Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad

Erfransdo oleh Erfransdo
26 November 2021
A A
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa Unpad terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah tiga tahun lebih saya berkuliah di kampus Unpad alias Universitas Padjadjaran. Banyak suka dan duka yang saya alami di sini. Mulai dari jadi budak organisasi, danusan hampir setiap hari, naksir sama teman satu fakultas, sampai pernah hampir kena hipnotis di masjid kampus. Mungkin pengalaman-pengalaman tadi akan dirasakan oleh setiap mahasiswa di kampus yang ada di Indonesia, termasuk kampus saya ini.

Bagi kalian yang belum tahu, lokasi kampus Unpad ada di Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kalau kalian mau main ke Sumedang atau Garut dari arah Bandung, pasti akan melewati kampus Unpad. FYI, Unpad sangat berdekatan dengan beberapa kampus mulai dari IKOPIN, IPDN, ITB Jatinangor, dan juga Unwim. Boleh dibilang Sumedang merupakan salah satu pusat pendidikan di Jawa Barat. Beberapa kali pun saya menyempatkan diri main ke kampus-kampus terdekat untuk silaturahmi dan numpang danusan. Ehe.

Walau Unpad jadi salah satu universitas negeri di Indonesia yang tenar, jadi mahasiswa Unpad itu ada nggak enaknya lho, Gaes. Kira-kira ini 4 hal nggak enaknya jadi mahasiswa Unpad.

#1 Sering dikira kuliah di Bandung

Hal pertama ini mungkin sesuatu yang sangat lumrah dirasakan oleh anak Unpad. Yup, orang-orang sering mengira kalau mahasiswa Unpad itu kuliahnya di Bandung. Sebenarnya nggak sepenuhnya salah, sih, soalnya kampus Unpad itu ada dua. Kampus utamanya ada di Jatinangor dan kampus keduanya ada di Dipatiukur, Bandung. Sebagian besar mahasiswa Unpad berkuliah di Jatinangor karena program studi sarjana utama ada di sana semua, sementara kampus yang ada di Dipatiukur khusus untuk program magister dan doktor.

Asal kalian tahu saja, Jatinangor itu letaknya bukan di Bandung. Jatinangor adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang. Kecamatan, cuy, bukan kota. Memang sih letak Jatinangor dengan Kota Bandung cukup dekat. Kalau menggunakan jasa bus Damri kira-kira butuh waktu sekitar satu sampai satu setengah jam untuk tiba di Bandung. Kalau pakai motor tentunya bisa lebih cepat.

#2 Jalan utamanya cukup berbahaya

Hal kedua nggak enaknya jadi mahasiswa Unpad yaitu terkait akses jalan rayanya yang bisa dikatakan berbahaya. Pasalnya, jalan utama menuju kampus merupakan jalan perbatasan atau lintas provinsi. Makanya di jalanan banyak kendaraan-kendaraan besar seperti kendaraan muatan yang melintas. Bahkan pernah ada korban kecelakaan di jalan utama tersebut. Pokoknya kalau mau menyeberang ke depan kampus harus ekstra hati-hati tengok kanan kiri dulu, deh. Kalau yang nggak terbiasa nyeberang jalan sendirian mendingan cari teman buat nyeberang bareng atau minta bantuan tukang parkir di sekitar.

#3 Banyak polusi

Karena jalan utama menuju kampus merupakan jalan lintas provinsi yang banyak dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar, sudah jelas polusi nggak akan terhindarkan. Memang sih yang namanya jalanan ya tetap ada polusinya, namun dengan banyaknya kendaraan bermuatan besar membuat polusi makin banyak. Apalagi banyak mahasiswa yang bawa kendaraan pribadi ke kampus juga. Tapi tenang saja, kalau sudah sampai dalam kampus sih lumayan aman lantaran kampus Unpad dikelilingi banyak pohon yang bikin sejuk.

#4 Hiburannya hanya ada satu mal

Sebenarnya ada atau nggak ada mal bukan suatu masalah bagi saya karena saya jarang ke sana. Biasanya mahasiswa yang datang dari ibu kota dan sering hangout ke mal yang bakal merasa jetlag saat tiba di Jatinangor. Maklum saja, namanya juga kecamatan, jelas sulit kalau mau cari tempat hangout seperti di ibu kota. Kalau mau ke mal yang benar-benar mal ya harus pergi ke Kota Bandung.

Baca Juga:

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Sebenarnya mahasiswa Unpad bisa kok main-main ke Jatos alias Jatinangor Town Square. Jatos merupakan satu-satunya mal—entah bisa dikatakan mal atau nggak, sih—yang ada di Jatinangor. Biasanya, mahasiswa tajir atau mereka yang pengin hedon mainnya ke Jatos. Bisa juga ngajak gebetan nonton bioskop di sini. Selama 3 tahun kuliah, mungkin bisa dihitung dengan jari berapa kali saya pergi ke Jatos. FYI, di Jatinangor belum tersedia McDonald’s, jadi lupakan saja kalau mau coba-coba tren es krim geprek yang sempat hits beberapa waktu lalu itu.

Itulah beberapa hal nggak enak yang saya rasakan jadi mahasiswa Unpad. Itu baru 4, masih banyak hal nggak enak lainnya. Canda, nggak enak. Percayalah, Jatinangor itu indah jika kita bisa menikmatinya. Banyak hal romantis di tempat ini ketimbang nggak enaknya.

Sudah, jangan ke Jatinangor

Dia sudah ada yang punya…

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2021 oleh

Tags: jatinangorMahasiswapilihan redaksiunpad
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Alasan Saya Nggak Tertarik Naik Pesawat Kelas Bisnis yang Katanya Lebih Nyaman daripada Kelas Ekonomi Mojok.co

Alasan Saya Nggak Tertarik Naik Pesawat Kelas Bisnis yang Katanya Lebih Nyaman daripada Kelas Ekonomi

16 Juli 2024
3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas "Turun Gunung" ke Slawi

3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas “Turun Gunung” ke Slawi

18 Mei 2023
Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus Terminal Mojok

Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus

14 Oktober 2022
indihome internet lemot mojok

Indihome Memang Bermasalah, tapi Kita Nggak Punya Pilihan Lain, kan?

20 September 2021
Meskipun Upah di Jogja Murah, Saya (Terpaksa) Kuat untuk Bertahan

Meskipun Upah di Jogja Murah, Saya (Terpaksa) Kuat untuk Bertahan

30 November 2022
warung kopi

Ke Warung Kopi: Pamitnya Ngopi, Tapi Pesannya Teh Jumbo

28 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang Mojok

Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang

20 Juni 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026
3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan Mojok

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

18 Juni 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

18 Juni 2026
Deodoran Kahf, Deodoran Murah yang Tidak Jualan Klaim yang Mewah, tapi Kualitasnya Begitu Hebat dan Nggak Bau, Nggak kayak Merek yang Itu tuh

Deodoran Kahf, Deodoran Murah yang Tidak Jualan Klaim yang Mewah, tapi Kualitasnya Begitu Hebat dan Tidak Bau, Nggak kayak Merek yang Itu tuh

17 Juni 2026
40 Jam Disiksa Bus Putra Remaja dari Jogja Sampai Jambi (Unsplash)

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

16 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.