Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

10 Kata Slang dalam Bahasa Sunda

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
31 Januari 2022
A A
10 Kata Slang dalam Bahasa Sunda terminal mojok.co

10 Kata Slang dalam Bahasa Sunda (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, slang adalah ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang sifatnya musiman. Ia biasa dipakai oleh kaum remaja atau kelompok sosial tertentu untuk komunikasi intern. Maksudnya, agar yang bukan anggota kelompok tidak mengerti. Kata slang tumbuh dalam berbagai kelompok masyarakat, mulai dari Amerika Serikat, Indonesia, hingga masyarakat Sunda.

Sebagai salah satu bahasa di provinsi Jawa Barat, bahasa Sunda tentu memiliki kata-kata slangnya sendiri. Umumnya, ini diciptakan dan dikembangkan oleh para anak muda asal Bandung. Namun, dalam penggunaannya, saya sarankan kata-kata slang ini tidak digunakan sembarangan karena bisa dianggap tidak sopan oleh orang yang lebih tua maupun yang status sosialnya lebih tinggi dari pengucapnya. Kata-kata slang berikut saya sarankan diucapkan pada orang yang usianya sebaya maupun pada orang yang status sosialnya setara dengan kita.

#1 Harkos

“Harkos” merupakan sebuah singkatan dari “harapan kosong”. Ia sangat populer digunakan anak muda asal Jawa Barat. Harkos biasa digunakan pada seseorang yang banyak bicara maupun tidak menepati janji. Misalnya, “Si Asep mah harkos euy, janjian jam 10 tapi sampai jam 12 belum datang juga!”

#2 Kumsi

“Kumsi” merupakan sebuah singkatan dari “kumaha sia”, yang artinya “gimana kamu ajalah!”

Istilah ini biasa diucapkan anak muda Jawa Barat jika sedang kesal. Misalnya “Kumsi we lah! (Gimana kamu ajalah), aku udah nggak tahu lagi gimana caranya menghadapi kamu yang selalu harkos!”

#3 Jangar

“Jangar” merupakan kata slang dalam bahasa Sunda yang artinya pusing. Istilah ini biasa digunakan oleh seseorang yang lagi pusing-pusingnya ketika berhadapan dengan sesuatu yang bikin ia pusing. Misalnya, “Aing mah jangar euy skripsian teh teu beres-beres!” (Saya mah jangar euy, skripsian nggak selesai-selesai!).

#4 Etpis

“Etpis” merupakan kata slang dalam bahasa Sunda yang artinya “eta pisan”. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, “etpis” bisa diartikan “iya banget” atau “setuju banget”.

Contoh kalimatnya adalah, “Eta pisan euy! Memang seharusnya kalau janjian sama si Asep jangan sembarangan, dia mah harkos orangnya!”

Baca Juga:

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

#5 Sanguan

“Sanguan” merupakan kata slang dalam bahasa Sunda yang artinya tambahkan sangu atau nasi. Kamu bisa menggunakan kalimat ini jika kamu ingin menambahkan nasi ketika makan seperti, “Sanguan atuh, ameh wareg tuang teh!” (Tambahin nasi atuh, biar makannya kenyang).

Kamu juga bisa menggunakan kalimat ini sebagai bentuk sarkasme ataupun sindiran pada seseorang dengan kalimat, “Sok, sanguanlah masalah teh! Teu ngaruh ka aing mah!” (Silakan bumbui saja masalah ini! Tidak berpengaruh apa pun ke saya, mah!).

#6 Asa Teu Kudu

“Asa teu kudu” merupakan kata slang dalam bahasa Sunda yang artinya “kayaknya nggak perlu deh!”

Kamu juga bisa menggunakan kalimat ini sebagai bentuk kalimat protes atas sesuatu hal yang kamu anggap berlebihan, misalnya, “Asa teu kudu pake jas ke nikahan Mamat, mah! Panas atuh siang-siang mah pake jas!”

#7 Darmaji

“Darmaji” merupakan kata slang dalam bahasa Sunda yang berasal dari singkatan “dahar lima ngaku hiji” alias “makan lima ngakunya satu”.

