Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok

Rizka Utami Rahmi oleh Rizka Utami Rahmi
13 Oktober 2022
A A
8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok Terminal Mojok

8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dr. Findrilia Sanvira atau yang akrab dipanggil Dok Fin membagikan beberapa kesalahan saat keramas dan merawat rambut dalam video TikTok miliknya. Apakah kamu juga sering melakukan kesalahan-kesalahan ini?

Membersihkan rambut menggunakan sampo alias keramas adalah kewajiban untuk tetap mendapatkan rambut dan kulit kepala yang terawat. Ada banyak jenis sampo yang beredar di pasaran dan diperuntukkan untuk macam-macam masalah rambut dan kulit kepala. Misalnya saja sampo untuk rambut rontok, rambut kering dan rusak, hingga kulit kepala berketombe.

ADVERTISEMENT

Soal keramas ini nggak perlu susah-susah pergi ke salon, ygy, sebab kita bisa kok keramas di rumah dengan cara yang tepat agar rambut tetap sehat dan indah. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu cara merawat rambut yang benar sehingga masih banyak kesalahan yang terjadi saat keramas.

Findrilia Sanvira atau yang akrab dipanggil Dok Fin, seorang dokter spesialis kecantikan asal Surabaya, membagikan video cara keramas yang benar dalam akun TikTok-nya. Biar rambut makin sehat dan indah, berikut kesalahan yang harus kita hindari saat keramas menurut Dok Fin.

@dr.findriliasanvira

Jd ngerti kan skg ☺️ #dokfin #dokfinsharing

♬ Famous piano songs for comedy and cooking programs – moshimo sound design

#1 Tidak membasahi rambut dengan merata

Kesalahan pertama yang sering dilakukan banyak orang saat keramas adalah nggak membasahi seluruh rambut secara merata. Kadang ketika mengaplikasikan sampo, kondisi rambut kita belum basah sempurna sehingga menyebabkan penggunaan sampo yang berlebihan. Padahal busa yang dihasilkan dari penggunaan sampo yang terlalu banyak bisa menyebabkan ketombe dan rambut rontok, lho! Menurut Dok Fin dalam video TikTok-nya, kita harus membasahi rambut dengan air mengalir minimal 1-2 menit agar rambut basah secara merata.

#2 Tidak melakukan lathering

Sebagian orang mungkin akan langsung mengaplikasikan sampo ke kulit kepala tanpa melakukan lathering terlebih dulu. Lathering adalah proses membuat sampo menjadi busa di telapak tangan sebelum sampo diaplikasikan ke kulit kepala dan rambut.

Tanpa lathering, kita akan menganggap busa yang dihasilkan sampo nggak terlalu banyak sehingga kita kerap menambahkan sampo secara berlebihan. Menurut Dok Fin dalam video TikTok miliknya, hal ini malah bisa menyebabkan peradangan di kulit kepala, lho.

Baca Juga:

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

#3 Menggaruk kulit kepala dengan kuku

Kesalahan yang juga sering dilakukan saat tengah keramas adalah menggaruk kulit kepala dengan kuku. Padahal pada kuku juga terdapat bakteri, dan jika kita menggaruk kulit kepala terlalu keras dengan kuku bisa-bisa kulit kepala kita terluka.

Alih-alih menggunakan kuku, pijatlah kulit kepala menggunakan ujung jari secara perlahan. Fokuskan untuk memijat kulit kepala dengan sampo yang nggak terlalu banyak. Biarkan busa sampo turun secara menyeluruh hingga ujung rambut.

#4 Menggunakan sampo terlalu banyak

Menurut Dok Fin dalam video TikTok miliknya, penggunaan sampo yang terlalu banyak nggak disarankan. Cukup gunakan sampo seukuran 1 koin uang seribuan untuk membersihkan rambut kita. Karena sejatinya, sampo difokuskan untuk membersihkan kulit kepala. Untuk membersihkan bagian batang rambut kita bisa memanfaatkan busa yang turun dari kulit kepala tersebut.

