Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

PinPri, Lembaga Pinjaman Abal-abal yang Jauh Lebih Biadab ketimbang Rentenir

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
13 September 2023
A A
PinPri, Lembaga Pinjaman Abal-abal yang Jauh Lebih Biadab ketimbang Rentenir

Ikhlaskan utangnya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berutang itu tak selalu buruk. Utang menjadi buruk ketika kita nggak pernah tau cara dan kapan melunasinya. Saya pribadi nggak mengharamkan diri untuk berutang. Apalagi kalau berutang ke lembaga resmi. Asal bukan berutang untuk foya-foya atau memenuhi gaya hidup yang kebablasan.

Kasus-kasus pinjol yang belakangan kerap viral di medsos mayoritas gara-gara si debitur nggak mampu melunasi utangnya. Selain karena bunga pinjol yang memang tinggi, umumnya debitur sejak awal meminjam nggak punya rencana pasti terkait cara menyelesaikan utangnya. Ditambah pengajuan pinjaman di era digital yang semakin mudah, mendorong siapa pun berminat mengajukan pinjaman.

Mengenal lebih dekat PinPri

Belum reda kita membahas beragam kasus pinjol, sudah ada model baru pinjaman secara daring. Namanya adalah PinPri. PinPri merupakan akronim dari Pinjaman Pribadi. Nama yang nggak ndakik-ndakik dan mudah diingat.

Seperti namanya, skema dari PinPri sebenarnya cukup sederhana. Bahkan jauh lebih sederhana daripada pinjol. PinPri adalah seseorang yang menawarkan jasa pinjaman dana di medsos. Belakangan ini PinPri lagi ramai dibahas dan ditawarkan di Twitter.

Alasan orang terjerat

Menurut saya, alasan utama orang terjerat PinPri adalah kemudahan. Sejak pengajuan pinjaman calon debitur sudah diberikan kemudahan. Syarat-syarat pengajuan pinjaman di PinPri kurang lebih sama dengan pinjol. Bedanya hanya ditambah akun medsos saja.

Proses pengajuan PinPri semakin mudah karena tanpa proses BI Checking. Berbeda dengan pinjol berizin yang masih menggunakan proses BI Checking. Gimana mau ada proses BI Checking? Lha wong sifatnya pinjaman perorangan bukan lembaga resmi.

Kemudian lama proses pencairan dananya persis seperti pinjol. Hanya dalam hitungan jam, dana sudah bisa cair ke rekening. Selambat-lambatnya proses pencairan dana pinjaman nggak sampai lebih dari 24 jam. Sangat cepat bukan?

Lebih berbahaya dari pinjol

Bagi saya, PinPri jauh lebih berbahaya ketimbang pinjol. Malahan tingkat berbahaya bisa 2-3 kali lipat daripada pinjol. Kamu nggak percaya? Mari kita bedah satu-satu.

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

Pertama, PinPri bukan lembaga resmi. Karena bukan lembaga resmi, jelas tidak berizin dan tidak diawasi oleh OJK. Sebuah lembaga independen yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan.

Lalu apa bahayanya jika tidak diawasi OJK? Ada banyak dong bahayanya. Tapi, yang paling bahaya bagi nasabah adalah tidak dapat perlindungan konsumen dari OJK bila terjadi penipuan atau penggelapan dana di PinPri. Sebab, kembali ke awal tadi, tidak terdaftar di OJK.

Kedua, berpotensi besar terjadinya penipuan. Sebelum terjadinya kesepakatan pinjam meminjam, biasanya ada biaya admin yang perlu dipenuhi calon debitur. Kadang ada juga penipu yang pura-pura jadi PinPri, setelah biaya adminnya dipenuhi, malah ngeblok akun medsos debitur dan nggak memberikan pinjaman.

Ketiga, bunga yang tinggi dengan tenor sangat singkat. Bunganya benar-benar nggak ngotak. Bunga PinPri itu sangat fantastis, sekitar 30-40 persen bahkan ada yang lebih. Sebagai perbandingan, bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI cuma 6 persen/tahun. Selisihnya minimal 27 persen.

Yang lebih nggak ngotak lagi adalah tenornya. Tenor dari PinPri pendek sekali. Hanya 24-48 jam saja. Ketika kamu berutang pada PinPri Rp200 ribu hari ini, besok atau lusa kamu wajib mengembalikan sebesar Rp260-280 ribu, itu pun kalau bunganya cuma 30-40 persen doang, jika bunganya lebih dari itu, kamu bakal lebih amsyong. Saya rasa rentenir sekelas Datuk Maringgih bakal cium tangan kalau ketemu orang yang punya usaha PinPri. Pasalnya, PinPri ini lebih jahat dari rentenir sekali pun.

Data nasabah PinPri nggak bakalan aman

Keempat, data nasabah nggak aman. Jangankan PinPri yang masih kecil-kecilan. Data nasabah di lembaga keuangan terkemuka sekali pun belum tentu aman. Sepertinya saya nggak perlu ngasih taulah ya. Sebab, kita sudah sama-sama tau bank apa saja yang data nasabahnya sudah bocor di dark web.

Cari bukti data nasabah di PinPri nggak aman itu mudah sekali. Silakan cek akun medsos PinPri, mesti ada postingan yang nyebarin nomor hape, nama lengkap dan akun medsos nasabah (minimal). Ketika itu terjadi, berarti nasabah sudah gagal bayar.

Saran saya, jangan sekali-kali tergiur minjam di PinPri. Risikonya terlalu besar. Terlebih jika kita nggak tau bagaimana cara melunasi pinjamannya. Sudah cukup berbagai kasus pinjol menjadi pelajaran kita. Jangan lagi menambah deretan kasus utang berakhir nestapa.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 September 2023 oleh

Tags: pinjolpinprirentenirUtang
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Mahasiswa Masih Nungguin Uang Kiriman dari Orang Tua Aja Sok-sokan Punya Paylater, buat Apa?

Mahasiswa Masih Nungguin Uang Kiriman dari Orang Tua Aja Sok-sokan Punya Paylater, buat Apa?

24 Oktober 2023
Suara PNS Biasa: Kalau Kami Nggak Mau Kredit Bank, Jangan Ditawari Terus dong!

Suara PNS Biasa: Kalau Kami Nggak Mau Kredit Bank, Jangan Ditawari Terus dong!

21 November 2022
5 Kiat Menolak Teman PNS yang Suka Ngemplang Utang (Pixabay)

5 Kiat Menolak Teman PNS yang Suka Ngemplang Utang

9 November 2022
debitur BI Checking fintech pinjol gagal bayar utang mojok

Nggak Pengin BI Checking Gagal? Sebisa Mungkin, Hindari Pinjol

25 Juli 2021
UU ITE Hampir Sama Bahayanya dengan Naksir Teman Sendiri terminal mojok.co

Pacar Bilang Mau Serius Sama Kamu? Tanyakan 4 Pertanyaan Soal Keuangan Ini

15 September 2020
67 kosakata bahasa madura

Duka di Balik Gemerlap Toko Kelontong Madura

5 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.