Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Memahami Arti Tangisan Bayi, Calon Orang Tua Mesti Tahu

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
3 November 2022
A A
Membedakan Arti Tangisan Bayi, Calon Orang Tua Mesti Paham Terminal Mojok

Memahami Arti Tangisan Bayi, Calon Orang Tua Mesti Paham Arti Tangisan Bayi, Calon Orang Tua Mesti Tahu (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan punya anak kalau belum siap, begitu petuah yang dibilang banyak orang. Bukan cuma seputar perkara nominal biaya membesarkan seorang anak dari orok hingga dewasa yang bisa dibilang sangat fantastis angkanya, tetapi juga ada masalah lainnya. Selain kesiapan finansial, kematangan psikis calon orang tua maupun bekal ilmu parenting turut menjadi faktor lain yang perlu disiapkan. Ngomongin soal ilmu, nyatanya ada juga lho ilmu untuk membedakan arti tangisan bayi.

Walau kedengarannya sepele, membedakan arti tangisan bayi penting untuk didalami para calon orang tua. Tangisan bayi adalah bahasa universal mereka untuk semua hal yang mereka inginkan. Lha wong bayi memangnya bisanya cuma nangis, kok. Sayangnya, sering kali orang tua kebingungan memahami maksud tangisan bayi yang sekilas terdengar sama. Ujung-ujungnya para orang tua ini malah sewot sendiri lantaran bayinya tak lekas diam.

Nah, supaya nggak pusing dan malah ikutan nangis nantinya, ada baiknya calon orang tua menyimak penjelasan arti tangisan bayi berdasarkan utasan seorang dokter anak bernama Shela P. Sundawa dengan akun Twitter @oxfara berikut ini.

#1 Tangisan lapar

Fyi, bayi di bawah umur 6 bulan cenderung cepat merasa lapar. Nggak heran, sebab di usia tersebut, bayi masih mengandalkan ASI atau susu formula sebagai makanan mereka. Bahkan saat masih di rentang usia newborn, bayi disarankan untuk menyusu tiap 2 jam sekali biar nggak mengalami dehidrasi. Seiring dengan bertambahnya usia mereka, volume ASI atau susu yang dibutuhkan juga semakin meningkat.

Sebenarnya, saat merasa lapar, bayi tak lantas langsung menangis. Awalnya mereka akan memberikan gerakan isyarat pada orang dewasa bahwa bayi membutuhkan asupan susu. Tanda-tanda umum yang mereka tunjukkan adalah dengan menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri. Gerakan ini biasanya disertai juga dengan mulut yang terbuka. Indikasinya, saat itu bayi tengah mencari puting payudara ibu agar bisa menyusu lantaran penglihatan bayi belum sempurna.

Jika masih belum ada tindakan dari orang dewasa, biasanya bayi akan semakin gelisah. Mereka akan menggeliat dan menggerak-gerakkan tubuh secara lebih intens. Selain itu, umumnya bayi akan memasukkan tangan mereka ke mulut atau mengisap ibu jari untuk mengisyaratkan bahwa mereka benar-benar kelaparan.

Tangisan baru akan keluar apabila di fase tersebut belum ada makanan yang diberikan. Tak jarang karena tangisan kelaparan ini, wajah bayi perlahan berubah kemerahan. Apabila sudah sampai tahap ini, segera tenangkan bayi dengan cara memeluk, menggendong, serta mengayunkan perlahan-lahan hingga tangis mereda. Setelah itu, baru berikan ASI atau susu supaya mereka nggak tersedak.

#2 Merengek karena nggak nyaman

Ketika merasa nggak nyaman, bayi juga memberi tanda kepada orang dewasa di sekelilingnya. Rasa nggak nyaman ini bisa timbul lantaran popoknya kotor atau penuh. Idealnya, meskipun nggak pipis atau pup, popok bayi harus diganti tiap 4 jam sekali. Hal ini perlu dilakukan agar bayi tetap merasa nyaman serta terhindar dari gatal dan ruam popok.

Baca Juga:

30 Kosakata Parenting yang Njelimet, tapi Sebaiknya Dipahami Orang Tua Zaman Sekarang

Menangisi Capres Adalah Hal yang Mubazir, Nangisin UMR Jogja noh, Udah kayak Bawang, Bikin Mata Perih!

Tanda awal yang bisa kita identifikasi yaitu ketika bayi terlihat mendorong-dorong pantatnya ke belakang seolah ingin menjauhkan dirinya dari popok kotor tersebut. Ditambah lagi, mereka tampak menggeliat-geliat gusar serta dibarengi tangisan pendek dengan intensitas yang rendah dan terdengar seperti suara “heh”. Jika hal yang membuat mereka nggak nyaman tersebut nggak segera disingkirkan, bayi akan menaikkan suara maupun intensitas tangisannya.

#3 Menangis karena mengantuk

Lantas gimana dengan bayi yang mengantuk? Ketika mereka merasa mengantuk, awalnya bayi akan terlihat diam dan menerawang di tempat yang jauh seperti melamun. Bayi juga akan cenderung nggak fokus dan menghindari interaksi dengan sekitarnya manakala mereka ingin ditidurkan. Jika orang tua peka dengan sinyal-sinyal tersebut, sebaiknya bayi segera diajak tidur dengan cara ditimang atau dielus-elus agar nggak semakin rewel.

