Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Solusi Defisit BPJS itu Bukan Cuma Naikin Iurannya!

Haryo Setyo Wibowo oleh Haryo Setyo Wibowo
3 September 2019
A A
bpjs

bpjs

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah memang gemar melucu, padahal bukan pelawak. Kelucuan termutakhir, iuran BPJS dinaikkan di semua kelas. Katanya karena banyak yang nunggak iuran. Itu kekeliruan mendasar. Nunggak itu ada beberapa sebab. Bisa karena tidak mampu, bisa juga karena mbeler. Males.

Pertanyaannya, bagaimana bisa yang sudah tertib tetep harus menanggung kenaikan?

ADVERTISEMENT

Lainnya? Menkes gemar menuduh kalo perokok itu salah satu biang kerok yang gemar nunggak. Beli rokok tiap hari 60ribu mampu, bayar iuran BPJS yang nilai sebulan hanya senilai 2-3 bungkus saja masih nunggak. Sementara penyakit para perokok tersebut (jantung, stroke dst) sangat membebani BPJS. Lha, kalo yang mending pilih beli soto apa mie ayam kenapa nggak disalahkan? ? (ini masalah iuran ya, jangan melebar ke masalah soto lebih sehat dari rokok).

Kalo pola tersebut berulang, dan defisit terus terjadi, apa kelak solusinya iuran kembali harus dinaikkan lagi?

Hari-hari ini BPJS disorot karena karyawan top levelnya disejahterakan sedemikian rupa. Sedangkan badan tersebut sampai sejauh ini dianggap bermasalah dalam mengelola dananya. Ini di luar munculnya indikasi kalo manajemen RS dianggap menaikkan biaya secara sepihak.

Ngomongin BPJS bermanfaat apa tidak jelas tidak produktif. Pastilah lebih besar manfaatnya. Negara mana pun yang menggunakan pendekatan negara sejahtera pasti akan mengadopsi hal serupa sebagai salah satu jaring pengaman sosialnya.

Hal yang terasa kurang sebenarnya tekanan masyarakat terhadap negara. Ada sebagian orang yang terbiasa berpikir ringan soal kehidupan masyarakat lain. Berpikir dan melihat dari kepala dan kacamatanya saja. “Halah cuma naik jadi 42 ribu saja kok. Besarnya manfaat ga sebanding dengan mahalnya rokok. Cuma jadi 160 ribu per bulan saja kok untuk yang kelas 1, murah dan tanpa plafon!

Uang senilai itu di tangan kelas menengah kita memang terasa kecil, murah dan mudah sekali untuk mengeluarkannya. 1-2 cangkir aja kalo dibelanjakan di coffee shop. Tetapi tidak untuk masyarakat tertentu. Pikiran kita kerap keliru menerka ini hanya soal pilihan politik belaka saja jika ada pihak yang tidak menyetujuinya.

Baca Juga:

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

Potret atau citra itu yang ditangkap oleh pengambil kebijakan.

“Oh ternyata banyak yang mendukung kebijakan ini, lho!”

“Nilainya memang terlalu murah sih untuk asuransi. Kenaikan sejumlah itu tetap ringan untuk sebagian besar rakyat, mengingat besarnya manfaat”

Lupa bahwa tidak sedikit orang yang sangat sulit mencari penghasilan. Lupa bahwa 42 ribu/orang x jumlah tertanggung itu jumlah tidak kecil untuk pekerja serabutan yang berupah rendah tapi tidak dianggap miskin, atau berpotensi miskin oleh BPJS.

Nah, jadi penyebab defisit itu sebenarnya apa?

– Jika kelas pendapatan terendah yang porsinya paling besar memanfaatkan fasilitas kesehatan, ingat kembali soal “jaring pengaman sosial”. Memang itu salah satu tujuannya, mensejahterakan rakyat. Tidak semua hal berkaitan dengan layanan publik harus untung

– Jika masalah defisit karena banyak yang nunggak, tertibkan administrasinya, di kelompok pendapatan mana mereka berada.

– Jika memang hendak menaikkan iuran, bidik kelas pendapatan yang nilai iurannya terbilang rendah dan tidak akan mengguncang pengeluarannya.

– Jika dianggap terlalu murah. Lha dulu merencanakannya bagaimana? Bukankah sudah survei secara mendalam dan belajar dari para provider asuransi swasta?

– Jika defisit terjadi karena ketidakmampuan pengelolaan dan pat gulipat RS?

Ha kok solusinya trus iuran naik di semua tingkatan. Hmmmm…. prut!(*)

BACA JUGA  Mendukung Usul Fadli Zon, Kenapa Ibu Kota Baru Sebaiknya di Jonggol atau tulisan Haryo Setyo Wibowo lainnya. Follow Facebook Haryo Setyo Wibowo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Februari 2021 oleh

Tags: bpjs kesehatanbpjs naikiuran bpjs
Haryo Setyo Wibowo

Haryo Setyo Wibowo

ArtikelTerkait

BPJS Adalah Masa Depan, Abaikan Nakes TikTok yang Menghina BPJS

BPJS Adalah Masa Depan, Abaikan Nakes TikTok yang Menghina BPJS

24 Maret 2023
3 Hal Nggak Biasa yang Bisa Dicover BPJS Kesehatan Terminal Mojok

3 Hal Nggak Biasa yang Bisa Dicover BPJS Kesehatan

7 November 2022
Drama Puskesmas yang Membuat Pasien Curiga dan Trauma (Unsplash)

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

14 Desember 2025
Pelayanan BPJS Kesehatan Itu Sudah Bagus, Jangan Kebanyakan Nyinyir, deh

Pelayanan BPJS Kesehatan Itu Sudah Bagus, Jangan Kebanyakan Nyinyir, deh

22 April 2024
Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini  Terminal

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

29 Juni 2026
Di Mata Buruh Pabrik, Tapera Tidak Memberi Manfaat Nyata (Unsplash)

Di Mata Buruh Pabrik, Tapera Tidak Memberi Manfaat Nyata Dibanding Potongan Gaji Lainnya

8 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo Mojok 

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo 

31 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

30 Juli 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.