Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Ironi Jalan Ahmad Yani Banyuwangi: Jalan Depan Kantor Bupati, tapi Langganan Banjir

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
4 Februari 2024
A A
Ironi Jalan Ahmad Yani Banyuwangi: Jalan Depan Kantor Bupati, tapi Langganan Banjir Mojok.co

Ironi Jalan Ahmad Yani Banyuwangi: Jalan Depan Kantor Bupati, tapi Langganan Banjir (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hujan deras yang mengguyur Banyuwangi belakangan ini menyebabkan beberapa ruas jalan terendam banjir. Jalan Ahmad Yani Banyuwangi adalah salah satunya. Padahal jalan ini merupakan jalur vital di pusat kota. Banjir menghambat aktivitas dan mobilitas warga. 

Nahasnya, bukan kali ini saja air menggenang di Jalan Ahmad Yani Banyuwangi. Setiap musim hujan tiba, jalan ini selalu langganan banjir. Padahal jalan ini tepat berada di depan kantor Bupati Banyuwangi lho, sungguh ironi. Permasalahan yang terlihat di depan mata saja tidak segera diatasi. Apalagi yang jauh dari pandangan. 

Jalan Ahmad Yani Banyuwangi jalan yang penting

Saking seringnya terendam banjir, Jalan Ahmad Yani mendapat julukan pusat banjir di Banyuwangi. Julukan ini melekat mungkin karena warga terlalu kesal permasalahan banjir tidak kunjung menemukan solusi. Banyak sekali kerugian yang timbul karena jalan ini merupakan pusat ekonomi dan pemerintahan. Tidak hanya itu, keselamatan pengendara pun dipertaruhkan. 

Saya sedikit memberikan gambaran seberapa vital jalan ini bagi warga Banyuwangi ya. Kota Banyuwangi memang sudah dilengkapi dengan beberapa ruas jalan alternatif. Namun, saat akan menuju ke pusat kota, ruas Jalan Ahmad Yani sering menjadi pilihan utama pengguna jalan, termasuk saya. Lokasinya yang berada di tengah kota membuat jalur ini selalu ramai. Apalagi, di salah satu titik jalan itu ada Roxy Mall Banyuwangi. Menurut saya, Jalan Ahmad Yani telah menjadi salah satu ruas jalan teramai di pusat Kota Banyuwangi. 

Hal tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga berdampak negatif terhadap ekonomi dan produktivitas warga Banyuwangi. Tidak heran pemerintah perlu memperhatikan kondisi itu dengan serius. Upaya untuk meningkatkan infrastruktur jalan dan memperluas saluran drainase serta resapan air perlu menjadi prioritas.

Belum ada upaya serius, padahal permasalah ada di depan mata

Jalan Ahmad Yani Banyuwangi sudah lama langganan banjir. Namun, pemerintah seolah-olah tutup mata akan permasalahan tersebut. Padahal, jalan ini membentang tepat di daerah kantor pemerintahan Kabupaten Banyuwangi. Mustahil kalau mereka tidak mengalami atau melihat kebanjiran yang selalu datang ketika musim hujan. Ironi memang, tapi inilah Banyuwangi. 

Warga sudah muak dengan berbagai janji, kami ingin langkah nyata atau konkret, termasuk soal jalanan yang banjir. Saya rasa pemerintah perlu segara menggerakkan berbagai pihak untuk menemukan solusi. Tidak hanya perbaikan, mereka juga perlu melakukan pemeliharaan rutin. Percuma kalau akar masalahnya sudah diperbaiki, tapi tidak dirawat ke depannya. Bukan tidak mungkin masalah itu akan muncul kembali. 

Nah, terakhir dan tidak kalah penting. Masyarakat perlu dilibatkan untuk menjaga Jalan Ahmad Yani bebas dari banjir. Pemerintah bisa menindak tegas tindakan yang menyebabkan banjir seperti membuang sampah sembarang. Agar langkah ini bisa maksimal, pemerintah bisa melakukan edukasi terus menerus. 

Baca Juga:

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2024 oleh

Tags: banjirBanyuwangiironiJalan Ahmad Yani Banyuwangikantor Bupati Banyuwangi
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Stasiun Glenmore Banyuwangi Menyingkap Kenangan dan Potensi yang Terlupakan (Dokumen pribadi penulis)

Stasiun Glenmore Banyuwangi: Menyingkap Kenangan dan Potensi yang Terlupakan

9 Juni 2023
Nasi Pecel Ketan, Menu Sarapan Mengenyangkan di Banyuwangi Mojok.co

Nasi Pecel Ketan: Menu Sarapan di Banyuwangi yang Bikin Kenyang 7 Turunan

30 Oktober 2023
8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh Mojok.co

8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh

22 Februari 2025
5 Hal yang Perlu Kalian Ketahui Sebelum Liburan ke Banyuwangi Mojok.co

5 Hal yang Perlu Kalian Ketahui Sebelum Liburan ke Banyuwangi  

21 Februari 2025
Kalau Agama Dilihat dari Cara Berpakaian, Orang Atheis akan Telanjang Selamanya terminal mojok.co

Peristiwa-Peristiwa Lucu yang Kafah, Ketika Orang Beragama tapi Tak Punya Logika

18 Januari 2020
Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

27 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

29 Mei 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Ketika Jogja Menampar Orang Makassar yang Sedang Merantau (Unsplash)

Culture Shock Orang Makassar ketika Merantau ke Jogja: Ketika Sopan Santun Orang Jogja Lebih Misterius ketimbang Rumus Fisika Kuantum

27 Mei 2026
Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya Mojok.co

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

31 Mei 2026
Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak Untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi Mojok.co

Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi

30 Mei 2026
11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.