Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Kuliah di Madura Selama 3 Tahun: Nyatanya, Madura Tak Sejelek yang Ada di Pikiran Kalian

Anggi Auliansyah oleh Anggi Auliansyah
23 Januari 2024
A A
Membaca Peluang Suara Ganjar-Mahfud di Madura: Apakah Putra Madura Bisa Berjaya di Tanah Sendiri? universitas trunojoyo madura

Membaca Peluang Suara Ganjar-Mahfud di Madura: Apakah Putra Madura Bisa Berjaya di Tanah Sendiri? (Zahirul Aliwan via Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang bilang, Madura begini, Madura begitu. Tapi, mungkin penilaian mereka tentang Pulau Garam akan berbeda jika sudah kuliah di sana. Kebetulan, saya kuliah di Universitas Trunojoyo Madura. Hidup saya berbeda sejak menjejak kaki di sana.

Universitas Trunojoyo Madura (UTM), merupakan salah satu perguruan tinggi yang ada di Madura. Universitas ini terletak di Kabupaten Bangkalan dan merupakan satu-satunya universitas negeri di Pulau Madura. Btw, saya merupakan mahasiswa aktif UTM sejak tahun 2021. Selama 3 taun tinggal di Madura, saya merasa Pulau Garam tidak seburuk yang diasumsikan kebanyakan orang selama ini.

Sedikit flashback saat pertama kali temen tau saya kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, saya cukup sering mendapat pertanyaan dan respons dari mereka mengenai Pulau Garam. Pertanyaan mereka sih biasanya seragam. Banyak yang bilang, emang di Madura ada universitas?

Atau, “Wah, kok ke Madura? Kan disana orangnya temperamen,nggak ada mall, dan jauh dari kota!” Tapi saya memaklumi pemikiran seperti itu, karena saya juga pernah berpikir semacam itu sebelum kuliah di UTM. Setelah tinggal 3 tahun di sini, ternyata, Madura nggak semenyedihkan itu kok!

Kehangatan Orang Madura yang ramah dan suka ngelucu meskipun kadang “garing”

Jadi, cerita awalnya gini nih. Pertama kali saya nyampe Madura, beneran deh, kaget banget denger orang sini ngomong. Nadanya kayak orang lagi marah-marah terus kalo ngomong cepet banget. Bukan cuma itu, mereka juga sering pake nada tinggi kalo ngomong. Awalnya, saya mikir, “Wah, ini kok kayaknya orang sini serius banget ya?”

Tapi lama-lama saya nyadar, itu cuma masalah gaya ngomongnya aja. Mereka itu sebenernya ramah dan care banget. Orang-orang lokal di sini juga banyak yang suka ngelucu, meskipun kadang-kadang humornya agak “garing”.

Tapi mungkin ya, karena bahasa dan gaya bicaranya yang khas, jadi keliatan temperamen. Saya rasa itu cuma stereotip aja, karena setelah 3 tahun kuliah di sini sekarang saya udah banyak temenan sama warga lokal. Beneran deh, baik-baik banget. Kadang-kadang mereka malah suka ngegombal, loh! Jadi, jangan langsung dijudge dari cara ngomongnya ya. Mereka itu asik kok!

Makanan Madura murah meriah, nggak bikin dompet meriang!

Nah, yang paling seru, harga makanan! Duh, teman-teman, harga makanan di sini beneran murah banget. Di Madura, harga makanan beneran ramah di kantong. Bahkan makan nasi ayam cuma dengan 5 ribu rupiah, dan rasanya tetap enak dan bikin kenyang! Nggak heran banyak mahasiswa di sini yang selalu senyum lebar karena dapet menu makanan yang enak tanpa harus boros.

Baca Juga:

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Meskipun Madura nggak punya mall, tapi justru itu yang bikin kita jadi lebih bijak dalam pengeluaran. Nggak kebayang deh, teman-teman, betapa hematnya kita tanpa tergiur belanja di mall. Lebih banyak pilihan tempat makan kaki lima yang enak-enak dengan harga yang terjangkau. Jadi, buat teman-teman yang suka jajan, Madura bisa jadi surga kuliner dan nggak bikin dompet meriang tentunya!

Baca halaman selanjutnya

Tinggal jastip makanan Surabaya, selesai

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2024 oleh

Tags: Kuliahmadurauniversitas trunojoyo madura
Anggi Auliansyah

Anggi Auliansyah

Suka mojok tapi nggak suka dipojokin.

ArtikelTerkait

4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

6 Juni 2022
Ada Nama Pacar di Skripsi Itu Nggak Dosa Kok Mojok.Co

Ada Nama Pacar di Skripsi Itu Wajar, kalau Putus Pikir Belakangan

23 Oktober 2023
Menampik Stigma Masyarakat Madura yang Selalu Dibilang Keras dan Beringas terminal mojok.co

Di Madura, Halaman Rumah Luas Adalah Keniscayaan

28 Desember 2020
Pengalaman Berkunjung ke Sumenep Madura: Suasananya Mirip Mojokerto di Masa Lalu bangkalan, madura

Masyarakat Hanya Fokus pada Stereotip Madura karena Kasus di Bangkalan, tapi Mereka Lupa Madura Juga Punya Sumenep yang Elegan nan Menawan

22 Januari 2025
Menghitung Biaya Kuliah Jerome Polin Selama Kuliah di Jepang

Menghitung Biaya Kuliah Jerome Polin Selama Kuliah di Jepang

16 April 2022
Stiker Parkir Madura: Stiker Resmi, tapi Kalah Sakti Melawan Tukang Parkir Liar stiker parkir bangkalan madura

Stiker Parkir Bangkalan Madura, Cara Pemerintah Melakukan Pungli Pada Rakyat Sendiri

15 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.