Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menyesal Nggak Jadi Mahasiswa Ambisius Selama Kuliah, Sekarang Jadi Susah Dapat Kerja

Gina Nurulfadilah oleh Gina Nurulfadilah
8 April 2024
A A
Menyesal Nggak Jadi Mahasiswa Ambisius Selama Kuliah, Sekarang Jadi Susah Dapat Kerja Mojok.co

Menyesal Nggak Jadi Mahasiswa Ambisius Selama Kuliah, Sekarang Jadi Susah Dapat Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa ambisius mungkin terdengar menyebalkan, tapi masa depannya jauh lebih cerah. 

Semenjak pandemi Covid-19, hampir seluruh universitas di Indonesia berbondong-bondong mengalihkan sistem perkuliahan dari luring menjadi daring. Tak perlu panas-panasan menuju kampus, kamu hanya perlu duduk di depan komputer atau handphone. 

Awalnya memang kesulitan, tapi sistem perkuliahan ini nyatanya lebih simpel dan tak banyak menyita banyak waktu dan tenaga untuk menamatkan beberapa SKS per harinya. Walaupun memang dari segi kualitas agak menurun. Wong beberapa dosen saya masih kurang melek teknologi, jadi perkuliahan hanya berjalan satu arah.

Pada saat itu kegiatan saya benar-benar hanya kuliah secara daring. Ruang gerak masih terbatas sehingga saya nggak melakukan kegiatan lain, skill akhirnya hanya begitu-begitu saja. Waktu itu saya sih senang menjalani kehidupan perkuliahan semacam ini. Saya belum sadar ternyata nilai ijazah saja tidak cukup untuk menawar posisi di perusahaan.

Kini nasi sudah menjadi bubur. Mencari pekerjaan begitu sulit karena saya nggak punya bekal lain di samping ijazah. Saya jadi menyesal, kenapa saat kuliah lebih memilih hidup santai daripada jadi mahasiswa yang aktif, mahasiswa yang ambisius.

Usai menamatkan kuliah, saya dihadapkan dengan kondisi persaingan kerja super ketat. Saya akui memang lulusan-lulusan baru sekarang sudah siap dengan segala macam pengalaman magang. Sistem kuno yang mana lulusan baru bekerja sebagai pegawai magang lalu diangkat pegawai tetap agaknya sudah mulai usang.

Magang saat kuliah jadi bekal berharga

Kebanyakan lulusan mahasiswa baru saat ini berlomba-lomba langsung menjadi karyawan bukan anak magang. Pengalaman magang sudah cukup puas dilakoni saat masih di bangku kuliah. Beberapa teman saya bahkan ada yang sampai tiga kali magang selama kuliah. Mereka memang mahasiswa ambis sih, tapi jalan itu ternyata membuahkan hasil. Jadi magang bukan cuma sekedar formalitas hanya merampungkan mata kuliah magang di semester akhir, tapi memang betul-betul bekal di masa depan. 

Sekilas keadaan persaingan di dunia kerja memang sedang sengit-sengitnya saat ini. Kalah skill saja, kalah habis dengan para junior. Belum lagi dengan orang-orang titipan, jangan harap bisa masuk di jajaran kandidat unggul.

Baca Juga:

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

Baca halaman selanjutnya: Memupuk skill yang …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 April 2024 oleh

Tags: ambismagangmahasiswa ambisiusorganisasi mahasiswapeluang kerja
Gina Nurulfadilah

Gina Nurulfadilah

Lulusan baru yang lagi ngumpulin pengalaman.

ArtikelTerkait

lembaga dakwah kampus

Meluruskan Soal Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang Sering Disebut Sarang Radikalisme

26 April 2020
3 Jalur Cepat untuk Menjadi Ketua Organisasi Mahasiswa

3 Jalur Cepat untuk Menjadi Ketua Organisasi Mahasiswa

15 November 2023
Mojok Itu Bukan Hanya Media, tapi Juga Sebuah Sekte

Mojok Itu Bukan Hanya Media, tapi Juga Sebuah Sekte

28 Maret 2020
Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

11 September 2025
Tokutei Ginou, Alternatif Kerja di Jepang selain Magang Terminal Mojok

5 Sisi Gelap Magang di Jepang yang Jarang Diketahui

3 November 2022
Menguasai Bahasa Mandarin Lebih Menjanjikan daripada Bahasa Inggris, Peluang Kerja dan Gaji Lebih Besar Mojok.co

Menguasai Bahasa Mandarin Lebih Menjanjikan daripada Bahasa Inggris, Peluang Kerja dan Gaji Lebih Besar

11 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.