Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

Mengenang Lifebuoy Clear Skin, Pionir Sabun Batang untuk Atasi Jerawat

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
23 Juni 2023
A A
Mengenang Lifebuoy Clear Skin, Pionir Sabun Batang untuk Atasi Jerawat

Mengenang Lifebuoy Clear Skin, Pionir Sabun Batang untuk Atasi Jerawat (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai perusahaan yang memproduksi barang konsumsi dan cukup terkenal, Unilever memang sering meluncurkan produk yang sering kita gunakan sehari-hari. Beragam produk makanan, minuman, pembersih, hingga perawatan tubuh diproduksi perusahaan multinasional yang berkantor pusat di London ini. Salah satu produk Unilever yang sempat saya gunakan saat remaja adalah sabun batang Lifebuoy Clear Skin yang dirilis pertengahan tahun 2006.

Lifebuoy Clear Skin bukan sembarang sabun batang. Kala itu, sabun ini menjadi pionir dalam kategori sabun batang khusus untuk mengatasi jerawat. Saat kompetitor lainnya memproduksi sabun khusus jerawat dalam bentuk krim, gel, dll., Lifebuoy Clear Skin justru hadir dalam bentuk sabun batangan. Sabun ini konon disebut-sebut dapat membantu menghilangkan jerawat dan harganya ramah di kantong.

Favorit para remaja

Lifebuoy Clear Skin memang memiliki kandungan bahan aktif yang efektif mengatasi jerawat. Harganya pun murah meriah, seingat saya sekitar Rp3.000 saat sabun untuk jerawat lainnya dibanderol mulai dari belasan ribu rupiah.

Maka tak heran kalau dulunya sabun batang ini mendapat perhatian khusus dan cukup populer di kalangan remaja dan orang-orang yang sedang berjuang dengan masalah jerawat, tak terkecuali saya. Sehingga dalam waktu singkat, sabun ini menjadi pilihan favorit banyak remaja yang ingin merawat kulit mereka dan menghilangkan jerawat yang mengganggu.

Sudah tidak diproduksi lagi

Meski di awal peluncurannya Lifebuoy Clear Skin mencuri perhatian konsumen, sayangnya kesuksesan itu nggak bertahan lama. Entah apa alasannya, akhirnya Unilever menghentikan produksi sabun ini sekitar akhir tahun 2014.

Hal ini saya ketahui dari unggahan salah seorang warganet yang menanyakan sabun batangan ini di akun Facebook resmi Lifebuoy. Pihak Lifebuoy pun menjawab bahwa sabun Lifebuoy Clear Skin sudah nggak diproduksi lagi.

Hilangnya produk ini dari pasaran membuat para pengguna setia merasa kecewa. Sebab, mereka merasa kehilangan solusi yang efektif untuk masalah kulit, utamanya jerawat.

Terpaksa mencari produk serupa untuk melawan jerawat

Bagi saya, Lifebuoy Clear Skin layak untuk dikenang. Meskipun saat ini banyak sabun pengusir jerawat bermunculan, tiap kali mengingat sabun batang satu ini saya teringat akan perjuangan saya melawan jerawat di masa-masa remaja dulu.

Baca Juga:

Saya Akan Tetap Memilih Sabun Batangan Lifebuoy, daripada Sabun Cair yang Bikin Gatal

4 Sabun Mandi yang Baiknya Nggak Dibeli, Ada yang Wanginya Bikin Menderita hingga Overrated

Sejak sabun ini sulit ditemukan di pasaran, saya pun berusaha mencari sabun lain dengan kandungan serupa. Saat memilih produk perawatan kulit, saya memang selalu memperhatikan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.

Sabun Lifebuoy pengusir jerawat ini mungkin sudah lama hilang dari pasaran, tapi warisan dan pengaruhnya masih terasa hingga kini. Sabun ini menjadi bagian dari perjalanan para remaja pada masanya yang berusaha mengatasi jerawat demi mendapatkan kulit wajah yang sehat.

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Lifebuoy Merah: Sabun yang Dituduh Punya Bau Nggak Enak dan Bikin Apek.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2023 oleh

Tags: jerawatLifebuoyRemajasabunsabun batang
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Mari Bersepakat, Eksistensi Sabun Adalah Bare Minimum untuk Kamar Mandi Umum!

Mari Bersepakat, Eksistensi Sabun Adalah Bare Minimum untuk Kamar Mandi Umum!

30 Agustus 2024
Panduan Misuh Jawa Timuran, Dijamin Mantap dan Paten terminal mojok.co

Selain ‘Anjay’, 5 Kata Ini Seharusnya Juga Dilarang Komnas Perlindungan Anak

30 Agustus 2020
Facial Treatment bagi Saya Seperti Membayar untuk Disakiti terminal mojok.co

Menghilangkan Jerawat Membandel Dengan Cara Menikah

23 Juni 2019
6 Sabun Mandi Murah di Bawah Tiga Ribu Rupiah

6 Sabun Mandi Murah di Bawah Tiga Ribu Rupiah

18 Februari 2023
Snail Truecica Miracle Repair Serum mojok

Review Snail Truecica Miracle Repair Serum, Manfaat Sesuai Klaimnya

11 September 2020
Rekomendasi 4 Obat Jerawat Murah yang Bisa Dibeli di Minimarket Terdekat Terminal Mojok

Rekomendasi 4 Obat Jerawat Murah yang Bisa Dibeli di Minimarket Terdekat

26 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.