Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

3 Profesi yang Cocok untuk Fabrizio Romano Andai Beliau Pindah ke Indonesia

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
24 Juli 2021
A A
fabrizio romano mojok

fabrizio romano mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Pada saat transfer musim panas seperti sekarang ini, nama yang paling dicari dan ditunggu cuitannya adalah Fabrizio Romano. Dia adalah seorang jurnalis sepak bola yang sangat terkenal karena paling terdepan dalam mengabarkan transfer pemain. Jika dia sudah bersabda “here we go”, niscaya sebuah rumor transfer akan menjadi kenyataan.

Kiprah pria Italia tersebut dalam dunia jurnalistik khususnya sepak bola, sudah tidak bisa diragukan lagi. Walaupun masih muda, namun setiap ada gonjang-ganjing transfer pemain. Para fans sepak bola selalu menunggu terlebih dahulu sabda dari Fabrizio Romano untuk memastikannya. Bahkan informasi yang ia kabarkan menjadi yang terdepan dibanding media bola terkenal di Eropa sana.

Spesialisasinya dalam mengabarkan transfer sepak bola tentu tidak dilakukannya dengan mudah. Dalam sebuah wawancara, dia mengatakan hanya memiliki waktu beberapa jam saja untuk tidur ketika memasuki masa transfer pemain. Hal itu dia lakukan supaya tidak ketinggalan berita tentang perpindahan pemain bola. Ketika memasuki masa transfer pemain, dia akan disibukkan dengan banyak panggilan telepon dari koneksi yang ia miliki.

Hal tersebut dia lakukan tentu saja untuk memastikan transfer tersebut benar-benar terjadi. Ketika sudah pasti, barulah sabda here we go muncul di akun media sosialnya. Dari apa yang ia lakukan selama menjadi jurnalis. Bisa dikatakan ia telah berhasil menjadi seorang jurnalis yang andal.

Namun, saya membayangkan jika suatu saat ia bosan dengan pekerjaannya. Lalu memutuskan pergi ke Indonesia. Kira-kira pekerjaan apa yang akan cocok dengannya? Mungkin beberapa profesi ini akan cocok untuknya.

Admin Lambe Turah

Kecepatan dan ketepatan informasi yang ia sampaikan dalam mengabari transfer pemain, menjadi alasan profesi sebagai admin Lambe Turah sangat cocok untuknya. Dengan kemampuannya tersebut Fabrizio Romano akan dengan mudah mengumpulkan informasi terkait gosip-gosip yang sedang panas. Selain itu, informasi yang ia sampaikan juga pasti terjamin kebenarannya.

Lagipula jika Fabrizio Romano tinggal di Indonesia, pekerjaan menjadi admin Lambe Turah lebih tepat daripada tetap menjadi jurnalis bola. Pasalnya berita mengenai pergosipan lebih besar peminatnya daripada berita tentang transfer pemain di Liga Indonesia. Salah satu budaya kita kan nggosip.

Tukang sayur

Walaupun dunia jurnalistik sangat jauh hubungannya dengan pekerjaan tukang sayur, namun seorang tukang sayur yang baik paling tidak memiliki sedikit skill jurnalistik. Di Indonesia, peran tukang sayur selain menjual sayuran, dia juga sebagai tempat pertukaran informasi. Bisa dikatakan tukang sayur adalah penerima dan penyampai berita yang baik.

Baca Juga:

Membayangkan Yeo Jeong Woo di Drama Korea Doctor Slump Tinggal di Indonesia: Tersandung Kasus Malapraktik dan Masuk Lambe Turah

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Dengan kemampuan yang dimiliki oleh Fabrizio Romano dalam membuat berita yang terpercaya. Dia dapat menarik pelanggan lebih banyak. Ibu-ibu akan lebih memilih membeli sayur di tempat Fabrizio Romano, karena mereka akan mendapat informasi atau gosip yang segar . Dengan keunggulan tersebut, dia akan sukses jika menjadi seorang tukang sayur.

Tukang ramal

Oleh karena Fabrizio Romano terkenal dengan kepastian informasinya, banyak orang banyak yang menyebut dirinya sebagai seorang peramal. Maka dari itu, profesi tukang ramal akan sangat cocok untuknya. Kepercayaan yang telah diberikan orang-orang kepadanya, akan sangat membantunya jika ingin menjadi seorang peramal.

Dengan menjadi peramal, Fabrizio Romano akan mendapatkan exposure yang lebih besar daripada menjadi jurnalis bola. Mungkin jika Ia sudah terkenal, nantinya Ia akan banyak diundang oleh acara TV untuk ditanyai mengenai nasib beberapa figur publik ke depannya. Kapan lagi coba melihat Fabrizio Romano membaca kartu tarot?

Bacanya sih gimmick doang, tinggal sebut ada artis bakal ketangkep narkoba dan skandal, kelar. Bukannya jualan peramal Indonesia gituan doang ya? Nggak ya? Oooh.

Sumber gambar: Akun Twitter Fabrizio Romano

BACA JUGA Gabriel Magalhaes, Drama dan Ekspektasi yang Bergeser Selalu Mengiringi dan tulisan Kuncoro Purnama Aji lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2021 oleh

Tags: agenberitafabrizio romanoGosipHiburan TerminalJurnalisLambe Turahtransfer
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

kok ada ya kursus wartawan cuma 6 hari mojok

Kok Ada ya Kursus Jadi Wartawan Cuma 6 Hari?

31 Desember 2020
nacho fernandez real madrid mojok

Merelakan Sergio Ramos, Mencintai Nacho Fernandez

10 Juli 2021
Magang di Pengadilan Agama Bikin Saya Lebih Realistis dalam Memandang Pernikahan broken home

Pesan Penting dari Anak Broken Home untuk Anda yang Gemar Julid Isu Perceraian

3 Februari 2021
Dosen-dosen ‘Law School’ Adalah Tipikal Dosen yang Dihindari Mahasiswa Saat KRS-an

Dosen-dosen ‘Law School’ Adalah Tipikal Dosen yang Dihindari Mahasiswa Saat KRS-an

31 Mei 2021

Andai ‘Uang Kaget’ Bisa Dibelanjakan Lewat e-Commerce

10 Juni 2021
Persamaan Franchise Fast and Furious dan Sinetron Indonesia terminal mojok.co

Persamaan Franchise Fast and Furious dan Sinetron Indonesia

8 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.