Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Shigaraki Tomura, Villain Paling Keren Sekaligus Paling Ngenes

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
15 Desember 2021
A A
Shigaraki Tomura
Share on FacebookShare on Twitter

Shigaraki Tomura pada awalnya hanyalah villain. Lantas berikutnya ia adalah tragedi sunyi atas nama manusia yang kalah melawan keadaan. Sebuah tragedi kesalahan dan kejahatan akumulatif manusia di bumi. Kesalahan orang tuanya, lingkungannya. Dan brengseknya, ia bertemu dengan All for One setelahnya.

Ketika menulis ini, saya sedang mendengarkan lagu terbaru Asian Kungfu Generation, yang judulnya “Empathy”. Lagu baru yang menjadi ending movie ketiga My Hero Academia: World Heroes Mission. Sekaligus saya membayangkan Shigaraki Tomura sedang berada di sisi pahlawan, melawan kejahatan di sisi All Might. Namun itu semua hanyalah mimpi.

Lahir dalam keluarga yang membenci pahlawan

Shigaraki adalah cucu Nana Shimura, orang yang mewariskan One for All kepada All Might sekaligus orang yang dibenci ayahnya Shigaraki karena kesibukan Nana Shimura sebagai pahlawan.  Nana membentuk rasa benci anaknya kepada hero, dan kemudian diteruskan kepada cucunya—Shigaraki. Ayah Shigaraki, menanamkan rasa benci kepada hero dengan begitu ekstrim.

Pada malam ketika quirk Shigaraki aktif, ia membunuh anjingnya. Kemudian ia membunuh saudarinya. Lantas ibunya, lalu ayahnya. Bahkan tanpa menyentuh mereka.

Apa pun yang Shigaraki sentuh adalah musibah. Kematian keluarganya pada malam itu, membentuk kesadaran Shigaraki bahwa ia tidak bisa menjadi hero. Apa pun yang Shigaraki sentuh, akan hancur. Cinta, tampaknya, adalah konsep yang tak akan pernah ia rasakan.

Memang banyak villain yang lahir dari rasa perih, namun Shigaraki justru menjadikan hal tersebut sebagai monumen kebangkitan dirinya untuk menjadi penjahat nomer satu di Jepang. Dengan bukti sejumlah tangan yang menempel di kepalanya, adalah tangan milik keluarganya.

Membunuh keluarga sendiri—ah, bahkan saya nggak berani membayangkan—tentu menyesakkan bagi Shigaraki. Ia merasa bahwa ia adalah sebab dari kejahatan itu sendiri. Bukan perbuatan, bukan juga tindakan, namun dirinya sendiri adalah manifestasi dari kejahatan itu sendiri. Villain yang sungguh keren di satu sisi, namun sakit di sisi lainnya.

All for One adalah penyelamat sekaligus penghancur

Datanglah sosok yang “menyelamatkan” dia dari ketidak fasihan dunia menampung Shigaraki. All for One bersiap di garda terdepan untuk memanipulasi masa lalunya dan membelokkan harapan bocah belasan tahun untuk—kelak—menjadi villain nomer satu menggantikan dirinya. Yang mulanya bercita-cita berada di pihak hero, kini Shigaraki (dengan kehabisan opsi untuk hidup dengan tenang) bahkan ingin menghancurkan semua yang percaya kepada hero.

Baca Juga:

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

Anime Genre Isekai Isinya Gitu-gitu Aja, kalau Nggak Ketabrak Truk, ya Isinya Harem

Anda boleh tidak setuju dengan segala hal, namun harus setuju dengan saya bahwa All for One adalah pendidik yang ulung. Setidaknya mendidik untuk melahirkan penjahat paling murni. All for One mencetak Shigaraki agar membenci sosok All Might. Tujuannya sudah mudah ditebak, mereka ingin menghancurkan sistem masyarakat dan meleburkan kepercayaan publik kepada hero.

Mau bagaimana pun, Shigaraki Tomura menjadikan All for One sebagai sosok ayah. Tempat ia bernaung dan selama berlangsungnya waktu, menjadi tempat ia percaya segalanya. Percaya secara total bahkan ketika ia memakan segala quirk yang bisa menopang ambisinya menghancurkan tatanan masyarakat bernama All Might.

Jika kalian bingung, mudahnya begini. Shigaraki Tomura adalah bocah yang kebetulan diselamatkan manusia yang jauh lebih buruk darinya. Orang yang ia percaya sebagai penyelamat, justru datang untuk menghancurkannya lebih remuk lagi.

