Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Huawei Band 7: Smartband dengan Layar Terbaik

M. Ainul Falah oleh M. Ainul Falah
2 September 2022
A A
Huawei Band 7: Smartband dengan Layar Terbaik

Huawei Band 7: Smartband dengan Layar Terbaik (Akun Instagram @huaweimobileid)

Share on FacebookShare on Twitter

Huawei Band 7 adalah jawaban untuk kalian yang sambat sama layar smartband yang kecil, tapi malas pindah  ke smartwatch

Sebagai seseorang pengguna smartband, saya memiliki kegalauan tersendiri. Saya ingin sebuah smartband yang memiliki layar cukup besar untuk aktivitas sehari-hari. Namun, yang namanya smartband pasti tak jauh dari bentuknya yang kecil, karena smartband selalu identik dengan kesan compact. Lewat masalah itu, muncul keinginan saya untuk menggunakan smartwatch yang memiliki layar yang pas untuk tangan saya. Namun, harganya yang mahal membuat saya berkata “nggak dulu” ke diri saya sendiri.

Sebelumnya, saya merupakan pengguna smartband Mi Band 4 selama dua tahun terakhir. Masalah layar yang terlalu langsing membuat saya kadang tidak nyaman dengan ikon-ikon yang ditampilkan. Empet-empetan. Saya memiliki niatan untuk pindah ke smartwatch Haylou RS4 yang memiliki harga miring dengan spek yang bikin pengin. Tapi setelah melihat dari dimensinya dan berbagai review orang-orang, sepertinya gadget ini tidak cocok di saya karena kebesaran. Hingga akhirnya saya menonton video David “di sini” Gadgetin yang sedang mereview Huawei Band 7. Dari situ, saya langsung jatuh cinta dan langsung ikut preorder smartband ini beberapa hari kemudian.

Setelah melewati berbagai susah dan senang dengan Huawei Band 7 selama dua bulan, kecintaan saya kepada wearable dari Huawei ini masih bertahan, walaupun tidak sespesial seperti di awal. Setidaknya ada beberapa hal yang menjadi keunggulan dari wearable dari Huawei ini yang menurut saya bisa jadi pertimbangan, terutama untuk Anda yang galau seperti saya.

#1 Layar cakep

Layar dari Huawei Band 7 ini memiliki ukuran 1.47 inch. Berbeda dengan ukuran layar smartband pada umumnya, desain layar dari Huawei Band 7 ini terlihat lebih gemuk untuk sebuah smartband. Namun, dengan ukuran layar yang terkesan gemuk itu, layarnya jadi cukup lega karena bisa menampilkan informasi dengan lebih jelas dan tidak terkesan empet-empetan. Ukuran dari Huawei Band 7 ini juga menurut saya tidak terlalu besar, juga tidak terlalu kecil, pas banget.

Layar yang dipakai juga sudah menggunakan tipe AMOLED dengan resolusi 194×368 pixel. Layar dari Huawei Band 7 ini menurut saya jadi salah satu layar smartband terbaik di kelasnya, cakep.

#2 Baterai awet, charge cepat

Untuk ketahanan baterai, Huawei mengklaim bahwa gadget ini bisa bertahan hingga 14 hari. Namun dari segi penggunaan, rata-rata bertahan 8-12 hari. Dan masih ada potensi lebih boros ketimbang itu.

Tenang, nggak perlu khawatir. Pengisian baterainya cepat. Pengalaman saya sih, sejam udah penuh, padahal cuman pakai charger1 1V 5A. Emejing.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

#3 Fitur lengkap

Fitur yang ditawarkan Huawei Band 7 ini juga terbilang cukup lengkap. Kecil-kecil begini, dia sudah dilengkapi oleh 96 workout mode yang juga didukung oleh mode deteksi olahraga otomatis, pengukuran saturasi oksigen otomatis, monitor detak jantung otomatis , tracking jam tidur, dan berbagai fitur lain. Fitur-fitur tersebut akan diolah dalam bentuk data yang bisa Anda akses melalui aplikasi Huawei Health. Gadget ini juga bisa diajak basah-basahan karena udah tahan air hingga 5 atm.

#4 Desain elegan

Satu hal yang membuat saya langsung jatuh cinta dengan Huawei Band 7 ini adalah desainnya yang cantik abis. Dimensi dari wearable ini tipis dengan ketebalan hanya di angka 9.99 mm dengan pinggiran yang dibuat melengkung, membuatnya terkesan mewah dan mahal. Huawei menyediakan empat warna untuk seri Band 7 ini. Ada Graphite Black, Wilderness Green, Nebula Pink, dan Flame Red. Saya sendiri memilih varian yang Wilderness Green karena terlihat lebih keren dan lakik dengan kesan yang ditampilkan.

Desain yang elegan itu juga bisa digunakan dalam berbagai situasi dan kondisi. Jika Anda menggunakan smartband ini untuk olahraga, menurut saya sangat cocok karena desainnya yang tidak terlalu besar sehingga tak mengganggu aktivitas olahraga Anda. Wearable ini juga cocok digunakan untuk acara formal seperti kondangan, date, ataupun aktivitas lainnya.

Itu dia beberapa kelebihan dari Huawei Band 7 yang bisa saya temui. Jika bicara kelemahan yang ada, menurut saya yang paling mengganggu adalah konektivitas antara wearable dan ponsel. Hingga tulisan ini dibuat, Huawei Health versi playstore masih belum support untuk seri Band 7, ini sehingga user harus menggunakan huawei health yang ada di App Galery. Untunglah ketika menggunakan Huawei Health yang versi App Galery, konektivitas langsung jadi moncer.

Overall, Huawei Band 7 adalah salah satu wearable paling pas, terutama untuk Anda yang galau ketika layar smartband kekecilan, tapi males ganti smartwatch karena takut kegedean. Huawei Band 7 ini benar-benar pas. Berbagai fitur yang ditawarkan juga menurut saya cukup worth to buy. Dengan harga Rp529.000, Anda bisa dapat smartband ciamik dengan fitur yang apik. Jadi, mau minta izin, atau minta maaf aja nih?

Sumber gambar: Akun Instagram @huaweimobileid

Penulis: M. Ainul Falah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Apple Watch Series 7, Bukti Produk Baru Apple Nggak Selalu Layak untuk Dibeli

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2022 oleh

Tags: huawei band 7smartbandsmartwatch
M. Ainul Falah

M. Ainul Falah

Penulis pemula.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

27 Januari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi
  • 4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang
  • Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat
  • Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi
  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.