Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

5 Rekomendasi Suvenir Pernikahan biar Nggak Berakhir di Tempat Sampah

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
17 November 2021
A A
5 Rekomendasi Suvenir Pernikahan biar Nggak Berakhir di Tempat Sampah terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Tak lama setelah Ria Ricis melangsungkan resepsi pernikahan dengan Ryan, video unboxing suvenir pernikahan keduanya ramai berseliweran di media sosial. Isi tas suvenirnya luar biasa, mulai dari kue kekinian, skincare, sampai emas. Wow! Ternyata bukan TV One saja yang beda, seleb juga beda. Total harga suvenir pernikahan Ria Ricis saja sudah bisa buat gelar walimahan kalau di kampung.

Sebagai kaum tipis-tipis, membayangkan bisa menggelar hajatan dengan suvenir semevvah Ria Ricis jelas konyol. Mau pilih menu sate kambing buat prasmanan saja masih maju mundur, kok bisa-bisanya mikir suvenir pernikahan mevvah?

Meski kita nggak bisa mempersembahkan emas sebagai suvenir di hari istimewa, setidaknya kita bisa memberikan suvenir yang layak simpan dan bermanfaat untuk tamu undangan. Yap. Layak simpan dan bermanfaat. Itu kuncinya, Gaes. Soal harga, tak apa pilih yang murah sesuai bujet yang ada. Asal jangan murahan yang berujung jadi sampah, ya.

Nah, biar nggak salah pilih, berikut 5 rekomendasi suvenir pernikahan yang murah, bermanfaat, dan anti-dibuang oleh tamu undangan:

#1 Gunting kuku

Kalian pernah nggak sih dapat suvenir tatakan gelas? Nggg… gimana, ya? Kalau dapat tatakan gelasnya sekalian selusin sih nggak masalah. Bisa kita simpan dan keluarkan sewaktu-waktu ada tamu datang ke rumah. Lha, kalau jumlahnya cuma satu lembar? Duh. Biasanya sih tatakan gelas yang cuma selembar itu berakhir dengan mengenaskan: hilang tanpa memberi manfaat.

Jadi, ketimbang memberi tatakan gelas sebagai suvenir pernikahan, mending pilih gunting kuku, deh. Sudah murah, bermanfaat pula. Jangan lupa pilih gunting kukunya yang tajam ya, Mylov. Jangan uji kesabaran tamumu dengan memberi mereka gunting kuku yang bahkan buat gunting kertas pun melempem!

#2 Tote bag

Suvenir pernikahan berupa tote bag boleh juga nih, Gaes. Apalagi kalau tote bag-nya punya desain yang lucu. Boleh juga diberi nama mempelai dan tanggal pernikahan sebagai kenang-kenangan, tapi jangan mendominasi, ya. Biar tote bag-nya bisa dipakai tamu undangan ke mana-mana tanpa takut ketahuan kalau itu tote bag gratisan. Kalau cek di Tokopedia, suvenir tote bag lucu ini tersedia mulai harga Rp1.300-an saja. Wow, jadi pengin nikah lagi. Eh.

#3 Hand sanitizer

Dulu, hand sanitizer nggak pernah masuk dalam daftar rekomendasi suvenir pernikahan. Tapi, di masa sekarang ini, hand sanitizer bisa jadi pilihan paling oke buat suvenir. Di Shopee, hand sanitizer yang dikemas lucuk biar suvenir-able ini cuma dibanderol dengan harga Rp3.000-an! Widih, worth it sekali, bukan?

Baca Juga:

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Menghitung Penghasilan Minimal Setelah Menikah Versi 2025, Punya Gaji 7 Juta Baru Bisa Hidup Nyaman!

#4 Pulpen

Rekomendasi suvenir pernikahan berikutnya yang murah tapi nggak murahan adalah pulpen. Harga pulpen memang murah, tapi suvenir pulpen jauh lebih bermanfaat daripada… sumpit! Please, jangan bilang kalau saya satu-satunya orang yang bingung kalau dapat suvenir sumpit. Ya, gimana? Sumpit bukanlah barang yang familier untuk urusan makan. Akhirnya, kalau dapat suvenir sumpit lebih sering nggletak begitu saja di tempat sendok. Sayang, kan?

#5 Kalender

Gantungan kunci dan pin memang lucu dijadikan suvenir, tapi kalau soal manfaat, kalender punya nilai lebih sebagai suvenir pernikahan. Apalagi kalau kamu menggelar pesta di akhir tahun. Wah, para tamu bakal senang dapat suvenir pernikahan berupa kalender tahun depan. Tinggal sesuaikan saja dengan bujetmu, mau kalender meja atau kalender dinding.

Gimana? Sudah punya bayangan mau kasih suvenir apa pas nikahan nanti? Yang jelas, jangan ngoyo kalau pilih suvenir, sesuaikan dengan bujet yang kamu miliki. Eh, yang nggak kalah penting, harus sudah ada calon pengantinnya ya, Mblo!

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: menikahpestaSuvenir Pernikahan
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Sikap Menyebalkan dari Orang yang Baru Menikah terminal mojok.co

4 Sikap Menyebalkan dari Orang yang Baru Menikah

27 Februari 2021
lajang banyak duit bokek menikah mojok

Memangnya kalau Lajang Terus Duitnya Banyak? Belum Tentu!

22 September 2020
nyelalak tradisi rembang manggar bertukar makanan masakan solidaritas warga desa wabah corona mojok.co

Nyelalak, Pesta Bertukar Makanan ala Masyarakat Manggar di Rembang

3 April 2020
Tolong Jangan Kasihani Saya. Meski Belum Menikah, Saya Baik-baik saja terminal mojok.co

Tolong Jangan Kasihani Saya. Meski Belum Menikah, Saya Baik-baik saja

2 Maret 2021
5 Aturan Tidak Tertulis Tinggal Serumah Bareng Mertua, Patuhi agar Rumah Tangga Nggak Bubar! Mojok.co

5 Aturan Tidak Tertulis Tinggal Serumah Bareng Mertua, Patuhi agar Rumah Tangga Nggak Bubar!

2 Juni 2024
beda prinsip

Beda Prinsip Juga Masalah Berat Selain Beda Agama

14 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter, Dihina tapi Jadi Motor Tangguh dan Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.