Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

4 Kelemahan Honda Vario 125 yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Bekasnya

Budi oleh Budi
24 April 2022
A A
4 Kelemahan Honda Vario 125 yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Bekasnya Terminal Mojok

4 Kelemahan Honda Vario 125 yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Bekasnya (Cornelius Krishna Tedjo/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mau beli Honda Vario 125 bekas? Ini beberapa kelemahan yang kudu dipertimbangkan.

Siapa pun tentu memahami kalau Honda Vario 125 jadi salah satu motor matik favorit banyak orang. Desain bodinya yang sporty dan performanya yang tangguh tentu jadi alasan kuat mengapa banyak orang mengincar skutik ini. Tak heran jika Honda Vario jadi motor matik terlaris milik pabrikan Honda selain Honda Beat.

Namun tak ada gading yang tak retak. Jika ingin membeli motor matik bekas dan kebetulan yang Anda incar adalah Honda Vario 125, mending simak dulu beberapa “penyakit” bawaannya. Yah, sekadar bahan pertimbangan sih dan tentu saja biar nggak kaget-kaget amat kalau di kemudian hari Vario 125 yang Anda pinang mengalami sakit serupa.

Honda Vario dan Honda Beat (Maharani Afifah/Shutterstock.com)

Beberapa kelemahan yang akan Anda baca di bawah ini sebagian bersumber dari keluhan-keluhan pengguna Honda Vario 125 yang saya temui di bengkel motor. Pun dari cerita beberapa teman yang kebetulan memakai skutik ini.

Kelemahan pertama terdapat pada bodi motor. Anda nggak usah kaget saat mendengar suara getar dari skutik satu ini. Banyak yang mengeluhkan bodi Vario 125 gampang getar, tapi tak sedikit yang cuek juga, sih. Apalagi waktu selesai dibongkar. Ada saja yang bunyinya “ter…ter…ter…”.

Bukan cuma masalah bodi yang getar, bodi plastiknya pun terasa getas alias gampang pecah gitu. Contohnya cover knalpot Honda Vario 125 yang kalau kesenggol dikit di parkiran jadi gampang retak. Belum lagi di bagian bawah setang motor yang sering bersinggungan dengan lutut juga mudah pecah.

Ilustrasi Honda Vario 125 (Lakilima/Shutterstock.com)

Kelemahan kedua ada di bagian CVT. Pasti Anda juga sudah mafhum, kan, kalau CVT Honda Vario 125 itu suka gredek—kayaknya hampir semua produk skutik dari pabrikan Honda punya masalah gredek di area CVT, sih. Apalagi kalau motor yang pengin Anda pinang sudah mengalami pemakaian yang panjang dan minim perawatan, beuh, suara gredeknya bisa muncul kapan saja.

Sebenarnya ada sedikit solusi untuk mengatasi CVT gredek ini, yaitu dengan mengganti sparepart aftermarket anti-gredek. Namun tentu saja butuh biaya tambahan.

Baca Juga:

Honda Vario 125 Generasi Keenam, Motor dengan Desain Gagah tapi Kualitasnya Ampas

5 Alasan Beli Motor Bekas Lebih Cerdas daripada Motor Baru

Kelemahan ketiga, velg-nya gampang peyang. Meski harus diakui model velg Vario 125 sporty abis nggak kayak pabrikan sebelah yang model velg-nya sama melulu dari zaman dahulu kala, entah kenapa ada beberapa rekan montir yang bilang kalau kualitas velg Honda Vario kurang bagus. Ketahanan material yang dipakai terasa kurang kokoh karena gampang peyang. Beberapa konsumen yang datang ke bengkel pernah bercerita velg Vario miliknya jalan agak oleh setelah nggak sengaja menghantam lubang di jalan, padahal kecepatannya nggak kencang.

Velg motor (Shutterstock.com)

Kelemahan keempat, muncul suara ngeter dari knalpotnya. Nggak sedikit juga pemilik Honda Vario 125 yang mengalami suara ngeter, apalagi waktu dibawa jalan pelan. Padahal berdasarkan penuturan teman saya yang pernah mengalami hal ini, nggak ada masalah apa-apa di bagian knalpotnya. Tiba-tiba muncul suara kasar ngeter gitu. Biasanya sih suara ini timbul akibat las-lasan yang menempelkan sekat knalpot dengan selongsongnya lepas, alhasil terjadi gesekan hingga menimbulkan bunyi-bunyi nggak enak di area knalpot motor.

Namanya motor matik mau sebagus dan semahal apa pun pasti ada saja celah minusnya, apalagi jika Anda membeli kondisi bekasnya. Bagi Anda yang pengin beli Honda Vario 125 bekas, pertimbangkan dulu kelemahan-kelemahan di atas. Jangan lupa juga siapkan dana lebih kalau butuh perbaikan nantinya.

Penulis: Budi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kawasaki Athlete, Motor Ayam Jago Jadi-jadian.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 April 2022 oleh

Tags: Honda Vario 125motor bekas
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Yamaha V80, Motor Bekas Tua Bangka yang Hampir Bikin Celaka (Unsplash)

Derita Motor Bekas: Niatnya biar Irit, Malah Bikin Dompet Makin Menjerit

3 Agustus 2023
Honda Vario 125 Old, Motor Paling Loyo Sedunia (Firzafp via Wikimedia Commons)

Honda Vario 125 Old, Motor Loyo yang Nggak Ramah Polisi Tidur dan CVT yang Sering Gredek

12 Desember 2023
5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas  Mojok.co

5 Hal yang Harus Diperhatikan Orang yang Awam Dunia Otomotif sebelum Beli Motor Bekas 

17 Agustus 2024
Pengalaman Merawat Kawasaki Athlete 2010, Biayanya Lebih Mahal daripada Harga Beli Mojok.co

Pengalaman Merawat Kawasaki Athlete 2010, Repot dan Biayanya Lebih Mahal daripada Harga Beli

10 Oktober 2024
Saya Nggak Menyesal Membeli Honda Vario 125 2013

Honda Vario 125 2013, Motor yang Nggak Saya Sesali Pembeliannya

24 Juli 2023
5 Tips Hemat Biaya Perawatan Motor Honda Supra X 125 Bekas (Unsplash)

5 Tips Menghemat Biaya Perawatan Motor Honda Supra X 125 Bekas dari Montir dengan Pengalaman 24 Tahun

16 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi Mojok.co

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi

21 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.