Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Mahasiswa Main Slot Online Adalah Hal Paling Lucu Sekaligus Gambaran Bobroknya Pola Pikir Mahasiswa Masa Kini

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
31 Oktober 2023
A A
Mahasiswa Main Slot Online Adalah Hal Paling Lucu Sekaligus Gambaran Bobroknya Pola Pikir Mahasiswa Masa Kini

Mahasiswa Main Slot Online Adalah Hal Paling Lucu Sekaligus Gambaran Bobroknya Pola Pikir Mahasiswa Masa Kini (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang lebih bodoh ketimbang mahasiswa main judi slot online? Nggak ada, udah paling bodoh itu mah

Akhir-akhir ini, slot online menjadi masalah serius yang harus segera ditangani pemerintah. Berdasarkan data PPATK, di tahun 2023 terdapat transaksi senilai lebih dari Rp200 triliun yang berputar di situs slot online. Hal ini menandakan kalau permainan ini menjadi tren baru yang mulai digemari masyarakat.

Saking masifnya, slot online sampai dimainkan oleh berbagai kalangan. Beberapa orang yang pernah saya temui seperti bapak-bapak, anak SMA, dan yang paling parah mahasiswa. Pertanyaan saya, kok bisa seorang mahasiswa masih tergiur tipu daya slot online? Bukannya saya mengistimewakan mahasiswa, tapi cara berpikir mereka seharusnya lebih kritis, kan?

Maka dari itu, saya termasuk salah satu orang yang nggak terima kalau ada mahasiswa yang main slot online. Benar-benar nggak bisa dinormalisasi dan patut dipertanyakan pola berpikirnya.

Kontradiksi agent of change pada mahasiswa yang main slot online

Salah satu peran mahasiswa yang sampai sekarang sering digaungkan adalah mahasiswa merupakan agen perubahan. Hal ini lantaran mahasiswa termasuk ke dalam orang-orang yang diharapkan untuk mengubah kondisi negeri ini menjadi lebih baik. Lalu, bagaimana ceritanya orang-orang yang diharapkan di masa depan, justru sekarang sibuk main judi?

Kalau alasannya adalah kenakalan remaja, saya makin nggak terima. Sebab, berjudi bukan tergolong dalam tindak kenakalan, melainkan kriminal. Apalagi, saya pernah menemui mahasiswa yang sok sepuh di depan maba, tapi ternyata dia terlibat permainan haram ini. Ayolah, kalau gini apa kalian nggak malu udah sok iye menggugat pemerintah, tapi kelakuan sendiri juga nggak kalah menyimpangnya. Nggak masuk, blas.

Salah kaprah pemikiran deposit menggunakan uang panas

Tindakan yang nggak kalah tolol dari mahasiswa yang bermain judi adalah deposit menggunakan uang pinjaman. Gini, judi pakai uang sendiri aja udah salah, apalagi pakai uang pinjaman? Percaya nggak percaya, meskipun pemikiran seperti ini terlihat goblok, tapi beneran ada yang melakukannya, lho.

Saya bahkan mengetahui sendiri mahasiswa yang terang-terangan deposit menggunakan uang UKT pemberian orang tua. Di kasus yang lebih parah, ada juga yang rela deposit dengan meminjam teman sampai mengajukan pinjaman online. Entah mereka ini terlanjur kecanduan, kepepet, atau memang goblok.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Kalau boleh membandingkan, saya juga pernah di momen kepepet uang menipis untuk sehari-hari, tapi saya nggak pernah sedikitpun kepikiran untuk mengalihfungsikan uang UKT untuk memenuhi kebutuhan saya, apalagi untuk depo. Sebab, ini perkara tanggung jawab dan komitmen, nggak seharusnya bisa ditawar.

Itu juga yang deposit menggunakan uang teman atau pinjol. Percayalah bukannya untung besar, kalian justru akan buntung total. Memangnya kalian mau terlilit utang di usia muda? Kalau saya, sih, nggak. Mending uangnya ditabung buat karaoke.

Pemerintah harus lebih serius dari sekadar blokir-blokiran

Nggak bisa dimungkiri kalau pemerintah juga menjadi salah satu sosok yang bisa disalahkan, selain pemain judi itu sendiri. Bagaimana keseriusan dan upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini akan turut menentukan bagaimana masyarakat harus bersikap.

Gampangnya gini, selama upaya yang dilakukan pemerintah hanya sebatas memblokir situs slot online. Maka selama itu juga mereka kucing-kucingan dengan pengelola situs judi. Toh, mereka langsung membuat situs dengan alamat baru ketika mengetahui situsnya yang lama diblokir. Jadi, perlu tindakan yang lebih serius agar bisa diberantas sampai akar.

Saya yakin kalau memang ditangani dengan serius, pemerintah pasti bisa, kok. Buktinya perkara TikTok Shop kemarin bisa cepat ditangani, kemudian beberapa pinjol ilegal juga mulai ditindak, lalu kapan giliran slot online?

Terakhir, saya berpesan untuk teman-teman yang belum pernah dan ingin mencoba slot online, mending langsung urungkan niatmu dari sekarang. Tapi, kalau kamu masih ngeyel, sebaiknya nonton pengalaman rungkad pemain judi di YouTube dulu, deh. Dijamin auto tobat.

Masak ya nunggu diri sendiri boncos baru tobat. Itu mah, goblok!

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Akui Saja Kalian Kecanduan Judi Slot, Pake Ngaku Hobi Segala

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Oktober 2023 oleh

Tags: judi onlinejudi slotkecanduan judiMahasiswapenipuanslot online
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

Nggak Semua Orang Cocok Kuliah di Jurusan Rekam Medis, Kuliahnya Kaku dan Sering Dianaktirikan Mojok.co

Nggak Semua Orang Cocok Kuliah di Jurusan Rekam Medis, Kuliahnya Kaku dan Sering Dianaktirikan

4 Juni 2024
4 Tradisi Mahasiswa Pascasarjana Menjelang UAS Terminal Mojok

4 Tradisi Mahasiswa Pascasarjana Menjelang UAS

19 Desember 2022
mahasiswa tingkat akhir

Ragam Jenis Mahasiswa Tingkat Akhir

11 Mei 2019
Derita Mahasiswa Saat Lebaran: Menerima THR Sungkan, Menolak pun Enggan

Derita Mahasiswa Saat Lebaran: Menerima THR Sungkan, Menolak pun Enggan

21 April 2023
7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

7 September 2024
Alasan Mahasiswa ITB Jatinangor Jarang Terlihat Adalah Perkara 'Kenyamanan' terminal mojok.co

Tak Ada Yang Lebih Tabah Dari Mahasiswa Skripsi

20 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.