Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja

Fitri Handayani oleh Fitri Handayani
27 Desember 2023
A A
Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja Mojok.co

Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Liburan Nataru atau Natal dan Tahun Baru sangat ditunggu-tunggu banyak orang. Hari libur yang cukup panjang banyak dimanfaatkan untuk kumpul bersama keluarga hingga berwisata. Tidak heran, destinasi wisata biasanya mengalami lonjakan pengunjung saat-saat ini. 

Akan tetapi, mometum yang banyak dinanti ini ternyata tidak cocok untuk semua orang. Ada yang memilih rebahan di rumah saja. Mereka malas berhadapan dengan keramaian, macet, dan harga-harga yang melambung.  

Liburan Nataru identik dengan ramai dan macet

Macet adalah pemandangan yang umum terjadi ketika liburan tiba. Apalagi di jalan-jalan utama menuju tempat wisata. Macet yang mengular membuat waktu tempuh berkali-kali lipat lebih lama dari biasanya. 

Bagi kalian yang kesabarannya setipis tisu, berkendara saat Nataru sangat tidak disarankan. Apalagi tempat yang kalian tuju adalah destinasi wisata ternama atau sedang viral. Lebih baik pertebal persediaan sabarnya. 

Ketika sampai di tempat wisata, kalian tidak bisa menikmatinya secara leluasa karena pengunjung terlalu ramai. Apalagi kalau lokasi yang kalian kunjungi Instagramable dijamin hanya kumpulan orang bikin konten yang ada. Berkendara lama serasa tidak terbayar. 

Kalau tidak terbiasa dengan keramaian, liburan Nataru perlu dihindari. Apalagi kalau kalian punya rasa panik di kerumunan atau di tengah banyak orang. Sepanjang liburan kalian tidak akan bisa menikmati, yang ada hanya khawatir dan was-was.

Harga melambung

Memang betul, momentum Nataru biasanya bertebar promo dan diskon. Namun, tawaran menarik itu kebanyakan untuk barang-barang atau  makanan dan minuman yang dijual di mal-mal. Di luar itu, harga berbagai produk ya melambung. 

Ambil contoh tiket ke kawasan wisata. Harga di musim liburan berbeda dengan hari-hari biasa. Bahkan, penjaja yang berada di sekitar kawasan wisata ikut menaikkan harga barang-barang yang mereka jual. Tidak hanya itu, harga tiket kendaraan umum pun ikut melambung, seperti kereta api, bus, pesawat, hingga kapal laut. 

Baca Juga:

Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Sebenarnya kenaikan harga itu nggak salah sih. Ingat hukum permintaan dan penawaran kan? Saat libur Nataru permintaan akan barang dan jasa meningkat sementara penawarannya terbatas. Akhirnya, mau tidak mau, harga yang ditawarkan pun turut meningkat. 

Mereka yang tidak siap menghadapi selisih harga liburan dan hari-hari biasa inilah masalahnya. Kalau merasa sayang mengeluarkan harga yang lebih tinggi daripada biasanya, lebih baik di rumah saja. Di musim liburan seperti ini, kalian pasti akan mengalami kenaikan harga sekecil apapun, tarif parkir misalnya. 

Bagi kalian yang tidak suka kemacetan, keramaian, dan harga-harga melambung lebih baik tidak berwisata saat libur Nataru. Ambilah cuti di hari-hari biasa untuk berwisata agar terhindar dari hal-hal menyebalkan tadi. Lantas, saat libur panjang Nataru apa yang bisa dilakukan? Banyak kegiatan bisa dilakukan di rumah saja seperti belajar memasak, bercocok tanam, menjahit, belajar menulis, atau sekadar rebahan sambil nonton film. 

Penulis: Fitri Handayani
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Liburan Itu Penting dan Harus Jadi Budaya Kita! 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2023 oleh

Tags: Destinasi WisataLiburanliburan natarunatal dan tahun barunataruwisata
Fitri Handayani

Fitri Handayani

Seorang karyawan swasta yang memilih jalur sunyi. Di tengah tuntutan pekerjaan, ia merawat kewarasan dengan menjalani hidup slow living di desa.

ArtikelTerkait

Dusun Semilir: Alternatif Tempat Wisata di Semarang yang Family Friendly Terminal Mojok

Dusun Semilir: Alternatif Tempat Wisata di Semarang yang Family Friendly

30 Juni 2022
5 Aturan Tidak Tertulis di Solo, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kaget Saat Berkunjung ke Sini  Mojok.co daerah istimewa

5 Aturan Tidak Tertulis di Solo, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kaget Saat Berkunjung 

12 Desember 2024
Jatinangor

Berkenalan dengan Jatinangor, Kota Kecil dengan Lautan Mahasiswa

10 September 2019
Apa Benar Turis Indonesia Malu-Maluin Terminal Mojok

Katanya Turis Indonesia Malu-maluin, Apa Benar Gitu?

17 Desember 2020
Stasiun Kabel Telegraf Banyuwangi, Satu-satunya Stasiun Penghubung Komunikasi Jawa dan Australia di Masa Kolonial

Stasiun Kabel Telegraf Banyuwangi, Satu-satunya Stasiun Penghubung Komunikasi Jawa dan Australia di Masa Kolonial

6 Juni 2023
tren bersepeda di tempat wisata sompok imogiri jogja pemandangan sawah hutan mojok.co

Bersepeda di Tempat Wisata Jadi Tren: Berkah yang Jika Tak Diolah, Bisa Jadi Bencana

13 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.