Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Lagu Galau Era 2000an untuk Kamu yang Hatinya Sedang Tertusuk Gundah

Vania Safa Nurlita oleh Vania Safa Nurlita
7 Juli 2022
A A
Lagu galau 2000an. (Unsplash.com)

Lagu galau 2000an. (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semua ini berawal ketika saya sedang duduk di sebuah kedai kopi di Surabaya yang playlist-nya lagu galau  2000an. Mencoba menoleh lagi ke belakang dan saya menyadari bahwa di era 2000-an, acara musik masih ramai di televisi.

Iya, sebelum YouTube, Spotify, dan kawan-kawannya menjadi “dewa musik” saat ini, MTV dan Klik! sudah menjadi dewa duluan. Lagu cinta dan lagu galau 2000an kebanyakan dikemas dengan melodi yang mendayu-dayu seperti kata Efek Rumah Kaca, berbeda dengan sekarang yang kebanyakan lagunya memiliki melodi bahagia, tetapi liriknya menusuk. 

Namun, bukan berarti lagu galau sekarang kalah dengan yang dulu. Banyak juga lagu galau zaman dulu yang masih ngena sampai sekarang.

Sepertinya, generasi muda saat itu lebih sering menghabiskan waktunya mengulik lagu galau daripada menghabiskan waktunya berjam-jam di kedai kopi. Beberapa musisi 2000-an juga ada beberapa yang masih berkarya hingga kini, tetapi ada juga lainnya yang entah bagaimana kabarnya sekarang. 

Dari sekian banyaknya lagu galau 2000an yang sangat membekas, beberapa lagu ini sangat akrab di telinga ketika saya masih menjadi bocah SD ingusan yang belum ngerti apa itu cinta.

Tangga – Terbaik Untukmu

Maafkanlah bila ku selalu

Membuatmu marah dan benci padaku

Kulakukan itu semua

Baca Juga:

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

Peterpan Mending Nggak Usah Reuni kalau Nggak Ada Ariel dan Uki, Bikin Kecewa Aja

Hanya untuk buatmu bahagia

Lagu-lagu Tangga memang bolak-balik muncul di acara musik televisi era 2000-an. Namun, lagu “Terbaik Untukmu” ngena banget! Lagu galau ini masih sering saya jumpai diputar di beberapa kedai kopi di Surabaya dan dinyanyikan oleh pemuda-pemudi yang sedang berkaraoke ria. 

Mungkin, hal ini terjadi karena liriknya relate banget sama kondisi percintaan pemuda-pemudi dan mudah dihafal. Namun, lagu-lagu Tangga yang lainnya juga nggak kalah ngena, kok!

Yovie n Nuno – Galau

Bila cintaku ini salah

Bila cintaku ini salah

Hatiku tetap untukmu

Namun kenyataannya parah

Dirimu tak pernah untukku

Lihat judulnya saja udah bisa ditebak kalau lagu ini lagu galau ultimate. Ditambah setelah membaca liriknya, ternyata lagunya si paling galau. 

Mungkin lagu ini tak seterkenal “Janji Suci”, “Dia Milikku”, dan lagu Yovie n Nuno lainnya. Namun, lagu ini selalu gampang banget akrab sama telinga dan tetap ngena hingga kini. Dijamin, meskipun nggak tahu judulnya, pendengar selalu bisa nyanyiin walau hanya satu bait.

Geisha – Lumpuhkan Ingatanku

Lumpuhkanlah ingatanku

Hapuskan tentang dia

Ku ingin ku lupakannya

Adalah dari kalian generasi 2000an yang nggak kenal Geisha? Band spesialis lagu galau satu ini langganan program musik televisi era 2000an. Tak hanya lagu “lumpuhkan Ingatanku”, sederet lagu Geisha lainnya juga sama galaunya seperti, “Jika Cinta Dia”, “Cinta dan Benci”, dan masih banyak lagi lainnya.

Letto – Ruang Rindu

Kau datang dan pergi, oh, begitu saja

Semua kut’rima apa adanya

Mata terpejam dan hati menggumam

Di ruang rindu kita bertemu

Dulu, ketika masih populer yang namanya ringtone, lagu ini sering saya dengar menghiasi nada panggilan orang-orang melalui handphone Nokia-nya. Liriknya yang mendayu dan dikemas dengan melodi sedih sepertinya sudah cukup menggambarkan lagu populer Indonesia era 2000an. 

Ibarat remaja zaman sekarang yang kecanduan “Hati-hati di Jalan” milik Tulus, remaja era 2000an sepertinya kecanduan lagu galau ini. Bahkan, mungkin kalau di tahun 2000an sudah ada TikTok, lagu ini pasti sudah tersedia versi remix-nya.

Peterpan – Semua Tentang Kita

Ada cerita tentang aku dan dia

Dan kita bersama saat dulu kala

Ada cerita tentang masa yang indah

Saat kita berduka, saat kita tertawa

Remaja era 2000an mana yang tak kenal Peterpan? Bahkan lagu ini selalu terdengar mengiringi petikan gitar-gitar ketika pertama kali dibawakan untuk belajar. Peterpan tentu pernah mengalami masa-masa emas dikala namanya menjadi band favorit remaja masa itu. Hingga kini, vokalisnya tetap menjadi idola semua orang, sih.

Nah, Itu dia 5 lagu galau 2000an yang masih sering saya dengar. Terutama kalau lagi nongkrong di kedai kopi yang nggak terlalu ramai dan suasananya syahdu. Lagu-lagu tersebut bisa dikatakan tak lekang oleh waktu karena liriknya yang masih relate sama kondisi percintaan remaja zaman sekarang

Penulis: Vania Safa Nurlita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 15 Lagu Galau Indonesia untuk Temani Hatimu yang Kacau.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2022 oleh

Tags: Geishalagu galaulagu galau 2000-anpeterpanTanggaYovie n Nuno
Vania Safa Nurlita

Vania Safa Nurlita

Mahasiswa hobi ngopi yang sedang belajar nulis.

ArtikelTerkait

15 Lagu Galau Indonesia untuk Temani Hatimu yang Kacau Terminal Mojok

15 Lagu Galau Indonesia untuk Temani Hatimu yang Kacau

19 Maret 2022
Peterpan Mending Nggak Usah Reuni kalau Nggak Ada Ariel dan Uki, Bikin Kecewa Aja Mojok.co

Peterpan Mending Nggak Usah Reuni kalau Nggak Ada Ariel dan Uki, Bikin Kecewa Aja

10 Juli 2025
Urusan Ganti Vokalis, Band Indonesia Harus Belajar dari Yovie & Nuno

Urusan Ganti Vokalis, Band Indonesia Harus Belajar dari Yovie & Nuno

22 Desember 2022
KLa Project Adalah Satu-Satunya Band yang Bisa Bikin Lagu Patah Hati yang Nggak Terdengar Cengeng

KLa Project Adalah Satu-Satunya Band yang Bisa Bikin Lagu Patah Hati yang Nggak Terdengar Cengeng

21 Desember 2023
Remake Lagu Yang Terdalam, Video Klip Noah yang Overrated terminal mojok.co

Remake Yang Terdalam, Video Klip Noah yang Overrated

18 Desember 2021
Kasta Lagu Peterpan Paling Membekas di Ingatan Fans yang Seharusnya Dinyanyikan Saat Reuni Mojok.co

Kalau Peterpan Reuni Nanti, Andika dan Vokalis Bayaran Wajib Menyanyikan 5 Lagu yang Paling Membekas di Ingatan Fans Ini

11 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.