Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bendungan Semantok Nganjuk, Bendungan yang Mengangkat Derajat Warga Nganjuk 

Desy Fitriana oleh Desy Fitriana
11 Desember 2023
A A
Bendungan Semantok Nganjuk, Bendungan yang Mengangkat Derajat Warga Nganjuk Mojok.co kabupaten nganjuk, surabaya

Bendungan Semantok Nganjuk, Bendungan yang Mengangkat Derajat Warga Nganjuk (sda.pu.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu saya membaca tulisan Mbak Aminah Sri Prabasari yang berjudul Begini Rasanya Tinggal di Kabupaten Nganjuk yang tidak Punya Laut. Sebagai seseorang yang lahir di Kota tersebut, saya sangat relate dengan tulisan itu. Perlu waktu dan tenaga lebih bagi warga Nganjuk untuk melihat  pemandangan air yang terbentang sejauh mata memandang.

Akan tetapi, keinginan melihat pemandangan semacam itu kini sedikit terobati dengan kehadiran Bendungan Semantok Nganjuk. Memang sih bukan laut sungguhan, tapi bendungan terpanjang di Asia Tenggara itu menyajikan pemandangan yang mirip, air sejauh mata memandang. Iya kalian tidak salah dengar, bendungan ini terpanjang di Asia Tenggara, tercatat 3.100 meter. 

Bendungan Semantok yang terletak di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur baru diresmikan oleh Joko Widodo pada 20 Desember 2022. Sebelum diresmikan oleh presiden, bendungan ini mengantongi penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 4 November 2022. 

Kehadiran Bendungan Semantok tentu mengangkat derajat warga Nganjuk. Kami tidak lagi dikenal sebagai salah satu kota berjarak 3 jam dari Surabaya. Kalaupun masih ada yang bertanya “Nganjuk di mana, sih?” Dengan bangga bisa dijawab, “Itu lho, yang ada bendungan terpanjang di Asia tenggara.”

Selama ada bendungan, warga Nganjuk nggak perlu laut

Bendungan Semantok  bisa mengobati kekecewaan kami terhadap Nganjuk yang tidak punya laut. Pengalaman yang biasa didapat di laut nyatanya bisa kami rasakan di bendungan ini. Pemandangan air sejauh mata memandang, angin sepoi-sepoi, hingga senja yang tidak kalah cantik. Bendungan Semantok Nganjuk bahkan menyajikan latar belakang Gunung Pandan yang Indah.

Tidak heran kalau proyek strategis nasional (PSN) bernilai Rp2,5 triliun itu memikat hati banyak orang, termasuk saya. Apalagi fasilitas yang tersedia sekarang semakin lengkap. Berwisata di Bendungan Semantok Nganjuk pun semakin nyaman. Kalau sudah begini siapa yang masih butuh laut? 

Berkah bagi petani

Tidak hanya menjadi pemandangan baru, Bendungan Semantok nyatanya membawa berkah bagi para petani di sekitarnya. Bendungan yang mulai dibangun sejak 2017 itu mampu menampung air hingga 32,6 juta meter kubik. Adapaun luas genangannya mencapai 365 hektare. Air sebanyak itu mampu mengairi hingga 1.900 hektar sawah.  

Asal tahu saja, Nganjuk memang terkenal dengan hasil pertanian seperti bawang merah, padi, jagung, kedelai, sayur dan palawija. Bahkan, bawang merah Nganjuk menjadi salah satu produk andalan dari kabupaten ini yang telah di kirim ke berbagai daerah di Pulau Jawa. Petani dan pemerintah setempat berharap, kehadiran bendungan ini bisa meningkatkan produksi sehingga pendapatan per kapita Nganjuk pun ikut terangkat.

Baca Juga:

Alasan Nganjuk dan Blitar Akan Selalu Ada di Bawah Kediri dan Malang padahal Potensial

Nganjuk Kota Angin Adalah Julukan Paling Sia-sia, Mending Dihapus Aja

Satu tahun setelah Bendungan Semantok Nganjuk diresmikan, bendungan ini punya tempat tersendiri di hati warga sekitar. Semoga setelahnya, manfaat kehadiran bendungan terus terasa. Syukur-syukur ada fasilitas lain yang dikembangkan dari bendungan ini. 

Penulis: Desy Fitriana
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Dear Bupati Nganjuk, Bangun Banyak Tugu buat Apa, sih? Nggak Ada Manfaatnya buat Warga

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: bendungan semantokbendungan semantok nganjuknganjukproyek srategis nasional
Desy Fitriana

Desy Fitriana

Anak kos Ketintang

ArtikelTerkait

Nganjuk, Kabupaten Paling Nyaman di Jatim tapi Bikin Bosan (Unsplash)

Kehidupan di Nganjuk: Kabupaten Paling Adem, Ayem, dan Nyaman di Jawa Timur Tapi Bikin Bosan

5 April 2025
Jawa Timur Nggak Hanya tentang Surabaya, Malang, dan Madura Saja, Ada 5 Daerah Underrated yang Wajib Dikunjungi Seperti Blitar dan Tulungagung

Jawa Timur Nggak Hanya tentang Surabaya, Malang, dan Madura Saja, Ada 5 Daerah Underrated yang Wajib Dikunjungi

14 Oktober 2023
dialek nganjuk

Genio, Njelalah, dan Dialek Khas Nganjuk Lainnya

19 Agustus 2021
Hal-hal yang Lumrah di Nganjuk, tapi Sulit Ditemui di Jogja Mojok.co

Hal-hal yang Lumrah di Nganjuk, tapi Sulit Ditemui di Jogja

12 September 2024
Sudah Saatnya Nganjuk Introspeksi Diri supaya Bisa seperti Kediri, Atau Minimal Bikin Bangga Warga Sendiri

Sudah Saatnya Nganjuk Introspeksi Diri supaya Bisa seperti Kediri, Atau Minimal Bikin Bangga Warga Sendiri

23 September 2024
Dear Bupati Nganjuk, Bangun Banyak Tugu buat Apa, sih? Nggak Ada Manfaatnya buat Warga

Dear Bupati Nganjuk, Bangun Banyak Tugu buat Apa, sih? Nggak Ada Manfaatnya buat Warga

30 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.