Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

UNNES Layak Mendapat Gelar Kampus dengan Nama Terbaik di Indonesia  

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
16 September 2023
A A
4 Hal Salah Kaprah tentang UNNES yang Bikin Geleng-geleng

4 Hal Salah Kaprah tentang UNNES yang Bikin Geleng-geleng (Akun Instagram Universitas Negeri Semarang)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kita mencari informasi tentang kampus terbaik di Indonesia, kita dapat dengan mudah menemukannya di internet. Penasaran dengan kampus mana yang memiliki lahan paling luas? Itupun ada jawabannya. Lantas, bagaimana dengan predikat kampus yang memiliki nama terbaik? Adakah informasinya di Google?

Sayangnya tidak ada. Ya, karena agak susah juga untuk dinilai. Soal nama ini kan memang sesuatu yang sangat subjektif. Menurut saya bagus, belum tentu menurut orang lain juga bagus. Beda kalau yang diukur prestasi si kampus. Gampang ini, mah. Indikatornya jelas. Masing-masing kampus tinggal membuat daftar prestasi apa saja yang pernah ditorehkan, lalu divalidasi oleh tim penilai, trus dibuat pemeringkatan. Selesai.

Kalau yang mau digali adalah luas lahannya, lebih gampang lagi. Tinggal diukur saja luas lahannya lalu dibandingkan. Niscaya daftar kampus dengan lahan terluas hingga tersempit akan segera terkuak.

Tapi, kalau saya ditanya kampus mana yang memiliki nama terbaik, tanpa ragu saya akan menjawab UNNES. Berikut alasan kenapa UNNES layak mendapatkan gelar sebagai kampus dengan nama terbaik.

Singkatan UNNES yang sesuai

Boleh dibilang, bangsa kita ini punya kebiasaan membuat singkatan dari sesuatu yang memiliki nama terlalu panjang. Konon, urusan singkat menyingkat ini berawal dari kalangan militer yang kerap memberi singkatan pada nama jabatan, pasukan ataupun operasi militer. Tujuannya, supaya lebih praktis dan mudah diingat. Kasihan kan otak kita kalau harus mengingat terlalu banyak hal.

Nah, dunia pendidikan juga tidak luput dari akronimisasi. Salah satunya bisa dilihat dari nama perguruan tinggi yang kerap disingkat. Sayangnya, banyak dari upaya pembuatan akronim ini memiliki pola yang tidak jelas. Endingnya, akronim yang dihasilkan jadi membingungkan.

Contoh, nih. Universitas Negeri Malang jadi UM, Universitas Sebelas Maret jadi UNS, Universitas Muhammadiyah Makassar jadi UNISMUH, dll.

Tapi, coba dong liat UNNES. Singkatannya tidak mengkhianati nama. Universitas Negeri Semarang, disingkat UNNES. Sesuai, kan?

Baca Juga:

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Embel-embel “Negeri”

Kalian mungkin akan protes dengan menyebut ada banyak kampus lain yang singkatannya juga tidak mengkhianati nama. Jadi, kenapa harus UNNES yang layak disebut sebagai kampus dengan nama paling indah? Jangan-jangan penulis adalah anak UNNES?

Tidak, Kawan. Saya lulusan Universitas Terbuka.

Soal kenapa UNNES yang pantas menyandang nama terbaik, itu semata karena UNNES memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh kampus lain. Yaitu, dia punya embel-embel ‘Negeri’ pada namanya.

Baca halaman selanjutnya

Nama UNNES mudah diucapkan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 September 2023 oleh

Tags: gelarKampusnama kampus terbaikpilihan redaksiSemarangUNNES
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Malioboro Jogja, Jalan Kebanggan Orang Jogja yang Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan Mojok.co

Banyak Wisatawan Nggak Tahu, Malioboro Jogja Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan

26 Juni 2024
Curahan Hati Asisten Rumah Tangga di Semarang yang Menjalani Pekerjaan Sampingan Saat Bulan Puasa Mojok.co

Curahan Hati Asisten Rumah Tangga di Semarang yang Menjalani Pekerjaan Sampingan Saat Bulan Puasa

24 Maret 2024
Seminar Proposal Itu Menguji Calon Skripsi Mahasiswa, Bukan Dosen Pembimbing. Jangan Terlalu Bergantung! (Mojok.co)

Seminar Proposal Itu Menguji Calon Skripsi Mahasiswa, Bukan Dosen Pembimbing. Jangan Terlalu Bergantung!

1 Desember 2023
5 Merek Makeup yang Sering jadi Korban Palsu, Jangan Sampai Kamu Jadi Korban!

5 Merek Makeup yang Sering Dipalsukan, Jangan Sampai Kamu Jadi Korban!

9 Oktober 2021
Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

2 November 2023
bahas proker di warung kopi

Bahas Proker di Warung Kopi: Hasil Nihil, Ngantuk sih Iya

2 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Dunia Kerja yang Bikin Pekerja Keras Tersingkir dan Menderita Mojok.co

Penjilat Atasan Adalah Borok dalam Kantor yang Bikin Pekerja Lain Tersingkir dan Menderita

21 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Jogja Itu Aneh: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.