Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Nasi Padang Lauk Telur Dadar, Comfort Food Terbaik di Rumah Makan Padang

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
23 Juni 2022
A A
Nasi Padang Lauk Telur Dadar, Comfort Food Terbaik di Rumah Makan Padang warteg masakan padang

Nasi Padang Lauk Telur Dadar, Comfort Food Terbaik di Rumah Makan Padang (Midori via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Nasi padang lauk telur dadar adalah sebaik-baiknya comfort food

Saya yakin, hampir semua dari kita pasti pernah menyantap nasi padang dengan berbagai lauk yang nggak ngotak enaknya. Habisnya, mau bagaimana lagi? Semua jenis nasi padang memang begitu nikmat di lidah, tak peduli mau yang di rumah makan pinggir jalan ataupun di restoran ber-AC. Oleh karena itu, setiap orang tentu memiliki paket kesukaannya bila singgah ke rumah makan Padang.

Namun, bagi saya pribadi, nasi padang dengan lauk telur dadar adalah yang terbaik dan menjadi comfort food saya, dan saya yakin banyak orang punya selera yang sama. Lho, kok bisa?

#1 Dapat dinikmati dengan mudah

Ada sebuah ungkapan dalam masyarakat, “Belum resmi makan nasi Padang kalau makan nggak pake tangan.” Maksudnya makan pake tangan langsung, bukan pake garpu sendok gitu. Nanti dikira makan pake kaki, ye kan lawak.

Saya sendiri cukup mengamini pernyataan tersebut. Seporsi nasi padang akan terasa lebih menggugah jika dinikmati menggunakan jari-jari tangan, bukan menggunakan garpu dan sendok. Alasan lain yang semakin menguatkan hal tersebut adalah karena ada beberapa lauk yang akan sulit disantap bila menggunakan peralatan makan “formal”. Misalnya, kepala ikan kakap.

Jika kalian memesan sepiring nasi kepala ikan kakap, kalian harus memakannya dengan menggunakan tangan agar setiap kelezatan yang tersembunyi di balik setiap bagian kepala si ikan bisa dinikmati secara sempurna. Alhasil, dapat dikatakan salah satu kekurangan dari menu tersebut adalah cara menikmatinya yang agak merepotkan karena harus mengotori tangan.

Sementara itu, jika kalian memesan seporsi nasi telur dadar, kalian tidak perlu terlalu memikirkan akan di mana letak tempat cuci tangan dan sebagainya. Mengapa? Karena menu tersebut dapat dinikmati dengan mudah menggunakan sendok dan garpu. Alhasil, tangan kita tidak perlu berkotor-kotor dalam lelehan minyak dan kuah kari yang lengket.

Akan tetapi, jika kalian merupakan golongan orang yang memegang teguh ungkapan di atas, maka tak masalah pula bila kalian akan tetap menyantapnya dengan tangan. Yang penting, mau bagaimanapun rasanya akan sama-sama juara!

Baca Juga:

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

Makan Nasi Padang Pakai Sendok Itu Bukan Dosa dan Tidak Melanggar Hukum!

#2 Disukai oleh (hampir) semua orang

Selama saya hidup, belum pernah sekali pun saya bertemu dengan seseorang yang alergi atau tidak menyukai telur dadar. Jika pun ada individu yang ternyata tidak menyukainya, bisa saja penyebabnya bukan karena telurnya, tetapi karena bahan lainnya. Campuran daun bawang, misalnya. Maka dari itu, saya yakin orang-orang suka telur dadar. Terlebih, jika telur dadar yang disajikan adalah telur dadar khas Padang.

Bagi setiap orang yang pernah mencicipinya, mereka pasti paham bahwa menu tersebut memiliki beberapa perbedaan dibandingkan telur dadar biasa. Saya tak tahu apa perbedaannya dari segi resep dan cara pembuatannya, tetapi dari segi rasa dan penampilan luarnya, saya menganggapnya memiliki tekstur yang lebih renyah, rasa yang lebih gurih, dan ukuran yang lebih tebal. Itulah mengapa, saya yakin telur dadar khas rumah makan Padang pasti disukai oleh mayoritas pencinta kuliner.

#3 Harga yang terjangkau

Sebagai mahasiswa seutuhnya alias berkantong tipis, saya harus pintar-pintar memilih menu makanan. Harus murah, dan harus enak. Bisa? Lho, bisa banget. Nasi padang telur dadar itu contohnya.

Di tempat saya tinggal, Palembang, satu porsi nasi padang telur dadar harganya tak sampai sepuluh ribu rupiah. Harga tersebut tentu saja cocok dengan mahasiswa seutuhnya. Enak, murah, bikin kenyang. Tentu saja kalau dibandingkan rendang, kakap, masih kalah. Tapi, mbok tahu diri.

Itulah tiga alasan nasi padang telur dadar adalah sebaik-sebaiknya comfort food. Cara memakannya yang mudah, rasanya yang disukai oleh mayoritas orang, serta harganya yang terjangkau menjadi tiga pertimbangan yang menentukan. Meski begitu, saya juga tak menampik bahwa menu-menu lain, misalnya nasi perkedel, juga layak untuk meraih penghargaan tersebut.

Tunggu apa lagi, segera ke warung nasi padang sekarang daripada kalian menelan ludah dari awal sampe akhir tulisan. Masak aer biar mateng, GAS!

Sumber gambar: Midori via Wikimedia Commons

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Dosa Saat Makan Nasi Padang yang Kerap Dilakukan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2022 oleh

Tags: Nasi Padangtelur dadarwarung makan padang
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

5 Alasan di Balik Nasi Padang yang Ngangenin dan Bikin Kita Pengin Terus Menyantapnya Terminal Mojok

5 Alasan di Balik Nasi Padang yang Ngangenin dan Bikin Kita Pengin Terus Menyantapnya

23 April 2022
Nasi Kandar dan Nasi Padang, Serupa Bentuknya, Serupa Rasanya

Nasi Kandar dan Nasi Padang, Serupa Bentuknya, Serupa Rasanya

1 Desember 2023
Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki kabupaten wonogiri mie ayam wonogiri

Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki

1 November 2024
Rekomendasi 3 Makanan yang Bisa Dijadikan Waffle oleh William Gozali terminal mojok

Rekomendasi 3 Makanan yang Bisa Dijadikan Waffle oleh William Gozali

27 Juli 2021
orang padang

Kenapa Orang Padang Ada Dimana-Mana?

11 Juni 2019
Nasi Kapau vs Nasi Padang Membedah Karakter Konsumen dari Perbedaan Keduanya Terminal Mojok

Nasi Kapau vs Nasi Padang: Membedah Karakter Konsumen dari Perbedaan Keduanya

18 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.