Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Game

Setelah Messi Pindah ke PSG, Dunia PES dan FIFA Tak Lagi Sama

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra oleh Raihan Rizkuloh Gantiar Putra
12 Agustus 2021
A A
Leonardo PSG FIFA PES gim sepak bola Lionel Messi Mojok

PSG FIFA PES gim sepak bola Messi Mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah Mas Fabrizio Romano bersabda “here we go!” untuk status transfer Lionel Messi ke Paris Saint-Germain (selanjutnya disingkat PSG), saya tahu akan seperti apa dunia gim sepak bola untuk setidaknya 1-2 tahun ke depan. Seperti yang telah sama-sama kita ketahui (khususnya yang sering sparing FIFA atau PES dengan teman), PSG adalah salah satu tim bertabur bintang yang punya rating sangat tinggi di kedua gim tersebut.

Di FIFA 21, overall rating PSG untuk attacking adalah 87 (ketiga terbesar). Di sisi lain, klub ini punya rating 88 untuk attacking di PES 2021. Kesemuanya tentu menunjukkan betapa trengginasnya Neymar, Mbappe, Di Maria, Icardi, dkk. Tak heran, klub ini selalu menjadi salah satu pilihan utama ketika saya bermain FIFA atau PES bersama teman-teman. Bukan karena saya suka dan nge-fans, tapi lebih ke alasan pragmatis: pengin menang saja. Kalau bisa dengan skor yang gede.

Gimana nggak menggiurkan coba punya pemain depan dengan rating di atas 88? Asalkan kita jago mainnya, mah, pasti bisa memaksimalkannya. Nah, setelah Messi pindah ke PSG, jelas rating attacking berpotensi mencapai 90-an lebih, apalagi Messi merupakan pemain dengan rating tertinggi di kedua gim tersebut. Terus, apa yang akan terjadi di rentalan-rentalan PS atau ketika kita main bareng dengan teman usai La Pulga bergabung ke klub ini?

#1 Lomba memilih PSG tercepat

Akan sangat sulit membendung trio Messi, Neymar, dan Mbappe untuk tidak dijadikan pilihan pertama saat kita sparing PES atau FIFA ketika melawan teman. Sejujurnya, trio terbaru ini mengingatkan saya pada trisula Messi, Suarez, Neymar (MSN). Mereka bertiga sama-sama punya rating di atas 90. Bedanya, jika saya dulu memilih Barcelona karena itu memang klub kesukaan saya dari kecil, saya akan memilih klub ini hanya karena memang tim itu bertabur bintang saja. Ya, saya, sih, ragu ya ada teman-teman yang benar-benar menyukai sehingga mereka pilih PSG saat main gim

Jangan lupakan pula dengan kedatangan superstar lain macam Ramos, Wijnaldum, Donnarumma, dan Hakimi. Kedatangan pemain-pemain yang disebut jelas akan membuat adanya rebutan di rentalan-rentalan PS. Ketika masuk menu match, misalnya, bakal ada dua orang yang mengarahkan cursor-nya ke Ligue 1 lalu memilih klub ini secepat cahaya.

#2 Akan ada suten buat milih klub ini

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, PSG punya pemain-pemain yang betul-betul overpower. Saya bahkan berani bilang, di musim depan, ketika PES dan FIFA merilis tim mana saja yang punya overall rating tertinggi, klub ini akan nangkring di posisi pertama. Dari mulai pertahanan, lini tengah, apalagi lini depan, PSG seolah tak bercacat. Meskipun, ya, kembali lagi ke kemampuan kita saat menggunakan mereka wkwkwk.

Alhasil, kemungkinan untuk melakukan suten—demi menghindari adu kecepatan dalam memilih PSG—sangatlah realistis. Bahkan, saya dulu pernah suten dengan teman saya untuk memilih siapa yang berhak menggunakan Barcelona ketika sparing. Hal ini perlu dilakukan agar keadilan tetap terpelihara.

#3 PSG akan di-banned

Bukan cuman Roberto Carlos yang dulu pernah dilarang dijadikan striker di Winning Eleven PS1. Di era sekarang, klub ini juga punya potensi untuk diperlakukan sama persis di PES dan FIFA musim terbaru. Bedanya, jika dulu yang dilarang adalah menggunakan pemain tertentu, sekarang yang dilarang malah sampai ke klub-klubnya. Akan ada suatu aturan tak tertulis yang mesti dipahami oleh khalayak pemain PES atau FIFA, yakni jangan memilih PSG. Setidaknya, untuk beberapa bulan ke depan, hal ini akan diterapkan di rentalan-rentalan PS.

Baca Juga:

Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

Olahraga Lari Adalah Olahraga yang Lebih “Drama” ketimbang Sepak Bola

Bukan apa-apa, saya sih nggak takut ya kalo ada temen saya yang nanti terus-terusan memilih klub ini. Tapi, kalo ada pemain jago yang terus milih PSG sedangkan si temannya ini nggak terlalu jago main PES atau FIFA-nya, ya kasian juga. Sadar diri lah. Educate yourself. Belajar adil sejak dalam pikiran kalo kata Pram.

Kira-kira, ya, seperti itulah gambaran akan seperti apa dunia gim sepak bola setelah Messi gabung klub ini. Perlu dicatat, saya tidak mempertimbangkan bocil-bocil dalam artikel ini. Mungkin saja, jika bocil-bocil yang mainnya, akan ada baku hantam di antara mereka hahaha.

BACA JUGA Bagaimana Rasanya Melihat Messi Memakai Jersey Klub Lain? dan tulisan Raihan Rizkuloh Gantiar Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: fifagimHiburan TerminalmbappemessineymarpespsgSepak Bola
Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Duh, lieur kieu euy.

ArtikelTerkait

4 Lagu Indonesia yang Bagus, tapi Video Klipnya Nggak Bangettt terminal mojok

4 Lagu Indonesia yang Bagus, tapi Video Klipnya Nggak Banget

15 Agustus 2021
Drakor Nevertheless: Toxic Relationship dan Anggapan Perempuan Cuma Suka Bad Boy terminal mojok.co

Drakor Nevertheless: Toxic Relationship dan Anggapan Perempuan Cuma Suka Bad Boy

31 Juli 2021

Kebijakan Pemerintah Daerah Adalah Alasan Orang Jogja Nggak Bisa Jadi Spider-Man

11 Juni 2021
Rekomendasi Film Pendek Indonesia Bergenre Slice of Life TERMINAL MOJOK.CO

Rekomendasi Film Pendek Indonesia Bergenre Slice of Life

7 Agustus 2021
Kasta Tempat Berdiri di Lapangan Sepak Bola Tarkam terminal mojok.co

Kasta Tempat Berdiri di Lapangan Sepak Bola Tarkam

9 Februari 2022

5 Adegan Pemanis di Drama Korea yang Overrated

19 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Padang Adalah Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar Mojok.co

Pantai Padang Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar

8 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.