Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Black Adam: Action Mantap, Story Ampas

Muhammad Haekal Ali Mahjumi oleh Muhammad Haekal Ali Mahjumi
20 Oktober 2022
A A
Black Adam: Action Mantap, Story Ampas

Black Adam: Action Mantap, Story Ampas (Akun Instagram @blackadammovie)

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun ini, seharusnya DCEU merilis dua film untuk tayang di layar lebar. Dua film tersebut yakni Black Adam dan Shazam: Fury Of The Gods. Karena harus bersaing dengan Avatar 2 pada Desember nanti, DCEU terpaksa mengalah dengan menggeser jadwal penayangan Shazam: Fury Of The Gods pada Maret tahun depan. Praktis, hanya Black Adam saja yang rilis tahun ini.

Black Adam sudah lama dinantikan fandom DC. Selain karena bercerita sosok anti-hero, Black Adam dibintangi oleh Dwayne “The Rock” Johnson yang merupakan salah satu aktor dengan bayaran termahal di dunia. Dan yang paling mengejutkan, The Rock sudah lama diproyeksikan menjadi Black Adam 15 tahun silam! Berkali-kali delay karena satu dan hal lain, Black Adam resmi tayang di layar lebar pada 19 Oktober 2022.

Saya langsung pesan tiket di hari pertama biar nggak kecipratan spoiler panas gara-gara medsos. Dan overall, Black Adam dibilang jelek sih nggak, cuma kalau dibilang bagus banget ya nggak juga. Ada plus-minusnya lah ya kenapa saya bilang gini.

Jika kalian pencinta film action, film ini cocok untuk kalian. Pada film ini, semua konflik harus selesai dengan cara adu jotos. Dari awal sampai akhir, penonton tak akan sempat menguap karena fight scene-nya bikin mata melek terus. Adu bacot bentar doang, langsung dilanjut adu jotos. Lirik dikit, jotos. Pokoke jotos-jotosan. Koreografi pertarungan jadi nilai plus film ini. 

Setiap adegan action didukung dengan sinematografi yang menawan. Seluruh elemen di belakang layar berhasil membawa suasana film menjadi nyata. Seperti saat adegan di udara, suasana masa lalu, kehidupan di dunia lain, dan lain sebagainya. Semua direkam dengan baik dibantu dengan scoring yang mengiringi. 

Action dari Black Adam sangat bagus. Terbukti dari awal kita disuguhi aksi dari The Rock menghabisi musuh sampai akhir. Namun, apakah Black Adam juga didukung dengan cerita yang bagus? Sayangnya, nggak.

Cerita dari Black Adam sangat simpel sehingga beberapa poin kurang dinarasikan dengan baik. Memang film ini menceritakan Black Adam sebagai anti-hero melawan musuh seperti Justice Society of America (JSA) dan Intergang untuk melindungi Kahndaq. Sayangnya, kurang dijelaskan beberapa poin penting seperti latar belakang Ishmael, cerita Adrianna yang kurang dikupas dengan emosional, dan kenapa harus JSA yang datang, bukan Justice League, untuk menengahi konflik.

Beberapa plot cerita mudah sekali ditebak oleh penonton. Dari awal sampai akhir, plot yang disajikan terkesan murahan sehingga mengurangi antusias dari penonton. Kalian bisa lihat pada saat adegan Black Adam bangkit dari kubur yang dengan gamblang diperlihatkan dalam film. Silahkan kalian cari sendiri mana yang saya maksud biar nggak kebanyakan spoiler di sini.

Baca Juga:

James Gunn Menjadi Pemimpin DCU: Perubahan Besar atau Sekadar Ikut-ikutan MCU?

Sebaiknya ‘Fast and Furious’ Dirampungkan saja, Ketimbang Makin Ngaco

Karakterisasi pemain juga menjadi sorotan. Beberapa bagus, namun beberapa lainnya cukup mengganggu. Black Adam berhasil digambarkan sebagai anti-hero yang punya jalan sendiri melawan ketidakadilan. Beberapa kali juga bodo amat dengan saran JSA agar nggak sembarangan bunuh musuh. JSA juga demikian. Kelompok superhero beranggotakan Dr. Fate, Hawkman, Cyclone, dan Atom Smasher digambarkan sebagai kelompok cinta damai dan nggak bakal main fisik jika kondisi memaksa mereka. Sayang, hanya Dr. Fate dan Hawkman saja yang mencuri perhatian. Kita semua sepakat jika tanpa kehadiran Dr. Fate dan Hawkman, film dari Black Adam bakal kurang banget.

Yang cukup mengganggu bagi saya yakni dengan kehadiran anak Adrianna. Setiap kali dapat menit main, selalu ada ocehan cringe ngalor-ngidul yang bikin gemes. Kalau bagi kalian wajar, ya maaf bagi saya nggak nyaman buat didenger. Padahal joke sarkas The Rock sudah disusun dan pecah telor, eh dirusak sama bacotan bocah cringe.

Kesimpulannya, Black Adam lebih cocok ditonton bagi pencinta film action minim adu bacot. Tiap menit, tiap detik, DCEU dan WBD berhasil memberikan action yang mantap dibantu dengan sinematografi yang ciamik. Tapi, dengan banyaknya adegan fighting yang disajikan, sutradara jadi lupa dengan story yang seharusnya bisa disusun lebih rapi agar nggak kelihatan ampas. Dua jam bukan waktu yang ideal bagi Black Adam jika film ingin diceritakan lebih detail. Sebagian penonton malah nggak sadar jika pacing film terlalu cepat karena asyik nonton mereka baku hantam selama dua jam.

Atau memang itu tujuannya: dibikin penuh action karena nggak bisa bikin cerita yang bagus? 

Black Adam belum bisa menyaingi pendahulunya seperti Aquaman dan The Suicide Squad. Namun, jika kalian ingin bernostalgia dengan film buatan Zack Snyder, Black Adam wajib ditonton karena punya vibe seperti Man of Steel yang banyak baku hantam serta efek slow motion khas dari Zack Snyder.

Dan buat yang belum nonton, jangan angkat kaki dari bangku bioskop dulu ya. Pokoknya jangan.

Sumber gambar: Akun Instagram @blackadammovie

Penulis: Muhammad Haekal Ali Mahjumi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA The Batman: Film Superhero kok Begini?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2022 oleh

Tags: black adamDCEUthe rock
Muhammad Haekal Ali Mahjumi

Muhammad Haekal Ali Mahjumi

Seorang lulusan Ilmu Sejarah yang kini berlabuh di semesta data. Jika dulu sibuk membedah narasi masa lalu, kini tekun mengolah angka untuk membaca pola masa depan.

ArtikelTerkait

James Gunn Menjadi Pemimpin DCU: Perubahan Besar Atau Sekadar Ikut-ikutan MCU?

James Gunn Menjadi Pemimpin DCU: Perubahan Besar atau Sekadar Ikut-ikutan MCU?

7 November 2022
fast and furious terminal mojok

Sebaiknya ‘Fast and Furious’ Dirampungkan saja, Ketimbang Makin Ngaco

24 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.