Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Tegarnya Menjadi Kurir: Sudah Ditindas, Sering Dituduh Culas

Ahmad Sulton Ghozali oleh Ahmad Sulton Ghozali
18 Mei 2021
A A
Tegarnya Menjadi Kurir_ Sudah Ditindas, Sering Dituduh Culas terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Jika Anda mengikuti jagat maya akhir-akhir ini, maka tidak ada yang lebih banyak ditemukan daripada beberapa orang yang mengeluh terhadap suatu pelayanan dengan cara yang membentak. Pekerjaan di bidang jasa sering mendapatkan perlakuan sedemikian rupa sejak berusaha memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggan. Kurir adalah salah satu contoh pekerjaan yang paling sering mendapatkan perlakuan sedemikian rupa.

Seiring dituntut untuk tetap profesional, kurir juga dihadapkan dengan tantangan untuk mengenali daerah secara lebih luas dan berhadapan dengan segala macam rupa manusia. Ada penerima yang ramah, ada pula penerima yang mudah naik pitam. Meskipun sudah dijelaskan dengan baik bahwa kesalahan ada pada pihak penjual, tetap saja kurir yang berada di depan mata menjadi sasaran empuk kemarahan.

Barangkali situasi pandemi yang berkepanjangan hingga saat ini membuat beberapa orang lebih lelah dari sebelumnya. Kelelahan tersebut pada akhirnya memengaruhi kestabilan emosi, termasuk mudah naik pitam. Akan tetapi, hal tersebut tidak dapat menjadi alasan bagi para kurir untuk tidak bekerja secara profesional. Mereka tetap dituntut untuk mengirimkan barang dengan selamat tanpa kerusakan dalam bentuk apa pun. Mungkin ada pula beberapa kasus pengiriman barang yang tak dapat dibenarkan, mulai dari melempar barang secara asal, sikap kasar kurir, hingga pencurian dengan mengganti barang kiriman dengan barang lain demi keuntungan pribadi.

Akan tetapi, tidak setiap kurir bisa seenaknya dituduh culas. Pada dasarnya, pengiriman barang sudah diawasi secara ketat oleh perusahaan, mulai dari tracking sejak penerimaan ke jasa pengiriman, hingga diantar oleh kurir sampai ke tujuan. Itulah sebabnya kurir sering mengambil foto ketika barang sampai di tujuan dengan penerimanya sebagai bukti. Sekalipun penerimanya adalah kucing dari pemilik rumah yang menjadi alamat tujuan, tetap dibutuhkan persetujuan dari penerima jika tidak sempat menerima barang pada saat kurir tiba di tujuan.

Di sisi lain, penindasan terhadap kurir bukanlah berita baru lagi. Upah minim sebagai “mitra” perusahaan/start up besar nyatanya menjadi bukti ketidakadilan yang dialami oleh para kurir. Setiap pengiriman barang dihargai tergantung kebijakan perusahaan maupun jarak pengiriman. Akan tetapi, banyak pula kurir yang mengeluh karena upah yang tidak setimpal dengan usaha mereka yang tidak didukung dengan jaminan kesehatan, kecelakaan, hingga biaya bensin dan makan untuk sehari bekerja. Oleh karena itu, status “mitra” yang cenderung mengarah kepada buruh tersebut menjadi perdebatan hingga cukup menyita perhatian masyarakat akhir-akhir ini.

Setidaknya, ada dua peran penting yang dapat kita lakukan sebagai konsumen selain asal terima barang saja. Tidak hanya untuk mendukung kinerja para kurir tercinta, tetapi juga memperlancar dan mengamankan proses pengiriman barang yang diinginkan. Toh, pada akhirnya, keselamatan barang menjadi fokus bersama agar tidak menimbulkan permasalahan yang tak diperlukan.

Pertama, pastikan alamat tujuan sudah jelas, termasuk nomor kontak yang dapat dihubungi selama proses pengiriman. Dengan demikian, barang akan sampai lebih cepat tanpa terkendala alamat. Jika kurir mengalami masalah atau kesalahpahaman dengan petunjuk arah alamat, maka usahakan untuk berkoordinasi dengan jelas, ramah, dan tetap berkepala dingin.

Kedua, kita harus menjadi konsumen yang cerdas dengan memahami antara kesalahan barang dengan kerusakan akibat proses pengiriman. Setiap jasa pengiriman pasti memiliki layanan pengaduan yang dapat bertindak. Usahakan untuk merekam setiap penerimaan hingga pembukaan barang agar bukti aduan menjadi kuat. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, setidaknya kita sudah mempunyai bukti yang kuat. Dengan demikian, kita tidak perlu keluar tenaga lebih untuk marah-marah, bukan?

Baca Juga:

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

6 Usaha yang Semakin Redup karena Perkembangan Zaman

BACA JUGA Sistem COD di Marketplace Itu Ngerugiin Kurir dan Perlu Dipikir Ulang, deh! dan tulisan Ahmad Sulton Ghozali lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: kirim paketkurirpaketpekerjaan
Ahmad Sulton Ghozali

Ahmad Sulton Ghozali

Lahir di Trenggalek, sedang singgah di Depok. Senang menulis. Sering berbincang seputar bahasa, sastra, dan isu-isu budaya di sekitarnya.

ArtikelTerkait

Masih Muda malah Pilih Jadi Pengemis

Masih Muda Malah Pilih Jadi Pengemis, Terlalu

11 Maret 2020
Balada Kuda Perusahaan Startup: Kerja, Kerja, Tifus

Balada Kuda Startup: Kerja, Kerja, Tifus

5 Oktober 2022
lulus kuliah mau jadi apa kerja apa overthinking insomnia quarter life crisis wabah corona pandemi corona anak muda umur 20-an mojok.co

Dipecat Saat Pandemi Bener-bener Nggak Enak dan Nyusahin

21 Januari 2021
7 Alasan Kamu Sebaiknya Terima Kerjaan di Cikarang, Bukan di SCBD Terminal Mojok.co

7 Alasan Kamu Sebaiknya Terima Kerjaan di Cikarang, Bukan di SCBD

18 Maret 2022
warung sembako kuli mojok

Juru Kuli: Pekerjaan yang Diremehkan tapi Perannya Amat Vital

22 Agustus 2020
5 Ide Usaha yang Cocok bagi Ibu Rumah Tangga, Pekerjaan Sampingan dengan Cuan Menjanjikan Mojok.co

5 Ide Usaha yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga, Bisa Dikerjakan dari Rumah dan Cuan Menjanjikan

24 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.