Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kendal, Surga bagi Tukang Parkir Liar, Nggak Ditindak, Nggak Kena Razia, Aman!

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
25 Januari 2024
A A
Kendal, Surga bagi Tukang Parkir Liar, Nggak Ditindak, Nggak Kena Razia, Aman! jukir liar

Kendal, Surga bagi Tukang Parkir Liar, Nggak Ditindak, Nggak Kena Razia, Aman! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian sedang melalui jalur pantura, kemudian berhenti sejenak di minimarket bertuliskan “PARKIR GRATIS”. Setelah itu, saat beranjak, tiba-tiba tetap ada tukang parkir hadir di tengah kelengahan kalian, bisa jadi kalian sedang berada di Kawasan Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Yah mohon maaf, nggak peduli kalian pendatang atau traveler yang hanya numpang lewat, lahan parkir itu harus dikomersialisasikan.

Di Kendal, membiarkan lahan kosong di depan pusat belanja, fasilitas publik, atau bahu jalan itu kemubaziran. Harus dimanfaatkan sebagai lahan parkir. Meski tanpa izin dan sudah diberi tulisan PARKIR GRATIS.  

ADVERTISEMENT

Selain di minimarket, parkir liar juga menghiasi di lokasi-lokasi yang tidak terduga di Kendal, misalnya di depan beberapa kantor Bank yang jelas-jelas tertulis PARKIR GRATIS. Ya tetap saja ada tukang parkir. Mau berdalih untuk menjaga keamanan, lah wong Bank itu sudah ada Satpam, kan fungsi keamanan ada di mereka. Terlebih para tukang parkir ini juga bodo amat ketika ada kehilangan.

Ada kafe buka? Parkeeeer!

Teman saya seorang pengelola cafe di area Kendal Jawa Tengah juga mengungkapkan keresahannya terhadap keberadaan tukang parkir liar. Ruas lahan parkir bagian depan cafe yang harusnya masuk jadi bagian pengelolaannya, jadi harus direlakan untuk para parkir liar. Padahal teman saya niatnya, parkir itu digratiskan, dan biaya parkir nanti dimasukan ke dalam harga item penjualan makanan atau minuman di cafenya.

Ketika disiasati teman saya dengan mencantumkan tarif parkir Rp1000 untuk roda dua dan Rp3000 untuk roda empat agar lebih terjangkau bagi pelanggan, para tukang parkir itu tetap minta Rp3000-Rp5000/moda transportasi. Nggak usah café deh, di depan angkringan atau penjual es teh jumbo pun ada tukang parkir liarnya.

Selamatan keluarga sendiri saja ditarik biaya parkir, ada gila-gilanya kali

Saya sendiri justru pernah ditarik parkir di pengajian atau selamatan di kerabat sendiri. Saya sendiri bingung karena tidak tahu siapa yang jadi tukang parkir itu. Gilak, di acara selamatan loh, kamu datang tahlilan di keluarga sendiri, tiba-tiba ditariki tukang parkir liar. Koe jane edan opo kulon?

Mungkin keberadaan parkir liar di minimarket, bank, café, atau lokasi berpredikat swasta bisa sedikit dimaklumi, tapi bagaimana jika berada di instansi resmi seperti Kantor Samsat? Kalian bisa temukan itu di Kantor Samsat Kendal yang terkesan liar. Saya sebut parkir liar karena tarifnya saja lebih tinggi yaitu Rp3000, lebih tinggi dari Peraturan Bupati Kendal No 16 tahun 2017 tentang Retribusi Pelayanan Parkir.

Padahal, tarif yang sesuai aturan tersebut adalah, Rp1000 untuk kendaraan roda dua, dan tertinggi Rp5000 untuk kendaraan roda 4. Sudahlah nggak ada kanopinya sehingga motor kepanasan, barang hilang mereka gak tanggung jawab, tetap diminta bayar. Dan nominalnya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Di depan kantor Samsat lagi. Orkestrasi kekonyolan dan keanehan yang dibiarkan begitu saja.

Baca Juga:

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Ruang publik seperti Taman Klorofil Kendal juga menerapkan sistem parkir yang aneh, bahkan mungkin terkesan zalim. Lah gimana, ini ruang terbuka publik yang disediakan pemerintah, tapi para pengunjung dibebani tarif parkir di atas dari aturan yang berlaku. Kemudian para pengunjung diminta bertanggung jawab dengan barangnya sendiri sekaligus dibebani denda hingga Rp10.000 ketika menghilangkan karcis parkir. Membenani tarif parkir di luar aturan saja udah salah, lah kok malah pengunjungnya dikenai denda. Konyol tenan.

Dishub Kendal cuek

Saya pribadi mempertanyakan fungsi dari Dishub Kendal yang cuek. Saya nggak tahu apakah warga Kendal pernah melihat mereka atau Satpol PP minimal menertibkan keberadaan tukang parkir liar.

Padahal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kendal dari sektor retribusi parkir tahun 2023 saja mengalami peningkatan dari target Rp720.180.000 juta, realisasi mencapai Rp824.470.000. Dana segitu, saya masih heran, nggak digunakan untuk melakukan sterilisasi di lokasi-lokasi yang harusnya nggak dikenai parkir. Saya nggak paham, dana segitu dialokasikan untuk apa.

Kalau dalihnya karena para parkir liar itu nggak bisa dikendalikan, yah aneh aja. Wong kalian punya kuasa dan seluruh perangkat atau fasilitas pengamanan untuk mengambil tindakan itu kok. Mosok mau didiamkan saja?

Jangan sampai ada pikiran bahwa semua itu sudah dirembuk dan disetujui bersama karena saling menguntungkan satu sama lain. Kalau di bawah berani, yah karena di atasnya menyetujui dong?

Kalau dibiarkan terus, Kendal Jawa Tengah memang pantas punya predikat sebagai surganya tukang parkir liar. Mereka menjamur, mereka dibiarkan, dan kami masyarakat diminta hanya nrimo ing pandum.

Sebab, ketika sambat, malah dinasihati, “Mas, seng ikhlas, dua 2000 iku anggep sedekah, sopo ngerti malah dadi berkah”, Berkah opone too lek, berkah itu kalau bikin hati tentram, lah ini malah bikin hati jadi tantrum.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kendal: Slogannya Kota Handal, tapi Kondisi Jalannya Bikin Kita Mual

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2024 oleh

Tags: dishub kendalkendalpanturapendapatan parkirraziasamsat kendaltukang parkir liar
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Nestapa Tinggal di Kendal: Saat Kemarau Kepanasan, Saat Hujan Kebanjiran

Nestapa Tinggal di Kendal: Saat Kemarau Kepanasan, Saat Hujan Kebanjiran

22 Desember 2025
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Ayam dan Keseruan Menikah dengan Orang Magelang (Unsplash)

Ayam Jago dan Keseruan Menikah dengan Orang Magelang

12 Mei 2023
Suzuki Spin 125 SR: Tenaganya Kuat Abis, Konsumsi BBM Bikin Meringis suzuki carry futura

Suzuki Carry Futura, Teman Perjalanan Masa Kecil yang Ngangenin dan Nggak Perlu Diragukan Ketangguhannya

24 Juli 2023
Membayangkan Stasiun Weleri Lenyap, Kendal Bakal Semakin Terasingkan Mojok.co

Membayangkan Stasiun Weleri Lenyap, Kendal Bakal Semakin Terasingkan

12 Maret 2025
Terminal Bahurekso Kendal, Hidup Segan Mati Tak Mau

Terminal Bahurekso Kendal, Hidup Segan Mati Tak Mau

5 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma Mojok.co

Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.