Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

Lia Budiarti oleh Lia Budiarti
22 November 2023
A A
Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap (Meutia Chaerani via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kupat tahu bukan satu-satunya makanan khas Magelang yang lezat, ada juga makanan lainnya seperti mangut beong yang tak kalah menggoyang lidah. Pernah mencicipinya?

Berkunjung ke Magelang memang sangat menyenangkan, terutama untuk menyegarkan pikiran karena daerah ini memiliki pemandangan yang indah, udara sejuk, dan suasana yang tenang. Wisatawan dapat menikmati aneka pilihan wisata di sini, mulai dari wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner. Dan berwisata tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner setempat.

Kuliner khas suatu daerah biasanya tak bisa dijumpai di daerah lain, atau kalaupun bisa dijumpai di daerah lain, rasanya tentu berbeda. Salah satu makanan khas Magelang yang cukup terkenal adalah kupat tahu. Banyak portal info kuliner di Magelang yang merekomendasikan kupat tahu sebagai makanan khas paling ngetop. Tapi sesungguhnya, banyak makanan khas Magelang lainnya yang tak kalah enak dari kupat tahu. Misalnya seperti beberapa makanan khas berikut ini.

#1 Mangut beong

Nama kupat tahu mungkin sudah familier di telinga banyak orang, tapi bagaimana dengan nama mangut beong? Mangut beong adalah makanan khas Magelang yang terbuat dari ikan beong dengan kuah santan berbumbu rempah komplit nan eksotis. Rasanya tentu saja gurih dan agak manis berpadu dengan rasa pedas yang kaya akan aroma rempah.

Rumah makan mangut beong paling banyak dijumpai di sekitaran Borobudur. Di sana, ada beberapa rumah makan yang menjual mangut beong sebagai menu utamanya. Salah satu yang paling ramai berada di Desa Wringin Putih.

Banyaknya rumah makan mangut beong di sekitaran Borobudur disebabkan Borobudur merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Magelang yang dilewati Sungai Progo. Ikan beong sendiri adalah ikan endemik Sungai Probo. Sungai purba satu ini memang melintasi Magelang hingga Jogja.

Ukuran dan kedalaman Sungai Progo menjadi habitat baik bagi ikan dan hewan sungai lainnya, termasuk udang. Ikan-ikan di sungai ini berkembang dengan baik hingga mencapai ukuran besar termasuk ikan beong. Maka nggak usah heran kalau banyak orang yang tertarik mencicipi mangut beong dari Sungai Progo karena ukuran ikannya yang besar-besar.

#2 Sate goreng

Selain kupat tahu, ada lagi makanan khas Magelang yang tak kalah sedap, namanya sate goreng. Kalau kalian kebetulan penyuka olahan daging kambing, saya rekomendasikan untuk mencicipi kuliner satu ini. Sate goreng kambing dengan cita rasa manis pedas dengan irisan kol dan tomat segar sungguh menggugah selera siapa pun yang menyantapnya.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Khusus untuk sate goreng di Magelang, saya akan merekomendasikan satu rumah makan yang menjual sate goreng paling lezat, tepatnya di Rumah Makan Pak Kurdi 2 Sawitan. Lokasi rumah makannya dekat dengan Candi Mendut. Jika kalian datang dari arah Candi Mendut, lokasi rumah makannya di kiri jalan.

Sebenarnya di daerah ini ada dua rumah makan sate goreng dengan nama Pak Kurdi. Tapi kalau disuruh memilih, saya lebih nyaman makan di rumah makan Pak Kurdi 2. Jadi konon, pemilik Rumah Makan Pak Kurdi 2 adalah koki asli dari rumah makan sate goreng Pak Kurdi. Rumah Makan Pak Kurdi juga menyediakan menu sate ayam dan ayam bakar. Ayam yang digunakan ayam kampung, lho. Rasanya enak, nggak alot, tingkat kematangan dan teksturnya pas.

#3 Nasi goreng magelangan

Kupat tahu memang mudah dijumpai di mana-mana, begitu juga dengan nasi goreng. Nasi goreng adalah menu yang selalu ada hampir di semua tempat, tak terkecuali di Magelang. Bahkan, Magelang juga punya nasi goreng khas, lho. Biasanya menu nasi goreng ini dijual sepaket dengan sego godog (rebus).

Meski namanya nasi goreng magelangan, bentuk nasi goreng khas Magelang ini cukup berbeda dari nasi goreng biasanya. Rasanya pun memiliki cita rasa yang khas. Racikan bumbu yang digunakan dan taburan daun seledri yang lumayan banyak menjadi daya tarik makanan khas Magelang satu ini. Selain itu, nasi goreng di Magelang disajikan juga bersama dengan mi. Jadi, mi dan nasi berpadu jadi satu dalam sepiring nasi goreng.

Rumah makan yang menjual menu khas Magelang ini memang ada di penjuru Magelang, tapi saya akan merekomendasikan nasi goreng di Warung Bakmi Pak Muri. Lokasi warungnya berada di sekitaran Borobudur, tepatnya di Jalan Balaputradewa, Kecamatan Borobudur. Nasi goreng magelangan di sini dimasak menggunakan arang, sehingga tercipta aroma smokey yang menggugah selera.

Sekarang sudah tahu kan kalau Magelang nggak melulu soal kupat tahu? Ada juga lho makanan khas Magelang yang rasanya tak kalah sedap dan patut dicicipi. Semoga beragam kuliner di atas bisa menjadi alternatif pilihan wisata kuliner kalian ketika berkunjung ke Magelang, ya.

Penulis: Lia Budiarti
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2023 oleh

Tags: jawa tengahKuliner Magelangkupat tahumagelangmagelanganmakanan khasmangut beongpilihan redaksisate goreng
Lia Budiarti

Lia Budiarti

Ibu rumah tangga dari Magelang. Menulis hanya untuk komunitas kecil di G+, Tertarik pada hal-hal random tapi membawa dampak. Suka menulis serius tapi santai, meskipun hasilnya ttp serius (kayaknya aku garing). Tertarik pada semua hal apalagi relate dengan kehidupan sehari-hari. Suka keliling-keling menikmati pemandangan dan belajar apapun (termasuk belajar jadi voice talent).

ArtikelTerkait

Alasan Saya Nggak Tertarik Naik Pesawat Kelas Bisnis yang Katanya Lebih Nyaman daripada Kelas Ekonomi Mojok.co

Alasan Saya Nggak Tertarik Naik Pesawat Kelas Bisnis yang Katanya Lebih Nyaman daripada Kelas Ekonomi

16 Juli 2024
Nasi Jangkrik, Makanan Khas Kudus yang Jadi Media Dakwah

Nasi Jangkrik, Makanan Khas Kudus yang Jadi Media Dakwah Sunan Kudus

2 Februari 2024
Telagamurni, Desa Terbaik di Kabupaten Bekasi

Telagamurni, Desa Terbaik di Kabupaten Bekasi

7 Januari 2024
Mengenali Tanda-tanda Inflasi secara Sederhana

Mengenali Tanda-tanda Inflasi secara Sederhana

7 Februari 2022
Sugeng Rahayu, Raja Jalanan Jawa Timur

Sugeng Rahayu, Raja Jalanan Jawa Timur

23 Juni 2023
Purwokerto Membuat Orang Purbalingga Cemburu dan Iri Hati (Unsplash) kemacetan

Berbagai Fasilitas dan Kemudahan di Purwokerto Membuat Saya Sebagai Orang Purbalingga Cemburu

22 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.