#5 Keramas menggunakan air hangat

Keramas menggunakan air hangat berpotensi merusak rambut karena 80% dari rambut kita terbuat dari protein dan akan mengeras jika terkena air panas. Protein rambut yang mengeras ini justru dapat menurunkan manfaat dari perawatan untuk rambut seperti conditioner atau hair mask. Makanya sebaiknya keramas menggunakan air dengan suhu ruangan.

#6 Memakai conditioner dari kulit kepala

Conditioner adalah salah satu produk perawatan rambut yang berfungsi melembapkan dan membuat rambut berkilau. Memakai conditioner dari kulit kepala sangat nggak disarankan. Conditioner hanya dipakai di bagian ujung rambut.

#7 Membungkus rambut dengan handuk setelah keramas

Kesalahan ketujuh yang sering dilakukan orang saat keramas adalah membungkus rambut dengan handuk setelah keramas. Menurut Dok Fin dalam video TikTok berdurasi 2 menit 18 detik miliknya, membungkus rambut dengan handuk justru dapat menyebabkan rambut menjadi lembap dan mengundang timbulnya mikroorganisme dan dapat merusak kutikula. Selain itu, kondisi rambut yang dibungkus handuk dalam waktu lama dapat menimbulkan bau apek.

#8 Mengeringkan rambut dari ujung dan menggosoknya terlalu keras

Kesalahan terakhir yang sering dilakukan orang setelah keramas adalah mengeringkan rambut pada bagian ujung batang rambut. Padahal bagian yang harus dikeringkan terlebih dulu adalah bagian pangkal baru ke ujung rambut. Selain itu, menggosok rambut terlalu keras dapat merusak rambut. Cara yang tepat untuk mengeringkan rambut adalah memeras rambut secara perlahan, baru keringkan dengan hair dryer. Namun, perlu diingat juga penggunaan hair dryer yang terlalu lama juga nggak disarankan.

Sekarang sudah tahu kan kesalahan apa saja yang sering dilakukan saat keramas dan merawat rambut? Hindari kesalahan-kesalahan di atas mulai dari sekarang, ygy, biar kulit kepala dan rambut kita tetap sehat.

Penulis: Rizka Utami Rahmi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Keramas Sampai Dua Kali Biar Apa, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2022 oleh

Tags: keramasKesalahankonten tiktokmerawat rambutrambuttiktok
Rizka Utami Rahmi

Rizka Utami Rahmi

Mom of two and happy wife.

ArtikelTerkait

Dosen Konservatif Seharusnya Banyak Belajar dari Dosen TikTok Mojok.co

Dosen Konservatif Seharusnya Banyak Belajar dari Dosen TikTok

13 Desember 2023
Sulit Dibantah kalau Sisca Kohl Adalah Seorang Konten Kreator yang Jenius! terminal mojok.co

Sulit Dibantah kalau Sisca Kohl Adalah Seorang Konten Kreator yang Jenius!

31 Maret 2021
Sisi Seleb Tiktok Sisca Kohl yang Patut Kita Teladani terminal mojok

Jangan Melihat dari Satu Sisi Saja, Ada Juga kok Hal-hal yang Bisa Kita Teladani dari Seorang Sisca Kohl

5 April 2021
Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele

Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele

3 Juni 2022
Hadeh, Masih Aja Pamer Fasilitas Kampus Pakai Kedok University Check!

Hadeh, Masih Aja Pamer Fasilitas Kampus Pakai Kedok University Check!

12 Maret 2020
Ormas Tukang Palak Hambat Investasi, Indonesia Rugi 135 Triliun (Pexels)

Ormas Oportunistik Tukang Palak Adalah Rayap Bagi Iklim Investasi Rugikan Indonesia Sampai 145 Triliun

11 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

19 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.