Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
18 Januari 2026
A A
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

#5 Mbecek: Satu kata, beda dunia

Kalau di banyak daerah Jawa Timur, kondangan dikenal sebagai buwuh atau nyumbang, lain ceritanya dengan Banyuwangi. 

Di lingkungan saya, kegiatan datang ke hajatan sambil membawa amplop itu disebut mbecek. Masalahnya, di telinga sebagian orang Jawa, mbecek memiliki arti basah, kotor, atau situasi yang ribet. 

Jadi ketika saya bilang, “Besok aku mbecek,” reaksinya bukan, “Oh, kondangan,” tapi, “Lho, kenapa? Kehujanan?” Di sinilah letak keindahan sekaligus kekacauan Bahasa Jawa. Satu kata, beda dunia.

#6 Sawi, istilah dalam Bahasa Jawa paling membagongkan

Yang ini mungkin istilah dalam Bahasa Jawa paling membagongkan. Di Banyuwangi, sebutan sawi merujuk pada satu umbi-umbian yaitu singkong atau ketela pohon. Sumber karbohidrat rakyat. 

Tapi begitu keluar daerah, seperti di Malang, Surabaya, dan sekitarnya, saya baru sadar bahwa sawi adalah sayuran hijau yang biasa nongkrong di mangkok mi ayam saya. Itu Namanya sawi.

Dua benda. Satu kata. Dan tidak ada yang salah. Hanya berbeda konteks saja.

#7 Tilik, berpotensi bikin orang salah sangka

Kosakata berikutnya datang dari dapur, secara harfiah. Di Banyuwangi, tilik bukan urusan sosial, apalagi rumah sakit. Tilik, ngetilik, tilikono adalah kegiatan yang sangat spesifik yaitu mengicip makanan.

Ibu dan mbah saya sering mengucapkan ini saat masak. “Coba tilik sek, wes gurih apa durung?”

Baca Juga:

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

Artinya jelas yaitu, cicipi, cek rasanya, pastikan masakannya layak disajikan tanpa memicu konflik keluarga. Makanya, bagi saya, tilik selalu berhubungan dengan lidah, bukan dengan empati.

Sampai suatu hari, saya mendengar kalimat, “Niliki wong loro.” Otak saya langsung error. Kenapa orang sakit malah disuruh diicip? Kurang kerjaan apa kurang bumbu?

Dan barulah saya paham bahwa di daerah lain, terutama Jawa Tengah, tilik berarti menjenguk, seperti yang dipopulerkan lewat film Tilik dengan Bu Tejo dan rombongan ibu-ibu yang penuh dinamika sosial itu. Sementara di Banyuwangi, untuk menjenguk orang sakit, saya lebih akrab dengan istilah ngendangi. Jadi wajar kalau awalnya saya kaget. Di satu tempat, tilik itu urusan rasa. Di tempat lain, urusan rasa… tapi rasa sosial.

#8 Empakne, istilah Bahasa Jawa yang paling sering bikin ketawa

Istilah dalam Bahasa Jawa  ini mungkin terdengar sepele, tapi cukup sering bikin kebingungan kecil yang berujung tawa. Jika di lingkungan saya, empakne adalah kata kerja, yang sangat praktis. Memiliki arti menyalakan atau mengaktifkan sesuatu, biasanya benda elektronik.

Contoh paling sederhananya seperti, “Empakne lampune kae.” Artinya tidak filosofis, hanya permintaan agar lampu dinyalakan supaya tidak gelap dan tidak menabrak meja. That’s simple.

Masalahnya, ketika istilah ini saya pakai di depan teman dari daerah lain yang sama-sama wong Jawa, reaksinya sering datar, bahkan bingung. Ada yang diam, ada yang bertanya ulang, ada juga yang langsung menertawakan, “Bahasa Jawamu aneh banget, e.”

Saya pun ikut tertawa. Bukan karena tersinggung, tapi karena sadar, bahkan untuk hal sesederhana menyalakan lampu, Bahasa Jawa bisa berbeda kamus. Ujung-ujungnya, kami sering menyerah dan kembali ke Bahasa Indonesia. Bukan karena Bahasa Jawa kurang kaya. Tapi justru karena terlalu kaya sampai perlu penerjemah dadakan.

Penulis: Ferika Sandra

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Kosakata Bahasa Jawa yang Sering Salah Penggunaannya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2026 oleh

Tags: Bahasa JawaBanyuwangigojekijenistilah bahasa jawaJawajawa timurMalangSemarangSurabayatanduktilik
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Unpopular Opinion: Jember Daerah yang Cocok untuk Slow Living di Jawa Timur Mojok.co

Unpopular Opinion: Jember Daerah yang Cocok untuk Slow Living di Jawa Timur

3 Desember 2024
Meluruskan Anggapan Keliru Warga Ibu Kota Terhadap Surabaya terminal mojok

Meluruskan Anggapan Keliru Warga Ibu Kota Jakarta Terhadap Surabaya

12 Oktober 2021
GoMart Akan Terus Dibutuhkan Selagi Alfagift dan KlikIndomaret Nggak Berbenah  

GoMart Akan Terus Dibutuhkan Selagi Alfagift dan KlikIndomaret Nggak Berbenah  

9 Januari 2025
Es Puter Cong Lik Semarang, Sensasi Menyantap Es di Malam Hari Terminal Mojok

Es Puter Cong Lik Semarang, Sensasi Menyantap Es Legendaris di Malam Hari

24 April 2022
Jalan Pucuk-Blimbing Lamongan, "Raja Terakhir" Jalur Berbahaya di Lamongan

Jalan Pucuk-Blimbing Lamongan, “Raja Terakhir” Jalur Berbahaya di Lamongan

18 Februari 2024
Orang Surabaya dan Obsesinya terhadap Sambal Petis (Unsplash)

Orang Surabaya dan Obsesinya terhadap Sambal Petis

4 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.