Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Crash Course in Romance, Drama Korea yang Menjawab Kenapa Orang Suka Matematika

Elvin Nuril Firdaus oleh Elvin Nuril Firdaus
2 Februari 2023
A A
Crash Course in Romance, Drama Korea yang Menjawab Alasan Mengapa Orang Suka Matematika

Crash Course in Romance, Drama Korea yang Menjawab Alasan Mengapa Orang Suka Matematika (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pencinta drama Korea yang juga menggemari matematika kayaknya wajib nonton Crash Course in Romance.

“Setidaknya matematika itu pasti. Jawabannya jelas. Namun, hidupku tidak seperti itu.”

Kutipan dialog di atas saya ambil dari episode 6 drama Korea Crash Course in Romance. Drama yang baru tayang pada 14 Januari 2023 ini adalah drama comeback Jung Kyung Ho setelah sukses dengan Hospital Playlist.

Bukan sekadar romance-comedy, drama Korea satu ini menceritakan kehidupan guru matematika yang terkenal di lembaga bimbingan belajar dan seorang perempuan pemilik toko lauk yang harus menghidupi keponakannya yang masih SMA dan adiknya yang mengidap Sindrom Asperger.

Jung Kyung Ho berperan sebagai Choi Chi Yeol, seorang guru matematika yang hidupnya tampak kaku dan terkesan hanya peduli perihal “matematika” saja. Padahal sebetulnya dia memang sosok yang peduli, gengsinya saja yang gede. Chi Yeol percaya bahwa kehidupannya tidak sepasti soal matematika. Pernah berada di titik nol dan hingga mencapai puncak kariernya yang sewaktu-waktu bisa saja goyah, membuat Chi Yeol menjadi orang yang hati-hati dan ambisius. Itulah penyebab kehidupan sosok Choi Chi Yeol terkesan kaku.

Kekakuan orang yang suka “matematika” juga diamini guru saya suatu hari, “Orang yang suka matematika itu biasanya hidupnya kaku.” Padahal menurut saya ya nggak gitu juga. Mungkin mereka cuma penuh perhitungan. Banyak kok mathlovers yang hidupnya happy kiyowo di luar sana.

Nah, dalam drama Korea Crash Course in Romance, Jung Kyung Ho ditemani Jeon Do Yeon yang berperan sebagai pemilik toko lauk, Nam Haeng Soon, yang juga mantan atlet nasional. Sepeninggal ibunya, hidup Haeng Soon terasa begitu berat. Dia harus mengurus keponakannya serta adiknya. Melewatkan masa muda dan dunianya sebagai atlet dengan menjadi tulang punggung keluarganya.

Soal pendidikan, siswa dan orang tua di Korea Selatan sangat ambisius

Dalam drama Korea, dunia pendidikan—khususnya lembaga bimbingan belajar swasta—kerap kali digambarkan sebagai sesuatu yang miris. Orang tua yang ambisius dengan prestasi anaknya akan berusaha menghalalkan berbagai cara agar sang anak mendapatkan peringkat tinggi atau mendapatkan kelas bimbingan belajar unggulan. Hal itu juga kembali disoroti dalam Crash Course in Romance. Apabila kamu penasaran, kamu bisa langsung menontonnya karena saya tidak akan membahas soal ini lebih jauh.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Saya ingin menyoroti soal matematika, mata pelajaran yang disepelekan banyak orang karena angka dianggap hal yang rumit dan drama Korea Crash Course in Romance berhasil menjawabnya. Sebagai orang yang suka mata pelajaran ini, tak jarang saya mendapat pertanyaan: kok bisa sih suka sama matematika? Kalau sudah begini biasanya jawaban saya persis dengan drama Crash Course in Romance, “Karena matematika itu pasti.”

Drama Korea satu ini membuktikan bahwa di belahan bumi mana pun, matematika menjadi materi ujian di berbagai bidang. Sistem di Indonesia juga serupa. Meskipun kamu susah payah berlari ke sosial humaniora dan mengikuti SBMPTN, kamu juga akan melewati ujian dengan materi matematika meskipun dasar.

Memangnya apa sih pentingnya matematika?

Ilmu yang dianggap nggak penting karena berurusan dengan angka, trigonometri, geometri, x-y, dan berbagai tetek bengeknya ini sebetulnya malah penting banget. Bahkan di dunia kedokteran yang dikira kerjaannya cuma memeriksa orang sakit, matematika justru dibutuhkan, lho. Lantaran berurusan dengan nyawa manusia, para dokter justru membutuhkan ilmu logika matematika untuk mendapatkan perhitungan akurat.

Inilah mengapa Korea Selatan menjadi salah satu negara yang sadar betul akan pentingnya mata pelajaran ini. Mau percaya atau nggak, suka atau nggak, skill matematika memang dibutuhkan, apalagi dalam industri saat ini. Saya bahkan nyesel setelah meninggalkan matematika. Sekarang saya justru mengejarnya lagi kayak ngejar mantan.

Saya nggak memaksa siapa pun untuk suka matematika. Tetapi setidaknya saya berada di tim Choi Chi Yeol dengan versi menolak hidup kaku. Nah, kalau kamu tertarik dengan matematika dan drama Korea, kamu bisa menonton Crash Course in Romance di Netflix tiap akhir pekan.

Penulis: Elvin Nuril Firdaus
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mau Meningkatkan Kemampuan Matematika? Nih, Saya Kasih Tipsnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2023 oleh

Tags: crash course in romancedrama koreaMatematika
Elvin Nuril Firdaus

Elvin Nuril Firdaus

Perempuan yang sibuk berkreasi lewat tulisan. Selalu ditemani secangkir matcha untuk inspirasi dan energi.

ArtikelTerkait

kim jong un

Drama di Korea Utara: Kim Jong Un Nggak Jadi Mati, Kim Yo Jong Gagal Jadi Tirani

3 Mei 2020
6 Judul Drama Korea yang Nggak Nyambung dengan Ceritanya Terminal Mojok.co

6 Judul Drama Korea yang Nggak Nyambung dengan Ceritanya

28 April 2022
the world of the married episode 2 sinopsis review komentar jadwal tayang cerita mojok.co

The World of Married Couple Episode 2: Sinopsis dan Komentar

13 Mei 2020
Mempertanyakan Totalitas Akting Aktor dan Aktris dalam Drama Korea terminal mojok (1)

Menguak Alasan Totalitas Akting Aktor dan Aktris dalam Drama Korea yang Nggak Ngadi-ngadi

5 April 2021
7 Drakor tentang Keluarga yang Cocok Ditonton Saat Lebaran Terminal Mojok.co

7 Drakor tentang Keluarga yang Cocok Ditonton Saat Lebaran

30 April 2022
the world of the married episode 14 sinopsis review spoiler komentar mojok

The World of the Married Episode 14: Sinopsis dan Komentar

16 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.