Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

4 Alasan Saya Bertahan dengan Indosat Lebih dari 17 Tahun

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
8 Februari 2022
A A
4 Alasan Saya Bertahan dengan Indosat Lebih dari 17 Tahun terminal mojok.co

4 Alasan Saya Bertahan dengan Indosat Lebih dari 17 Tahun (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perkara operator selular, sebagian orang memilih untuk berganti-ganti kartu menyesuaikan kebutuhannya saat itu. Baik untuk mengejar promo paket internet yang lebih murah, mencari sinyal provider yang lebih kuat di daerahnya, berusaha menghilang dari mantan kekasihnya, pun ada yang ingin lenyap biar nggak ditagih utang. Namun, sebagian lainnya memilih bertahan dengan kartu tertentu dalam jangka waktu yang lama. Sementara saya, adalah yang kedua. Saya bertahan dengan kartu selular Indosat sudah lebih dari 17 tahun. Tepatnya, sejak saya duduk di bangku SMP.

Di tahun pertama, Indosat sangat menyenangkan sekali untuk dipakai. Ada berbagai macam paket SMS murah yang saya manfaatkan untuk berbagai keperluan. Saat itu, paket 1.000 SMS ke semua operator bisa saya tebus dengan cukup membayar Rp30 ribu. Ini beda jauh dengan Telkomsel yang saat itu tarif sekali SMSnya sangat mahal, yakni Rp300 ke operator lain dan Rp100 ke sesama Telkomsel. Oleh karena itu, banyak pelajar yang akhirnya beralih ke Indosat untuk keperluan SMS-an sehari-hari.

Permasalahan baru muncul pada 2008, saat Yahoo Messenger lagi booming di kalangan anak muda tanah air. Saat itu, kecepatan internet Indosat banyak dikeluhkan penggunanya. Jangankan kecepatan internet, sekadar SMS-an bisa pending sampai berjam-jam. Namun, saya memutuskan untuk tidak mengganti kartu selular saya sama sekali dan memilih terus bertahan.

Pun, ketika era BlackBerry, Android, Windows Phone, hingga Apple merajai sistem operasi HP. Termasuk ketika banyak pabrikan smartphone menawarkan fitur dual SIM. Saya tetap bertahan dan memutuskan untuk tidak menggunakan fitur dual SIM apalagi sampai mengganti nomor yang saya miliki. Meskipun saat itu, banyak kartu selular yang jauh lebih murah dan jauh lebih kuat sinyalnya. Keputusan saya ini disebabkan beberapa hal. Di antaranya sebagai berikut.

#1 Saya tidak punya budget untuk pakai dual SIM card sekaligus

Biasanya, orang akan memilik untuk menggunakan dua nomor dalam satu ponsel. Satu nomor utama untuk keperluan telepon dan SMS, sementara satunya untuk paket data internet. Namun, ngapain saya harus repot-repot begitu? Saya merasa tidak membutuhkannya. Apalagi, dua kartu selular justru akan meningkatkan budget pengeluaran saya. Tentu saja, ini tidak baik.

#2 Indosat sudah cukup memenuhi kebutuhan saya

Meski sinyalnya tidak sebagus Telkomsel maupun tarifnya tidak semurah provider lainnya, saya masih bisa menggunakan sambungan internet maupun melakukan panggilan telepon dengan lancar. Termasuk ketika saya bekerja di pedalaman Kalimantan beberapa tahun yang lalu. Lantas, ngapain saya harus ribet ganti kartu selular kalau layanannya masih bagus dan sudah cukup memenuhi kebutuhan hidup saya?

#3 Saya tidak punya masalah pribadi

Saya tidak punya masalah pribadi. Pun saya tidak punya banyak utang yang menyebabkan saya untuk ganti nomor supaya tidak kena teror. Lagian, ganti nomor HP itu ribet. Kita harus bikin pengumuman bahwa kita ganti nomor ke semua orang yang kita kenal. Kalau orangnya mau save nomor kita sih mending, ya. Namun, kalau orangnya ternyata malas buat save nomor baru kita gimana? Kan, ribet, yak.

#4 Saya bukan orang penting yang dihubungi orang banyak

Saya bukanlah pejabat pemerintahan, pengusaha, atau selebritis. Jadi ngapain saya harus merepotkan diri dengan mengganti nomor HP? Pakai nomor ini selama lebih dari 15 tahun aja HP saya sepi, apalagi kalau saya harus ganti nomor? Bakal sesepi gimana lagi hidup saya nanti?

Baca Juga:

Indosat Sebenarnya Provider yang Unggul kecuali Notifikasinya yang “Mengotori” Layar

Kartu Indosat Pascabayar Sebenarnya Tidak Spesial, tapi Saya Loyal Menggunakannya Selama 7 tahun 

Seperti itulah kisah saya yang tetap bertahan dengan Indosat selama lebih dari 17 tahun. Dalam rentang 17 tahun tersebut, HP saya sudah hilang tiga kali dan saya sudah berkali-kali ganti HP. Namun, saya tetap menggunakan nomor lama saya supaya mudah dihubungi oleh orang yang sudah saya kenal dari lama.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2022 oleh

Tags: indosatjaringan internetOperator Selularprovider
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Telkomsel Itu Bukan Tidak Humanis, tapi Hanya Mencoba Realistis

Telkomsel Itu Bukan Tidak Humanis, tapi Realistis

7 Juni 2020
Satu Dekade Setia Bersama Tri

Satu Dekade Setia Bersama Tri

12 Februari 2022
Iconnet Nggak Lebih Baik dari Provider Internet Lainnya, Buktinya Saya Tetap Kecewa

Iconnet Nggak Lebih Baik dari Provider Internet Lainnya, Buktinya Saya Tetap Kecewa

27 Oktober 2024
Budaya Restart Router Memang Menyebalkan, tapi Percayalah, IndiHome Tetap Provider Internet Terbaik Saat Ini

Budaya Restart Router Memang Menyebalkan, tapi Percayalah, IndiHome Tetap Provider Internet Terbaik Saat Ini

19 Februari 2024
Tri, Operator Seluler dengan Layanan Customer Service Paling Ribet se-Indonesia. Juaranya Bikin Pelanggan Emosi

Tri, Operator Seluler dengan Layanan Customer Service Paling Ribet se-Indonesia. Juaranya Bikin Pelanggan Emosi!

23 Februari 2024
Dikecewakan by.U, Provider dari Telkomsel, Setelah Setahun Setia Bersama

Dikecewakan by.U, Provider dari Telkomsel, Setelah Setahun Setia Bersama

4 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.