Kamu juga bisa menggunakan kalimat ini jika kamu mendapati teman kamu yang tidak jujur ketika jajan di warung terdekat dengan kalimat, “Teh, si Ujang mah darmaji euy! Makan gorengan banyak ngakunya cuma segitu! Yang jujur atuh Ujang! Jangan licik!”

Tidak cuma itu, kamu juga bisa menggunakan istilah slang bahasa Sunda ini ketika menyindir teman kamu yang rakus ketika makan sehingga orang lain nggak kebagian sama sekali.

#8 Hardolin

“Hardolin” merupakan kata slang dalam bahasa Sunda yang berasal dari singkatan “dahar, modol ulin” alias “makan, buang air besar, dan main”.

Istilah “hardolin” bisa disematkan pada seseorang yang kerjanya hanya bermalas-malasan di rumah. Kerjanya kalau nggak makan, buang air besar, dan main gim atau nonton TV seharian. Kamu bisa menggunakan kalimat seperti, “Si Euis mah hardolin euy di rumah teh! Bukannya bantuin beres-beres!”

#9 Culametan

“Culametan” pastinya tidak asing di telinga kalian, bukan? Beberapa tahun belakangan, istilah slang dalam bahasa Sunda ini begitu populer di dunia maya, terutama TikTok. “Culametan” dalam bahasa Sunda bisa diartikan sebagai sebutan untuk orang yang kerjanya cuma minta makanan orang lain atau menyebut orang yang suka meminta makanan orang.

Contoh kalimat yang bisa kamu gunakan adalah, “Si Nining mah culametan ih kalau aku lagi makan teh. Ai aku yang minta makanan ke dia, nggak boleh!”

#10 Gordes

“Gordes” merupakan istilah slang dalam bahasa Sunda singkatan dari “gorowok desa” yang bisa digunakan untuk menyebut seseorang yang suara teriakannya terlalu berlebihan. Contoh kalimat yang bisa kamu gunakan adalah, “Kamu mah kalau nonton Persib teh suaranya gordes pisan! Sampai-sampai kedengeran ke tetangga sebelah!”

Itulah ragam paket kata slang dalam bahasa Sunda yang patut kamu ketahui. Kata-kata tersebut bisa kamu gunakan untuk berkomunikasi dengan teman-teman kamu yang sebaya supaya kamu bisa lebih gaul dengan mereka. Jangan sekali-kali menggunakan kata-kata slang ini pada orang yang lebih tua maupun yang status sosialnya lebih tinggi dari kamu, ya! Kamu bisa dianggap nggak sopan sampai dianggap kurang ajar kalau sembarangan menggunakan kata-kata tersebut.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2022 oleh

Tags: Bahasa Sundapilihan redaksislang
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

Kupat Tahu Bukan Makanan Khas Magelang Paling Enak, Ada Kuliner Lain yang Rasanya Tak Kalah Sedap

22 November 2023

Jogja Rasa Ubud Sampai Korea Adalah Marketing Wisata Paling Goblok

20 September 2021
Membedah Rahasia Awet Muda Si Gundul, Pria Paling Satset di Indonesia

Membedah Rahasia Awet Muda Si Gundul, Pria Paling Satset di Indonesia

14 Juni 2022
Pantjoran Tea House Glodok, Menjaga Tradisi Minum Teh Kapitan Cina di Bangunan yang Berusia Lebih dari 120 tahun

Pantjoran Tea House Glodok, Menjaga Tradisi Minum Teh Kapitan Cina di Bangunan yang Berusia Lebih dari 120 tahun

8 Januari 2024
Raja Mataram Islam yang Memerintah Sehari: Akibat Cacat Mental atau Hoaks Sultan Agung? Terminal Mojok.co

Raja Mataram Islam yang Memerintah Sehari: Akibat Cacat Mental atau Hoaks Sultan Agung?

14 Maret 2022
Bahagianya Warga Kota Tegal Punya Walikota sang Inspirator Pembangunan terminal mojok.co

Bahagianya Warga Kota Tegal Punya Walikota sang Inspirator Pembangunan

7 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Warteg, Gambaran Soal Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar Mojok.co

Warteg, Representasi Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar

9 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.