Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Anak Kos Mending Beli Lauk di Warteg daripada Ngide Masak di Rice Cooker, deh

Adhitya Candra Kirana oleh Adhitya Candra Kirana
24 November 2021
A A
Anak Kos Mending Beli Lauk di Warteg daripada Ngide Masak di Rice Cooker, deh terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Menjadi anak kos adalah salah satu cara menguji hal-hal potensial yang ada pada diri seseorang. Mulai dari problem solving, kemampuan adaptasi, manajemen waktu, dan masih banyak yang lainnya. Kehidupan anak kos sebenarnya 80% dihabiskan buat mikir: hari ini mau makan apa, masak lauk apa beli, nyuci sekarang atau nggak, cuci piring dulu atau nggak, dan hal-hal receh lainnya yang nggak pernah saya ambil pusing waktu masih tinggal bareng orang tua.

Sebelum ngekos, saya sudah mempersiapkan diri. Kalau tinggal sendirian, nggak akan ada lagi bangun tidur ku terus makan. Minimal, saya harus usaha jalan ke warung kalau nggak mau masak sendiri. Berhubung sudah tahu kalau tempat kos yang hendak saya tempati nggak menyediakan dapur umum, harapan saya bisa masak hanya lewat barang multifungsi, yaitu rice cooker.

Yah, namanya saja rice cooker. Sampai di tangan anak kos, barang ini jadi punya banyak fungsi. Menurut review para anak kos senior pun, rice cooker ibarat barang wajib dan aset berharga buat anak kos. Kesan rice cooker yang terlihat simpel dan multifungsi ini memang nggak salah, sih. Tapi, masak di rice cooker nggak semudah itu, Markonah. Kamu butuh stok kesabaran yang ekstra dan kegiatan masak ini sebenarnya hanya bisa dilakukan di waktu senggang. Kenapa?

Pertama, waktu untuk memanaskan panci rice cooker bisa dipakai kuliah 3 SKS. Walau masak pakai kompor juga perlu menunggu panci panas, tentu nggak bisa dibandingkan sama lamanya manasin panci rice cooker. Masalahnya, rice cooker nggak punya tombol yang bisa mengatur tingkat kepanasan panci. Pada umumnya, rice cooker cuma punya dua mode, cook dan warm. Hal yang sering jadi masalah anak kos adalah sudah menunggu lama, eh ndilalah lupa pencet tombolnya ke mode cook. Lebih parahnya lagi kadang kelupaan belum colok rice cooker. Hadeh.

Kedua, nggak usah berharap bisa masak banyak. Panci rice cooker cuma ada satu bentuk dan didesain mampu menampung air untuk menanak nasi. Mungkin masak rebus-rebusan menggunakan rice cooker nggak jadi masalah, namun bakal ribet kalau anak kos mau eksperimen masak oseng-oseng atau goreng sesuatu pakai rice cooker. Apalagi rice cooker favorit anak kos adalah rice cooker mini yang kalau dibandingin sama piring makan saja lebih lebar piringnya. Jangan harap bisa masak agak banyak dalam satu waktu karena waktumu pasti habis buat goreng lauk satu per satu.

Ketiga, masak banyak nggak bisa, tapi kalau masak sedikit rice cooker-nya ngambek. Buat yang belum pernah pakai rice cooker, tombol masak di rice cooker baru bisa ditekan kalau muatan dalam panci rice cooker sudah sesuai. Ini nih salah satu dilema anak kos yang cuma mau masak sekali makan. Masak nasi banyak, eh kebuang mulu. Mau masak nasi sedikit, eh rice cooker-nya nggak mau ngejegleg.

Sebenarnya hal ini bisa diakali sih, biasanya kamu cuma perlu mengganjal tombol cook pakai gumpalan tisu biar nggak ngejegleg ke mode warm. Cara ini juga perlu kamu lakukan kalau mau masak oseng-oseng karena menuang minyak sesendok ke dalam panci rice cooker nggak bakal bikin rice cooker-nya ngejegleg.

Jadi, buat calon anak kos atau anak kos yang baru mau bereksperimen sama rice cooker, pertimbangkan dulu sebelum memutuskan buat masak sendiri atau beli makan di warteg. Masak sendiri memang lebih hemat, sih, tapi pastikan dulu kosanmu punya dapur yang bisa dipakai buat masak lauk. Sehingga rice cooker bisa dipakai sesuai fungsi utamanya.

Baca Juga:

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

4 Aturan Tidak Tertulis Tinggal di Kos Campur biar Nggak Ada Drama

Tapi, kalau kamu kekeuh mau masak sendiri demi berhemat, mending masak nasinya saja dan beli lauknya di warteg, deh. Menurut saya, masak nasi sendiri dan beli lauk di warteg adalah sebuah win-win solution. Kamu nggak perlu emosi nunggu masakan matang dan masih bisa hemat. Betul apa betul?

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2021 oleh

Tags: Anak Kosrice cooker
Adhitya Candra Kirana

Adhitya Candra Kirana

Seorang content creator yang menemukan cerita di setiap langkah kakinya. Gemar melakukan solo trip untuk mengeksplorasi tempat-tempat baru.

ArtikelTerkait

Pengalaman Saya Menghadapi Ibu-ibu yang Antre dengan Keras Kepala terminal mojok.co

Dari Anak Kos Untuk Ibu Kos

9 September 2019
Rekomendasi Kasur untuk Anak Kos, Harga di Bawah 1 Juta tapi Tahan Lama

Rekomendasi Kasur untuk Anak Kos, Harga di Bawah 1 Juta tapi Tahan Lama

29 Juni 2025
3 Rekomendasi Supermarket di Kota Magelang, Cocok buat Belanja Anak Kos

3 Rekomendasi Supermarket di Kota Magelang, Cocok buat Belanja Anak Kos

26 September 2023
Barel vs Kutek: Panduan Memilih Kos Dekat Kampus UI Depok bagi Calon Mahasiswa Baru

Barel vs Kutek: Panduan Memilih Kos Dekat Kampus UI Depok bagi Calon Mahasiswa Baru

1 Mei 2024
uang listrik

Uang Listrik yang Mengusik Kedamaian

15 Agustus 2019
Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang_ Pulang terminal mojok

Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang: Pulang

5 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.