Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Alasan Munjungan Wajib Dikunjungi Warga Trenggalek dan Sekitarnya

Rezha Rizqy Novitasary oleh Rezha Rizqy Novitasary
11 Desember 2021
A A
4 Alasan Munjungan Wajib Dikunjungi Warga Trenggalek dan Sekitarnya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Munjungan merupakan salah satu daerah di Trenggalek yang terletak di pesisir selatan. Pertama kali saya menginjakkan kaki di sini sekitar tahun 2019. Di awal, saya mengalami masa adaptasi yang berdarah-darah hingga saya tuangkan dalam tulisan di Terminal Mojok.

Saya datang ke Munjungan pertama kali bersama bapak. Berdua kami berboncengan naik motor. Memang saat itu saya kepingin ada motor buat dipakai di sini. Kenapa saya tak menaikinya sendiri? Jalanannya ekstrem, Gaes. Bahkan ketiga kawan saya yang lain, di kali pertama itu, juga diantar keluarga masing-masing. Kalau warga Jatim membandingkan dengan jalur Pacet, menurut saya sih nggak ada apa-apanya.

Jarak Kecamatan Munjungan dari alun-alun sekitar 1 jam 45 menit. Itu juga kalau ditempuh oleh pengendara yang sudah tahu jalur. Satu jam terakhir kita perlu menempuh perjalanan khas pegunungan yang penuh tikungan tajam dan tanjakan curam. Sekitar setengah dari perjalanan, kontur jalan menanjak. Ada sekitar empat tikungan dengan bentuk letter S. Setengah jam berikutnya, kontur jalan menurun. Ada sekitar empat tikungan juga dengan bentuk letter S.

Kalau kalian pemula yang bawa mobil, jangan pernah menyetir mobil sendirian. Carilah sopir pengganti. Kalau kalian pemula yang bawa motor, mending motornya dinaikkan ke pick up saja. Saya sendiri butuh waktu sekitar tiga bulan lamanya—setelah PP melewati jalan dengan angkutan setiap minggu—baru berani membawa motor sendiri. Dulu di kesempatan pertama, mulut tak henti-hentinya mengucap istighfar, sholawat, syahadat, dan apa pun yang teringat. Kini saya menikmati perjalanan tersebut. Kadang malah merindukannya.

Ketika menceritakan pengalaman tersebut kepada kawan saya yang orang Trenggalek tulen, mereka malah tercengang. Tercengang, Gaes! Kawan-kawan saya nggak pernah ke Munjungan. Demikian pula kalau saya bertemu dengan orang-orang dalam bus Ponorogo-Nggalek. Sebagian besar orang yang saya jumpai belum pernah ke Munjungan.

Sebagai warga Ponorogo yang sudah hampir tiga tahun di Munjungan, saya merasa eman sekali. Sayang banget kalau ada warga Nggalek yang belum pernah ke Munjungan. Saya mencoba merangkum beberapa alasan buat warga Trenggalek dan sekitarnya agar kepincut mengunjungi Munjungan.

#1 Daerahnya miniiim (bangeeeeeet) polusi

Nggak ada pabrik dan terminal di kecamatan ini. Nggak ada bus antarkota yang nyasar ke sini, apalagi bus antarprovinsi. Kendaraan terbesar yang ada di Munjungan hanya truk kecil. Biasanya truk membawa bahan bangunan. Ada juga truk mininya Pertamina untuk memasok BBM. Oh ya, hanya ada satu SPBU di sini. Eh, nggak penting, ya? Maksud saya, ini menggambarkan betapa jarangnya kendaraan-kendaraan tersebut mampir ke sini.

Hal ini tentu beda jauh jika dibandingkan dengan situasi di kota besar. Dulu semasa kuliah di Surabaya, saya selalu pakai masker agar nggak menghirup gas-gas yang keluar dari knalpot kendaraan. Di Munjungan, Trenggalek, saya justru sengaja membuka masker ketika berjalan melewati perbukitan, pesisir pantai, atau area persawahan. Alasannya tentu saja ingin menghirup segarnya udara. Apalagi kalau berada di dataran tinggi yang ada hutan pinusnya. Ah, mematikan AC sejenak dan menurunkan kaca mobil wajib hukumnya, kok.

Baca Juga:

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Perbedaan kesegaran udara sangat terasa saat saya keluar dari Munjungan menuju kota. Begitu sampai di Nggalek kota, sensasi asap-asap nan asam itu langsung menyerbu rongga hidung saya. Padahal itu baru di Nggalek, loh.

