Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
6 April 2023
A A
Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Motor Yamaha Terbaru Kades dan Lurah yang Menyimpan Masalah

Share on FacebookShare on Twitter

Percayalah, saya bukannya hendak berpikiran negatif mulu sama pemerintah. Namun, kok rasanya ada kebijakan problematis yang perlu kita bahas. Yang saya maksud adalah motor Yamaha terbaru, motor dinas dari bupati kepada kades dan lurah, yang baru-baru ini viral. 

Baru-baru ini, media sosial saya dipenuhi pemberitaan Bupati Wonogiri yang “membagikan” kendaraan dinas 294 motor Yamaha terbaru untuk seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Wonogiri. Yang membuat menarik perhatian netizen Indonesia adalah anggarannya. Tercatat, anggaran pengadaan ini menelan dana APBD mencapai Rp9,4 miliar.

Tapi, sebenarnya, apa yang dilakukan Bupati Wonogiri ini nggak seberapa jika dibandingkan Bupati Gresik. Dia juga bagi-bagi motor Yamaha terbaru pada akhir 2022. Bupati Gresik sampai menggelontorkan dana APBD sebesar Rp11 miliar untuk 356 kades dan lurah. Untungnya, yang Gresik kemarin nggak sampai viral saja. 

Nah, bagi-bagi motor Yamaha terbaru ini, menurut saya, menyimpan masalah. Mari saja jelaskan.

Kendaraan dinas serasa milik pribadi

Wahai bupati di seluruh Indonesia, tolong diperhatikan betul. Kendaraan dinas untuk kades dan lurah itu jangan sampai serasa milik pribadi mereka yang dipakai sesuka hati. Jangan sampai motor Yamaha terbaru ini dipakai tidak sesuai tujuannya. Kan katanya untuk meningkatkan kinerja, bukan jadi kendaraan buat kelayapan.

Khususnya untuk Bupati Gresik, mohon maaf sebelumnya, kendaraan dinas lurah di desa saya itu kok malah dipakai keluyuran sama orang tua lurah ya? Bahkan pernah dipakai nyangkruk di warung ibu saya. Seolah-olah kendaraan itu milik pribadi, padahal jelas-jelas plat merah, dan orang tua lurah saya itu bukan siapa-siapa di pemerintahan desa.

Nggak hanya sampai di situ. Saya sendiri kok nggak pernah ngelihat kendaraan dinas lurah itu nangkring di kantor kelurahan, ya? Lah, kok ndilalah malah sering nangkring di rumah pribadi lurah saya yang kebetulan sebelahan dengan rumah mbah saya.

Saya berusaha berpikir positif. Mungkin lho, penggunaan kendaraan bermotor oleh orang tua lurah saya itu atas perintah lurah untuk mensosialisasikan sesuatu hal kepada masyarakat setempat termasuk di warung Ibu saya. Ibarat sukarelawan lurah, gitu. Dan, mungkin saja kendaraan dinas itu nggak nangkring di kantor kelurahan karena takut kepanasan, eman-eman. Jadi untuk menjaga kendaraan tersebut akhirnya disimpan di garasi rumah lurah.

Baca Juga:

Dominasi Motor Honda Akan Segera Berakhir, sebab Motor Keluaran Baru Yamaha Harus Diakui Lebih Berkualitas!

Yamaha Xeon: Si Paling Siap Tempur Lawan Honda Vario, eh Malah Tersingkir Sia-Sia

Meskipun begitu, saya mohon, dari pemerintah daerah untuk dapat mengawasi kendaraan dinas kades dan lurah ini. Kalau perlu kasih GPS juga tuh biar gampang dipantau dari pusat.

Baca halaman selanjutnya

Bukannya kendaraan dinas harus berbasis listrik?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 April 2023 oleh

Tags: Bupatikadeskendaraan dinasmotor Yamaha terbaruyamaha
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Terkadang sedikit halu.

ArtikelTerkait

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Bebenah, Ini Cuma Sementara Mojok.co

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Ini Cuma Sementara

6 Oktober 2024
Yamaha 125 ZR MOJOK.CO

Yamaha 125 ZR dan Trauma Masa Kecil Berkat Guru Bengis Miniatur Hitler

26 Juli 2020
Yamaha gear 125 yamaha f1zr mojok

Yamaha Gear 125, Calon Primadona Tunggangan Kurir Paket dan Delivery Makanan

9 Desember 2020
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Jadi Motor Ojol, Cuma Bikin Resah Penumpang

24 Juni 2024
Pembelaan Penegndara Yamaha RX-King: Kami Blayer-blayer Itu Ada Alasannya, Tidak Cuma Iseng Mojok.co

Alasan Pengendara Yamaha RX-King Suka Blayer di Jalanan, Bukan Sekadar Iseng

9 Oktober 2024
Motor Yamaha Fazzio, Motor Matic Buruk Rupa yang Nyaman (Unsplash)

Cepat atau Lambat, Dunia Akan Sepakat kalau Yamaha Fazzio Adalah Motor Idaman Semua Umat

6 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.