangkan, angkringan ini sudah mulai melayani pelanggan sejak 1967. Kamu pasti belum lahir, kan?

Selain dikenal sebagai sesepuhnya angkringan, angkringan Pak Gik juga istimewa karena menunya yang sangat komplit. Ada nasi kucing dengan berbagai macam pilihan lauk, aneka gorengan, sate-satean, serta minuman. Menu yang biasanya jadi rebutan pelanggan yaitu nasi kucing dan gorengan pia-pia (ote-ote) serta pangsit.

Sedangkan untuk minumannya, teh racikan Pak Gik adalah juaranya. Teh di angkringan ini memang dikenal memiliki cita rasa khas, yang dikenal dengan nama teh mlonyot. Karakteristik dari teh mlonyot yaitu wangi, legit dan kental.

Jam buka berubah

Selain mempertahankan kualitas, rahasia lain angkringan Pak Gik bisa tetap eksis yaitu luwes dalam menyesuaikan diri serta tidak anti terhadap masukan. Ini bukan asumsi saya pribadi lho. Anak kedua Pak Gik yang bernama Mas Dwi Purwanto sendiri yang menceritakannya pada saya, beberapa waktu.

Dahulu sebelum pandemi, angkringan Pak Gik baru buka jam 12 malam. Target pasar mereka memang orang-orang yang dilanda kelaparan saat tengah malam. Sayangnya, jam buka yang terlalu malam membuat para pelanggan dari kalangan mahasiswa dan pelajar merasa dilema. Di satu sisi, mereka ingin menikmati suasana di angkringan. Di sisi lain, ada risiko kantuk yang harus mereka tanggung.

Baca Juga:

4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli

Seenak-enaknya Es Teh Jumbo Masih Kalah dengan Teh Angkringan

Menyadari hal tersebut, angkringan Pak Gik kemudian mengubah jam operasionalnya menjadi lebih cepat, yaitu buka jam 9 malam. Langkah tersebut juga diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap serangan pandemi. Pada saat pandemi, orang-orang jarang keluar malam.

Pelanggan angkringan Pak Gik dari berbagai kalangan

Diakui Mas Dwi, angkringan milik almarhum bapaknya ini memang sering menjadi tujuan para pejabat maupun artis. Tak terkecuali Bang Nicholas Saputra tadi. Tentu saja hal tersebut jadi kebahagiaan tersendiri bagi Mas Dwi. Belum tentu angkringan lain bisa jadi tempat singgah bagi pelanggan dari semua kalangan. Mulai dari pejabat, artis, mahasiswa sampai orang biasa. Pelanggan yang jujur sampai pelanggan yang ambil gorengan 5 ngakunya 3.

Soal oknum yang ambil gorengan 5 ngakunya 3 ini, Mas Dwi selaku pengelola memaknai hal tersebut sebagai risiko orang berdagang. Dirinya tak terlalu ambil pusing karena meyakini bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan. Toh, menurutnya, jumlah pelanggan yang jujur jauh lebih banyak.

Gimana? Kamu jadi tertarik kah untuk mampir ke angkringan Pak Gik? Siapa tahu kamu beruntung bisa bertemu dengan si kulkas dua pintu alias Mas Nicholas Saputra yang medsosnya mbosenin itu ~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2024 oleh

Tags: angkringanangkringan pak gikangkringan semarangkuliner semarang
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Kuliner Jogja yang Lebih Nikmat kalau Disantap Langsung di Warungnya Mojok.co

4 Kuliner Jogja yang Lebih Nikmat kalau Disantap Langsung di Warungnya

21 November 2024
Perilaku Rakyat di Angkringan Adalah Cerminan Pemerintah terminal mojok

Perilaku Orang-orang di Angkringan Adalah Cerminan Pejabat Pemerintahan

23 September 2021
5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana Mojok.co

5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana

8 Oktober 2025
Saya Bakul Angkringan dan Ini 4 Menu yang Paling Laris Tanpa Harus Diromantisasi terminal mojok.co

Saya Bakul Angkringan dan Ini 6 Menu yang Paling Laris

24 November 2020
4 Rekomendasi Lumpia Semarang Underrated yang Rasanya Boleh Diadu

4 Rekomendasi Lumpia Semarang Underrated yang Rasanya Boleh Diadu

10 Agustus 2025
Kemampuan Terpendam Bakul Angkringan Adalah Jadi Pendengar yang Baik bagi Pelanggan terminal mojok.co

Kemampuan Terpendam Bakul Angkringan Adalah Jadi Pendengar yang Baik bagi Pelanggan

30 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

11 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Desa Penundan, Surga Dunia bagi Sopir Truk dan Bus yang Melewati Jalan Alas Roban Mojok.co

5 Larangan Tak Tertulis yang Wajib Dipatuhi Pengendara Saat Melintasi Alas Roban

10 Februari 2026
Honda Scoopy Adalah Motor Honda Paling Aneh, tapi Paling Laku (Unsplash)

Honda Scoopy Adalah Bukti Kebobrokan Seni Menjual Motor Kosong dengan Wajah Lucu dari Honda

10 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros
  • “Nguping” dan Mengulik Topik Obrolan Penjaga Warung Madura hingga Kuat Teleponan Berjam-jam, Tidak Ada Habisnya
  • Meninggalkan Pekerjaan Gaji Rp150 Ribu per Hari di Desa Demi Ego Merantau, Berujung Sesal karena Kerja di Jakarta Tak Sesuai Ekspektasi
  • 3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal
  • Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat
  • Mahasiswa UNISA Jogja Alami Kekerasan dalam Hubungan Asmara, Kampus Ancam DO Pelaku

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.