Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Dear para Suami, Inilah Alasan Istrimu Sering Menandai Akunmu di Kolom Komentar Unggahan Parenting  

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
17 September 2023
A A
Dear para Suami, Inilah Alasan Istrimu Sering Men-Tag Akunmu di Kolom Komentar Unggahan Parenting  

Dear para Suami, Inilah Alasan Istrimu Sering Men-Tag Akunmu di Kolom Komentar Unggahan Parenting (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu jenis komentar yang sering kita baca, terutama di postingan seputar parenting, adalah komentar dari para istri yang ditujukan untuk suaminya. Komentar tersebut biasanya singkat, hanya terdiri atas 3 kata, tapi cukup intimidatif.

“Nih, Pah, baca.”

Jujur saja, saat menemukan hal semacam itu, saya kerap heran. Kenapa ya istri-istri ini men-tag akun suaminya? Maksud saya, suami istri ini masih tinggal satu atap, kan? Kalau memang postingan tersebut dianggap penting, kenapa tidak langsung ditunjukkan saja? Haruskah pake acara tag-tagan segala?

Tidak, saya tidak menyebut kebiasaan tersebut sebagai suatu dosa. Selama yang di-tag akun suami sendiri, ya, sah-sah aja. Lain cerita kalau yang di-tag akun suami orang. Ngajak gelut itu namanya.

Lantas, apa sebenarnya alasan para istri demen men-tag akun suaminya di kolom komentar unggahan parenting?

Tak pandai bicara

Penelitian boleh menyebut bahwa perempuan lebih banyak bicara daripada laki-laki. Tapi, tidak bisa digeneralisasi juga. Banyak loh perempuan yang tidak pandai dalam mengungkapkan secara lisan apa yang ada di pikiran dan hatinya.

Saya jadi ingat. Dulu, di awal pernikahan, saya sempat bermasalah dalam hal komunikasi. Saya merasa tak terlalu pandai dalam mengungkapkan isi hati. Pasalnya, air mata saya pasti bakal jatuh duluan sebelum kalimatnya selesai. Akhirnya, setiap kali ada hal sensitif yang ingin saya sampaikan, saya sampaikan secara tertulis pada suami. Tapi, itu dulu. Sekarang sudah tidak. Wis khatam akutu. Penak diomongkan langsung.

Nah, bisa jadi, alasan para istri men-tag suaminya saat ada postingan parenting itu ya seperti itu. Para istri ini merasa tak pandai untuk mengungkapkan apa yang ada di pikiran mereka. Ditambah lagi, mereka juga tidak bisa jika harus menuliskannya. Akhirnya, ketika nemu postingan yang menurut mereka ‘Ini loh yang aku pikirkan selama ini’, mereka bakal langsung tag akun suami tercinta.

Baca Juga:

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Bukan begitu, Bundsay?

Mencari dukungan

Percaya nggak percaya, men-tag akun suami di postingan parenting adalah cara para istri untuk mendapatkan dukungan. Maksud saya gini. Saat membicarakan tentang pola asuh anak, tak jarang suami dan istri ini punya pandangan yang berbeda.

Misal, nih. Soal kebiasaan bermain game online.

Bagi para istri, mungkin melihat anak bermain game online itu meresahkan. Sebaliknya, bagi si bapak, bisa jadi hal tersebut biasa-biasa saja. Malahan si suami memandang bermain game online seharian di rumah lebih baik daripada anak keluyuran nggak jelas di luar rumah.

Maka, ketika para istri ini berselancar dan menemukan postingan yang mendukung pandangannya, apalagi sumbernya dari para expert, jari istri ini langsung bergerak dengan kecepatan cahaya.

Nih, Pah, bacaaaa.

Bahan diskusi

Kalian pasti pernah baca kisah pasangan suami istri di Jepang yang tidak ngobrol selama 20 tahun? Nah, peristiwa unik tapi nyata ini adalah bukti bahwa cari bahan diskusi itu susah. Saya punya loh, temen yang kalau lagi jejer berdua sama suaminya, lebih banyak diem-dieman daripada ngobrol. Katanya, entah dia ataupun suami nggak ngerti mau ngobrolin apaan.