#2 Wisata pantainya buanyaaak

Ada nggak sih yang nggak suka pantai? Sebagai kecamatan yang terletak di pesisir selatan, tentu saja pantai yang dimiliki Munjungan juga buanyaaak. Tiga di antaranya saya tuliskan di sini. Sedikitnya, ada lima pantai yang saya ketahui di sini. Mengunjungi pantai di Munjungan, Trenggalek, rasanya seperti menyewa rumah. Jadi seperti milik kita sendiri gitu. Bukan hanya banyak dan sepi, pantai di sini juga cantik-cantik. Pokoknya benar-benar bikin meleleh mata yang memandang.

#3 Kuliner hasil lautnya mantap

Kalau pengin beli ikan asap khas Munjungan, kalian bisa datang ke Pantai Blado. Ada dua kios yang menjajakan ikan asap di sini. Ikan tersebut asli dari Munjungan. Jika dibandingkan ikan dari pantai lain di luar Munjungan, rasanya lebih gurih. Kawan saya yang orang Nggalek juga berpendapat sama. Ada banyak sekali jenis ikan asap yang tersedia, contohnya tuna, blecing, tongkol, layur, dan lain-lain.

Selain ikan laut, kalau lagi beruntung, di pasar kita bisa dapat udang besar, kerang, cumi-cumi, lobster, dan kepiting. Hmmm… Di sini pula untuk pertama kalinya saya makan alga, orang-orang sini menyebutnya leminti dan agar. Kalau mau makan ikan laut yang sudah diolah, kita bisa ke kedai makan Salesa yang dekat dengan Pantai Blado.

#4 Pemandangannya luar biasa

Terus terang saya bingung gimana menjelaskan pemandangan yang luar biasa di sini. Ada hamparan sawah yang menghijau. Ada burung-burung bangau putih yang beterbangan di musim tanam padi. Ada perbukitan yang meliuk dan mengelilingi sisi luarnya yang tampak menghijau. Belum lagi kalau ada kabut yang muncul dari balik puncak perbukitan, kemudian dipadu dengan birunya langit. Sudah gitu kalau perjalanan ke arah selatan, di sepanjang jalur selatan kita bisa melihat birunya air Samudera Hindia. Gimana saya menjelaskannya?

Singkatnya, kalau saya update status kondisi alam di sini, pasti HP saya jadi ramai. Kawan-kawan saya jadi kepingin datang, lalu ikut mengagumi dari balik layar hape. Padahal pemandangan nyata yang saya lihat indahnya berkali-kali lipat.

Nah, itulah 4 alasan buat warga Trenggalek dan sekitarnya biar mau datang ke Munjungan. Sayang banget untuk dilewatkan. Harapan saya, semoga daerah ini tetap cantik, bersih, dan lestari. Semoga nggak tersentuh perusahaan tambang apalagi proyek kereta bawah tanah.

Sumber Gambar: Adhi Hendrana via Wikimedia Commons

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2021 oleh

Tags: jawa timurkabupaten trenggalekmunjunganpilihan redaksi
Rezha Rizqy Novitasary

Rezha Rizqy Novitasary

Seorang perempuan, pengajar SMA, dan penikmat waktu pagi.

ArtikelTerkait

Unpopular Opinion: Jember Daerah yang Cocok untuk Slow Living di Jawa Timur Mojok.co

Unpopular Opinion: Jember Daerah yang Cocok untuk Slow Living di Jawa Timur

3 Desember 2024
Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

2 November 2023
3 Mitos Gunung Arjuno Malang yang Saya Patahkan Saat Pendakian

3 Mitos Gunung Arjuno yang Saya Patahkan Saat Pendakian

20 Oktober 2023
Bupati Sumenep Maju Jadi Wagub Jatim 2024: Benahi Dulu Sumenep, Baru Mikir yang Lain! ahmad fauzi

Personal Branding Ahmad Fauzi Begitu Berlebihan, Faktanya Tidak Sehebat Itu

17 Juli 2023
Dulu, Seorang Anak Perempuan Bisa Dinilai Cantik Jika Pernah Menjadi Pengapit Manten terminal mojok

Dulu, Seorang Anak Perempuan Dinilai Cantik Jika Pernah Menjadi Pengapit Manten

27 Agustus 2021
Sleeper Bus Juragan 99 Trayek Malang Jakarta, Bus "Angkuh" yang Bikin KA Eksekutif Jadi Nggak Worth It bus malang-jakarta kereta api eksekutif

Sleeper Bus Juragan 99 Trayek Malang Jakarta, Bus “Angkuh” yang Bikin KA Eksekutif Jadi Nggak Worth It

5 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Ide bisnis buat pebisnis Semarang kalau punya punya 100 miliar (Unsplash)

Ide bisnis yang muncul di kepala saya kalau punya uang 100 miliar adalah bikin rumah kesejahteraan khusus anjing di Semarang

2 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.