Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

6 Alasan Susanti di Serial Upin Ipin Nggak Perlu Pulang Kampung karena Indonesia Cuma Bikin Kecewa

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
3 Februari 2024
A A
Susanti Upin Ipin Jangan Mudik, Indonesia Cuma Bikin Kecewa (lescopaque.com)

Susanti Upin Ipin Jangan Mudik, Indonesia Cuma Bikin Kecewa (lescopaque.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Susanti, salah satu karakter di kartun Upin Ipin punya nama yang cukup tenar di kalangan penggemar. Berbeda dengan karakter lainnya yang asli Malaysia, Susanti ini diceritakan berasal dari Jakarta, Indonesia. Dia datang dan menetap di Malaysia, tepatnya di Kampung Durian Runtuh.

Saya yakin, Susanti yang tinggal di luar negeri pasti sering merasa homesick dengan Indonesia. Kasihan nggak, sih? Wajar saja, toh dia masih anak-anak dan terpaksa ikut keluarganya pindah ke Malaysia. Tapi, setelah saya pikir-pikir lagi, ada baiknya memang Susanti tetap di Malaysia saja dan nggak perlu balik ke Indonesia. Begini alasannya.

#1 Keluarga Susanti sudah sejahtera di Malaysia

Meski jarang muncul dan nggak dijelaskan secara gamblang, saya yakin banget Susanti dalam kartun Upin Ipin itu berasal dari keluarga menengah ke atas. Bahkan, bisa jadi keluarganya lebih kaya ketimbang Ehsan.

Susanti pernah bilang kalau dia pindah ke Malaysia karena pekerjaan papanya. Pindah kerja sampai pindah negara itu biasanya dilakukan bukan oleh pekerja sembarangan. Biasanya yang bisa dimutasi hingga ke luar negeri adalah para pekerja yang punya level tinggi di kantor. Bisa kita asumsikan papanya Susanti adalah seorang CEO, pemilik perusahaan start-up, atau jangan-jangan duta besar di Malaysia sana.

Melihat itu semua, saya sih yakin kehidupan Susanti dan keluarganya dalam kartun Upin Ipin cukup sejahtera. Lagi pula kita nggak pernah melihat Susanti kesusahan atau mengeluh. Bahkan, dia punya kamera yang nggak dimiliki semua temannya.

#2 Circle pertemanan di sekitar Upin Ipin itu sudah sehat

Punya circle pertemanan yang sehat itu penting banget, lho. Sayang, nggak semua orang beruntung mendapatkannya. Ada yang dikhianati teman satu circle, ada pula yang bermasalah dengan teman satu circle-nya. Wes, pokoke ruwet, deh.

Namun, hal ini nggak berlaku buat Susanti. Terbukti dia berhasil mendapatkan circle pertemanan yang sehat dalam kartun Upin Ipin. Dia bersahabat dengan Mei Mei yang setia 24 jam dan sefrekuensi dengannya. Dia juga punya teman-teman cowok seperti Upin Ipin, dkk. yang baik dan peduli. Jangan lupakan juga warga Kampung Durian Runtuh yang baik hati padanya. Kalau sudah begitu, mending menetap di sana saja, kan?

Baca halaman selanjutnya: Nggak usah pulang ke Indonesia, Susanti, kamu sudah tenang di Malaysia.

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2024 oleh

Tags: ipin upinJarjitKampung Durian RuntuhMailMalaysiamei meipekerjaan ayah susantisusanti ipin upin
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

Ismail bin Mail Adalah Tokoh Paling Bias-able Seantero Kampung Durian Runtuh terminal mojok.co

Ismail bin Mail Adalah Tokoh Paling Bias-able Seantero Kampung Durian Runtuh

24 Oktober 2020
Suka Duka Jadi Penagih Utang di Malaysia, yang Sebenarnya Kebanyakan Dukanya terminal mojok.co

Suka Duka Jadi Penagih Utang di Malaysia, yang Sebenarnya Kebanyakan Dukanya

21 Januari 2021
Membayangkan Mail "Upin Ipin" Masuk Divisi Danus di Kepanitiaan Kampus, Dagangan Pasti Laris Manis Mojok.co

Membayangkan Mail “Upin Ipin” Masuk Divisi Danus di Kepanitiaan Kampus, Dagangan Pasti Laris Manis

1 November 2024
Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus

27 Mei 2024
Membayangkan Orang Tua Upin Upin Masih Hidup, Pasti Kehidupan Mereka Lebih Bahagia Mojok.co

Membayangkan Orang Tua Upin Upin Masih Hidup, Pasti Kehidupan Mereka Lebih Bahagia

12 Juni 2024
Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sleman Tanpa UGM dan UNY Cuma Jadi Kabupaten Sunyi dan Mati

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

26 Juli 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co tukang cukur madura

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

24 Juli 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan

25 Juli 2026
Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
Mustahil Hidup Tentram di Lingkungan Pecinta Sound Horeg Banyuwangi (Pexels) malang

Saya sudah hidup di Malang selama 2 tahun, dan tetap tidak bisa menerima sound horeg

25 Juli 2026
Stasiun Cawang adalah kunci warga untuk tetap waras sehari-hari naik KRL Depok Jakarta Mojok.co

Stasiun Cawang adalah kunci untuk tetap waras bagi warga yang sehari-hari naik KRL Depok-Jakarta

23 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.