Maka, dalam keyakinan saya, istri men-tag suami adalah cara istri untuk mencari bahan diskusi. Supaya, obrolannya nggak melulu ‘udah makan belum?’, ‘mau makan apa?’, sama ‘lagi apa?’.

Flat bener. Kalah sama Chitato.

Nah, demi variasi obrolan inilah si istri men-tag akun suami. Jadi nanti pas ketemu, tinggal buka saja obrolan dengan kalimat, “Udah baca yang Mama share belum? Menurut Papah gimana?”

Ikut-ikutan

Bukan tidak mungkin, istri-istri yang men-tag akun suami di kolom komentar sebenarnya tidak punya alasan apa pun. Bukan karena merasa nggak pandai bicara, mencari dukungan ataupun mencari bahan diskusi. Namun, hal tersebut dilakukan semata karena ikut-ikutan saja. Biar kek yang lain gitu.

Dalam istilah psikologi, perilaku ‘ikut-ikutan’ ini dikenal dengan Bandwagon effect. Yaitu  istilah yang digunakan untuk menggambarkan fenomena psikologi dimana seseorang cenderung mengikuti tren, gaya, sikap dan lain sebagainya karena melihat banyak orang melakukan hal yang sama.

Nyindir

Terakhir, alasan mengapa para istri men-tag akun suami adalah karena sesungguhnya, si istri mau nyindir. Nyindir alus. Bab ini, sampeyan harus percaya sama saya. Bahwa begitulah cara main perempuan. Suka menyindir. Harapannya, yang disindir bisa peka.

Contoh, jika istrimu tiba-tiba nge-tag akunmu di postingan perkara pentingnya memberi hadiah pada pasangan, maka, itu berarti istri sampeyan minta dibelikan hadiah. Siapa tahu selama ini sampeyan lebih sering membelikan hadiah buat anak, tapi lupa belikan sesuatu buat istri. Hayolo, silakan muhasabah diri Anda.   

Jadi, bagaimana? Sudahkah akun Anda di-tag istri di postingan parenting hari ini? Kalau belum, sekarang giliran Anda. Bagikan tulisan ini di medos, tandai akun istri tercinta, lalu kasih caption “Kamu nomer yang mana, Mah?”

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Enaknya Jadi Suami yang Bisa Masak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 September 2023 oleh

Tags: akun parentingIstriMedia SosialParentingsuami
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Bekerja, Terima Kasih pada Penggiat Diskusi Online

Terima Kasih pada Penggiat Diskusi Online

7 Desember 2019
10 Kosakata Bahasa Walikan Jaksel yang Kerap Dipakai Konten Kreator Terminal Mojok.co

10 Kosakata Bahasa Walikan Jaksel yang Kerap Muncul di Medsos

14 Maret 2022
Dilema Lucu Content Creator: Cari Uang dari Mengajar Orang Menghasilkan Uang

Dilema Lucu Content Creator: Cari Uang dari Mengajar Orang Menghasilkan Uang

16 Juli 2024
Kelebihan Cowok Pendek yang Sering Tidak Disyukuri terminal mojok.co cowok tinggi peninggi badan meninggikan badan menambah tinggi laki-laki

Fakboi Hanyalah Gondes kalau Dia Tinggal di Bantul

11 September 2020
Akui Saja Kalian Kecanduan Judi Slot, Pake Ngaku Hobi Segala

Buzzer Capres VS Buzzer Judi Slot: Mana yang Lebih Menyebalkan?

30 Mei 2023
Bukit JLS Pantai Sine Tulungagung, Tempat Berkumpulnya Manusia Taruhan Nyawa demi Konten Media Sosial

Bukit JLS Pantai Sine Tulungagung, Tempat Berkumpulnya Manusia Taruhan Nyawa demi Konten Media Sosial

10 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026
Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Jogja Itu Aneh: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.