Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Video Klarifikasi Felicia Tissue untuk Mas Kaesang dan Contoh Konkret Sebuah Sikap bagi Para Wanita yang Dighosting

Nila Kartika Sari oleh Nila Kartika Sari
27 Mei 2021
A A
Video Klarifikasi Felicia Tissue untuk Mas Kaesang dan Contoh Konkret Sebuah Sikap bagi Para Wanita yang Dighosting terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Hari Raya Waisak tahun 2021 kemarin bisa jadi merupakan hari istimewa bagi sebagian netizen yang penasaran dengan kisah cinta anak sulung Presiden Jokowi tercinta kita. Mbak Felicia Tissue yang telling story, ndilalah saya yang mbrebes mili. Video berjudul The Truth selama 9 menit 35 detik itu disampaikan dengan penuh ketegaran dan getaran dari suaranya yang sedikit terisak menahan perihnya patah hati pascaputus. Kronologis kisah cintanya disampaikan dengan akurat dan runtut, sehingga kita yang mendengarkan ikut merasakan pilu dighosting oleh seorang laki-laki.

Mbak Felicia Tissue sebenarnya nggak sendiri. Di belahan dunia ini masih banyak wanita yang merasakan penderitaan dighosting, dan apalah daya hanya sekelas kaum rengginang. Rakyat jelata tentu nggak mashoook kalau ketika putus cinta, mengklarifikasi sakit hatinya di media sosial.  Berhubung ini adalah anak Presiden, yang bagaimanapun adalah sebuah kebanggaan bisa menjadi calon menantu orang nomor satu di Indonesia, tentu semuanya harus diberitakan dengan jelas dan gamblang. Minimal sebagai bentuk healing bagi keluarga Felicia yang ditinggalkan.

Lantas, bagaimana jika Mas Kaesang bukan anak seorang pejabat? Misalnya blio memang murni hanya seorang pengusaha penjual pisang krispi yang kebetulan berkenalan dengan Mbak Felicia dan kuliah di Singapura. Akankah video The Truth ini dibuat dan dishare ke media sosial? Akankah keluarga Felicia Tissue bersikap biasa saja layaknya memaklumi kisah cinta yang gelombangnya mudah pasang surut?

Pada suatu titik saya berimajinasi, kalau memang benar Mas Kaesang jahat, Mbak Felicia sesungguhnya sangat beruntung lantaran  dirinya juga terlalu berharga untuk ngarep-ngarep lelaki yang sedari awal sudah menunjukkan perilaku negatif bagi dirinya pribadi karena sudah tega meninggalkan tanpa kejelasan.

Kebetulan saja Mas Kaesang adalah anak Presiden. Sebagai pribadi, Mas Kaesang sebenarnya adalah pria biasa yang hatinya mudah diombang-ambingkan situasi dan kondisi di sekitarnya, termasuk oleh rasa bosan dan mati rasa. Perilaku memblokir semua media sosial dan mengganti nomor HP itu sebetulnya bukan hal baru bagi seseorang yang putus asa ingin putus, tapi nggak tahu harus bagaimana. Mbak Felicia patut bersyukur belum jadi istrinya yang bisa jadi tiba-tiba ditinggal tanpa kejelasan, atau dikhianati oleh sang suami seperti dalam drama Korea The Word of the Married. Sudah nonton drakornya belum, Mbak?

Menjalin suatu hubungan memang ngeri-ngeri sedap. Nggak ada kepastian dan jaminan bakalan happily ever after, yang sudah berjodoh atau nggak berjodoh seperti yang Mbak Felicia utarakan. Etika memutuskan hubungan yang layak seperti harapan keluarga memang penting untuk dilaksanakan. Tapi, kehidupan percintaan memang seperti hutan rimba, kan? Nggak ada semacam protokol kesehatan yang paten untuk mengakhiri suatu hubungan. Bahkan dalam hubungan suami istri pun ada kalanya rasa bosan yang memuncak. Akan datang suatu masa saling blokir media sosial hingga nomor HP. Itu nyata, lho, Mbak Feli, bukan sekadar cerita khayalan.

Sate sianida adalah contoh konkret drama percintaan di Indonesia. Bagaimana suatu hubungan yang berakhir bisa menjadi motif bagi korban ghosting untuk balas dendam. Ketika segala akses untuk menghubungi seseorang yang diharapkan tertutup rapat.

Sebagai wanita terhormat, cara Mbak Felicia untuk mengakhiri hubungannya dapat ditiru sebagai sebuah sikap yang konkret, sehingga nggak ada lagi duri dalam sekam yang mengganjal dalam hati, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Nggak ada keinginan untuk meracuni Mas Kaesang atau mengirim santet saja sudah sangat berkelas dan elegan.

Baca Juga:

Dear Erina Gudono dan Pembelanya, Duit Rp400 Ribu Bukan Jumlah Sedikit, Bisa untuk Makan Puluhan Anak Kos Jogja

Pengalaman Pertama Kali Mencoba Dating App Bumble: Dapat Pasangan sih, tapi Zonk

Abaikan jempol ke bawah, unlike para netizen yang bisa jadi menganggap sikap Mbak Feli adalah kekanak-kanakkan dan alay karena ingin pansos mencari panggung untuk dikenang. Toh, semua orang berhak dikenang dan kisah cintanya dengan anak mantan Presiden di masa mendatang bisa menjadi cerita bagi anak cucu Mbak Felicia kelak. “Ini, lho, Mama dulu sebelum nikah sama Papa, pernah menjadi calon mantu anak bungsu Presiden di Indonesia.” Sebuah kebanggaan, bukan?

Sumber Gambar: YouTube Felicia Tissue

BACA JUGA Jadi Korban Ghosting Gebetan? Jangan Sedih, Berikut Manfaat yang Bisa Dipetik atau tulisan Nila Kartika Sari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2021 oleh

Tags: Ghostinghubungan asmarakaesang pangarepPojok Tubir Terminal
Nila Kartika Sari

Nila Kartika Sari

Intuiting introvert yang pernah bercita-cita menjadi dokter jiwa dan suka mojok ngadem di perpustakaan.

ArtikelTerkait

Biar Nggak Bikin Ulah Lagi, Akun Perencana Keuangan Baiknya Di-unfollow Aja!

21 Juni 2021

Sinetron ‘Suara Hati Istri: Zahra’, Analisis Sinetron tentang Remaja yang Jadi Istri Ketiga Om-om

2 Juni 2021
31 negara mencekal pelancong dari indonesia mojok

Kalau Pak Luhut Bilang Penanganan Pandemi Itu Terkendali, Terus Kenapa 31 Negara Mencekal Pelancong dari Indonesia?

14 Juli 2021
Konten Kreator dan Seekor Monyet terminal mojok.co

Konten Kreator yang Bikin Challenge Jadi Monyet, Nggak Pantas Disamakan dengan Monyet!

29 Juli 2021
buku bajakan buku-buku baru buku musik mojok

Memahami Kemuakan Tere Liye lewat Buku Hadiah Giveaway

29 Mei 2021
laptop merah putih proyek ambisius mojok

Laptop Merah Putih dan Hasrat Berdikari yang Amat Besar dari Pejabat Negara Kita

27 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co purwakarta

Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah

11 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.