Level mengantuk yang meningkat kemudian ditandai dengan bayi yang menguap dan mengucek mata mereka sehingga area di sekitar alis pun akan tampak bersemu merah karena gesekan. Jika nggak segera ditindaklanjuti, bayi akan semakin menunjukkan kejengkelan mereka. Lazimnya, mereka akan dengan cemas menarik-narik telinga maupun wajah mereka. Masih belum cukup, lengan dan kaki mereka pun digoyangkan nggak beraturan seperti menunjukkan kalau mereka mulai nggak sabar lagi.

Apabila masih belum ditidurkan juga, bayi akan menangis histeris. Mungkin mereka kesal, kok nggak ada yang ngertiin. Rasa mangkel mereka semakin memuncak saat bayi tampak melengkungkan punggungnya dan badannya terlihat kaku karena marah. Tak hanya itu, bayi pun akan terlihat mengepalkan tangannya seperti orang dewasa yang kesal dan hendak meninju orang. Duh, kalau sudah sampai tahap ini artinya kantuk mereka sudah nggak tertahankan lagi. Segera dinina-bobokan, ya, Bund!

#4 Tangisan akibat nyeri

Sebagaimana orang dewasa, bayi pun akan menunjukkan rasa sakit fisik mereka melalui tangisan. Tangisan yang disebabkan oleh rasa sakit atau nyeri, biasanya terdengar seperti jeritan dengan nada tinggi. Berbeda dengan jenis tangisan-tangisan sebelumnya yang didahului dengan tanda-tanda lain terlebih dahulu, saat merasa nyeri, bayi bisa saja menangis secara mendadak seakan tanpa sebab.

Jika hal ini terjadi, segera dicari tahu sebabnya, ya. Soalnya siapa tahu bayi menangis karena digigit serangga atau binatang kecil lainnya yang membuat mereka kesakitan. Makanya orang dewasa perlu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar bayi agar terhindar dari benda berbahaya maupun kehadiran hewan kecil yang berpotensi menyakiti mereka.

Begitulah cara membedakan arti tangisan bayi menurut ilmu kedokteran anak. Mulanya, tangisan bayi memang lebih mudah dibedakan berdasarkan pemicunya. Namun jika dibiarkan terus tanpa ditangani akarnya, tangisan mereka akan sama-sama terdengar kencang dan bernada tinggi. Kalau sudah begini, makin susah untuk menebak kemauan si bayi.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk segera mengidentifikasi keinginan bayi sejak dini sebelum tangisan mereka semakin tinggi. Jangan setiap kali menangis langsung diberi susu. Hal ini justru membuat bayi makin kesal kalau bukan kelaparan yang menjadi sebabnya. Orang tua juga nggak perlu mengaitkan tangisan bayi dengan kehadiran makhluk halus. Daripada percaya mitos, ada baiknya pelajari dulu ilmu-ilmu di atas terlebih dahulu.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Daftar Istilah dalam Parenting untuk para Calon Orang Tua biar Woles dalam Pergaulan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2022 oleh

Tags: bahasa bayiBayimenangis
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

6 Hal yang Harus Dihindari Saat Menjenguk Bayi

6 Hal yang Harus Dihindari Saat Menjenguk Bayi

17 Juni 2022
Panduan berteman tanpa baper orang baperan makna baper arti baper mojok.co tempat menangis di tempat umum Menelanjangi Aktivitas Menangis dari Pakar Menangis

Menelanjangi Aktivitas Menangis dari Pakar Menangis

26 November 2019
3 Model Orang Berpuasa Menurut K.H. Anwar Zahid

3 Model Orang Berpuasa Menurut K.H. Anwar Zahid

24 Maret 2023
Tidak Hanya Lagu Pop atau Balad, Lagu Rock Juga Bisa Bikin Kita Menangis terminal mojok.co

Tidak Hanya Lagu Pop atau Balad, Lagu Rock Juga Bisa Bikin Kita Menangis

2 Maret 2021
Rekomendasi kado lahiran jenis kelamin bayi laki-laki perempuan kelamin anak bayi mojok

4 Rekomendasi Kado Lahiran yang Berkesan, biar Isinya Nggak Baju Bayi Terooos

8 Oktober 2021
5 Merek Susu Formula Ekonomis untuk Bayi Terminal Mojok

5 Merek Susu Formula Ekonomis untuk Bayi

28 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Temanggung yang Terkenal Nyaman Malah Bikin Orang Jombang Nggak Betah Mojok.co

Temanggung yang Terkenal Nyaman Bisa Bikin Orang Jombang Nggak Betah

30 April 2026
Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah Mojok.co

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

6 Mei 2026
Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri Mojok.co

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

5 Mei 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau Mojok.co

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

6 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal
  • Belajar Bertani dari Dasar, Akhirnya Hidupkan Ketahanan Pangan dari Lahan Kosong di Delanggu Klaten
  • 5 Ciri Orang Toxic yang Wajib di-Cut Off: Teman Manipulatif dan Bodo Amat dengan Kondisi Kita
  • Satu Kos sama Teman NPD alias Narsistik bikin Muak: Pusat Masalah tapi Tak Tahu Diri, Merasa Benar Sendiri dan Ogah Introspeksi
  • 4 Tipe Teman yang Sebaiknya Dilarang Menginap di Kos Kita: dari yang Cuma “Modal Nyawa”, hingga Teman Jorok tapi Tak Sadar Kalau Dia Jorok
  • Ortu Lebih Rela Jual Tanah buat Modal Anak Kerja di Jepang, Rp40 Juta Mending buat LPK ketimbang Rugi Dipakai Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.