Hancurnya Shigaraki Tomura

My Hero Academia ini memang masuk demografi shonen. Namun, lama-lama kok lebih cocok masuk ke seinen, ya? Maksud saya, kehancuran demi kehancuran dengan mudah terjadi, apalagi sisi villain yang nggak mudah dibenci gitu saja. Banyak motif, intrik, dan tentu saja Shigaraki Tomura dengan segala tabiatnya yang bisa diperbedatkan benar salahnya selama sosok All for One ada di belakangnya.

Arc paling getir adalah Stars and Stripe. Shigaraki bahkan berdiri melawan hero nomer satu di Amerika yang tengah melintas menuju Jepang. Demi sosok All for One dan aliansi penjahat yang baru saja keluar dari penjara. Karena menurut All for One, jika Stars and Stripe ikut campur, rencana mereka bisa gagal total.

Shigaraki yang disiapkan menjadi villain utama serta pewaris All for One pun dalam pandangan mata saya, berubah menjadi samsak demi ambisi All for One. Masalahnya, ini adalah Stars and Stripe, pahlawan yang menjadikan All Might sebagai inspirasi mulai dari gestur, senyum, dan—yang terpenting—cita-citanya untuk masyarakat. Pahlawan pemilik quirk New Order ini menghadapi Shigaraki tanpa ragu. Kebencian Shigaraki mendidih, mungkin dalam hatinya berkata, “Mengapa melulu bajingan bernama All Might yang harus diseret dalam ambisi para pahlawan yang ia hadapi!”

Kalau boleh berlebih-lebih sih, All for One itu sejatinya sudah habis ketika kontra All Might. Ia memiliki banyak boneka dan salah satunya adalah Shigaraki Tomura. Melawan Stars and Stripe sama saja seperti misi bunuh diri Shigaraki. Dan itu memang benar, melawan pahlawan  sebagai simbol Amerika, ia hampir kalah sampai pada akhirnya ia berhasil mengambil New Order.

Dalam titik ini, saya ikut merinding dan menyayangkan bahwa kepercayaan buta Shigaraki kepada All for One dibayar mahal dengan sebuah kebodohan. Sebagaimana kita tahu, New Order adalah quirk spesial yang dimiliki Stars and Stripe, yakni mengikuti perintah yang dikatakan olehnya. Dalam hal ini, Stars and Stripe memerintah New Order untuk terus melawan Shigaraki dari dalam.

Tomura menderita sebegitu pedih hanya untuk ambisi All for One. Kalian pasti tahu rasanya dihancurkan apa yang kalian percayai.

Dan ini mungkin ironi dari segala ironi yang menerpa Shigaraki Tomura. Di pihak seberang, si tokoh utama, Deku, justru ingin menyelamatkannya. Hal yang ia benci—pahlawan—justru berusaha menariknya dari jurang.

Maka dari itu, saya berani bilang, Shigaraki Tomura adalah sebenar-benarnya manusia kalah. Empati kita harusnya tak tertuju pada Deku, tapi Tomura.

Sumber Gambar: Instagram @plusultra

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Desember 2021 oleh

Tags: animeMy Hero Academiatomura shigarakivillain
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

3 tokoh anime serial monkey d dragon mojok

3 Karakter Anime Ini Layak Punya Serial Sendiri

9 September 2020
Jika Era Shinobi Berakhir, Ini 5 Pekerjaan yang Cocok Dilakoni Karakter di Naruto terminal mojok.co

Naruto dan Hinata: Pernikahan Mereka Bikin Saya Iri Saja, Ini 3 Alasannya

18 Agustus 2020
Gin Detective Conan: Villain Terbaik yang Nggak Jualan Kisah Menye-menye

Gin Detective Conan: Villain Terbaik yang Nggak Jualan Kisah Menye-menye

15 Juli 2022
Karakter Anime Ganteng yang Harus Bikin Konten TikTok POV terminal mojok.co

Karakter Anime Ganteng yang Harus Bikin Konten TikTok POV

16 Oktober 2020
8 Makanan Kartun yang Bikin Ngiler Terminal Mojok

8 Makanan Kartun yang Bikin Penonton Ngiler

3 Agustus 2022
Dragonball Evolution

Dragonball Evolution dan Argumen Usang Lainnya dalam Membahas Live Action Manga

12 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kasta Sirup Indomaret Paling Segar yang Cocok Disuguhkan Saat Lebaran Mojok.co rekomendasi sirup

Urutan Sirup dengan Gula Tertinggi hingga Terendah, Pahami agar Jangan Sampai Puasamu Banjir Gula!

15 Februari 2026
Imlek 2026 Kenangan Simbah Mensyukuri Dodol sebagai Rezeki (Wikimedia Commons)

Imlek 2026 Menjadi Kenangan Manis akan Usaha Simbah Menurunkan Kasta Dodol sebagai Upaya Berterima Kasih kepada Rezeki

17 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.