Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja

Iqbal AR oleh Iqbal AR
13 Oktober 2021
A A
Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja terminal mojok.co

Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Nama Baim Wong sedang banyak diperbincangkan. Bukan karena kabar kelahiran anak keduanya, tapi kali ini soal salah satu kontennya yang ngomel pada pedagang yang mengikutinya dan dianggapnya mengemis padanya. Lantas, ia membandingkan itu dengan driver ojol. Konten ini naik dan langsung dirujak oleh netizen dan menganggap Baim Wong miskin empati.

Seperti kita tahu, Baim Wong memang sudah cukup sering membuat konten seperti ini. Konten-konten yang mengeksploitasi kemiskinan seseorang sering kita jumpai di kanal YouTube-nya, Baim Paula. Baim Wong juga sering membuat konten settingan. Lantas, apakah kedua aspek ini berkaitan (antara ekploitasi kemiskinan dan settingan)? Saya tidak tahu. Satu hal yang jelas, selain kontennya yang kemarin memang kelewat jelek, yang ia tunjukkan kemarin menyakiti hati banyak orang.

Saya tidak mau terlalu dalam mengomentari isi konten Baim Wong kemarin. Saya di sini cuma mau bilang bahwa Baim lebih baik berhenti saja main YouTube kalau konten-kontennya terus seperti ini. Bukan apa-apa, daripada konten Baim semakin jelek dan semakin aneh, mending berhenti saja.

Sebetulnya, saya ini penonton kanal YouTube Baim Paula dari awal (meskipun saya tidak pernah subscribe). Konten-konten di awal masih bagus, tepatnya sebelum konten prank dan eksploitasi kemiskinan (yang mungkin settingan ini) muncul dan saya berhenti menontonnya.

Tentu Baim Wong tidak perlu khawatir kalau ia berhenti bikin konten YouTube. Pasalnya, Baim masih bisa melakukan hal lain, salah satunya adalah main film.

Seperti kita tahu, Baim Wong sudah cukup lama berkecimpung di skena adu peran. Sinetron, FTV, hingga film sudah pernah dijajalnya. Nah, mengapa saya sarankan is lebih baik main film saja? Ya, karena aktingnya memang bagus. Tentunya, ini jauh lebih bagus dan lebih manusiawi daripada prank atau eksploitasi kemiskinan yang kadang nir-empati ini).

Saran ini bukan tanpa alasan, sebab akting Baim Wong di salah dua filmnya, Moammar Emka’s Jakarta Undercover (2017) dan Bebas (2019) sungguh ciamik. Di film Jakarta Undercover, Baim Wong memerankan tokoh bernama Yoga, seorang tokoh penting di bisnis dunia malam. Karakter Yoga yang garang dan sengak khas “mafia” dunia malam ini berhasil dimainkannya dengan sangat bagus. Ini juga dibuktikan dengan masuknya Baim sebagai nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards 2017.

Ada juga film Bebas, sebuah karya adaptasi dari film Korea berjudul Sunny. Di film ini, Baim Wong memerankan tokoh Jojo dewasa (Jojo remaja diperankan oleh Baskara Mahendra), satu-satunya laki-laki di dalam anggota geng Bebas. Karakter Jojo yang kemayu dan cerewet juga berhasil diperankan oleh Baim Wong dengan bagus. Buktinya, ia berhasil memenangkan penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terfavorit dan masuk nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik pada Indonesian Movie Actors Awards.

Baca Juga:

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto”

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

Dari dua film itu saja sudah menandakan: daripada Baim bikin konten YouTube yang isinya ngaco dan kadang tidak jelas, lebih baik fokus saja di dunia layar lebar. Basic akting oke, portofolio akting juga oke, penghargaan juga sudah punya. Apalagi coba?

Kalau terus-terusan bikn konten YouTube seperti itu, malah jadi jelek sendiri nanti namanya. Masa iya, setelah kontennya naik, mau bikin klarifikasi terus-terusan? Daripada capek klarifikasi, kan, lebih baik capek mendalami peran dalam film, kan?

Iya, sih, secara penghasilan pasti kanal YouTube Baim-Paula jauh lebih cuan daripada kalau ia main film. YouTube memang bisa dibikin kontennya untuk ada setiap hari. Sementara kalau film, sebulan belum tentu ada tawaran. Tapi, apa artinya cuan kalau isi kontennya hanya prank, settingan, eksploitasi kemiskinan nir-empati seperti itu? Pikir-pikir dulu, lah.

Sumber Gambar: Akun Instagram Baim Wong

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2021 oleh

Tags: aktorBaim WongFilminfluencerkonten youtubeprank
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Penggunaan Kata 'Anjing' dan 'Goblog' untuk Percakapan Bahasa Sunda terminal mojok.co

Ade Londok dan Odading Mang Oleh, Bukti bahwa Viral Itu Tidak Diciptakan

17 September 2020
resensi review film the lighthouse film horor psikologis sinopsis mojok.co

The Lighthouse: Adu Testosteron hingga Metafora Prometheus-Proteus

30 Agustus 2020
Nonton Film di Bioskop XXI Premiere Nggak Lebih Eksklusif dan Nyaman dari IMAX

Nonton Film di Bioskop XXI Premiere Nggak Lebih Eksklusif dan Nyaman dari IMAX

15 Desember 2023
Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI terminal mojok.co

Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI

24 September 2021
5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual! Mojok.co

5 Tayangan Netflix yang Sebaiknya Jangan Ditonton Saat Makan, Bikin Mual!

12 Desember 2025
acne fighter

Tak Ada yang Lebih Tabah Dari Acne Fighter

21 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.