Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

7 Kampus Muhammadiyah Terbaik di Jawa, Salah Satunya di Magelang!

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
23 Juli 2025
A A
4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan Mojok.co kampus muhammadiyah

4 Pertanyaan yang Bikin Muak Mahasiswa UMY saking Sering Ditanyakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Muhammadiyah adalah organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia yang kontribusinya di berbagai bidang sangat signifikan, tidak terkecuali di sektor pendidikan. Sebab, sejak awal, Muhammadiyah memang menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana pencerahan dan kemajuan peradaban dengan menginternalisasikan prinsip keislaman dan keilmuan modern secara bersamaan. Maka dari itu, Muhammadiyah seringkali disebut sebagai gerakan pendidikan modern. Terlihat dari banyaknya kampus Muhammadiyah yang berdiri.

Di ranah kampus, Muhammadiyah setidaknya mengelola kurang lebih 170-an perguruan tinggi yang terdiri dari Universitas, Institute, Sekolah Tinggi, dan Politeknik. Seluruhnya tersebar di berbagai penjuru Indonesia, termasuk di provinsi minoritas muslim seperti di Nusa Tenggara Timur. Prinsip rahmatan lil alamin pun membuat kampus-kampus Muhammadiyah sangat terbuka dengan mahasiswa non-muslim. Nggak heran, kampus Muhammadiyah sering kali jadi pilihan oleh berbagai kalangan.

Nah dari ratusan kampus yang berada di bawah naungan Muhammadiyah, saya akan rekomendasikan 7 kampus Muhammadiyah di Jawa yang punya reputasi dan kualitas baik sehingga bisa dijadikan pilihan kalian yang ingin kuliah di Kampus Muhammadiyah.

7 kampus Muhammadiyah ini saya rekomendasikan berdasarkan beberapa kriteria atau indikator. Mulai dari kualitas akademik dan riset, reputasi dan jaringan, fasilitas dukungan kepada mahasiswa, hingga dampak sosialnya.

Kampus Muhammadiyah pertama, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

Kampus Muhammadiyah pertama yang saya rekomendasikan adalah UMS. Nah, kampus ini didirikan tahun 1981 yang dikembangkan dari IKIP Muhammadiyah Surakarta yang telah berdiri sejak 1958. Lalu, kampus ini punya akreditasi “Unggul” dari BAN-PT dan merupakan salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah terbesar dan paling bereputasi di Indonesia.

Kampus ini berada di kisaran peringkat 1201–1500 dunia menurut Times Higher Education (THE) dan QS World University Rankings 2024, UMS menempati peringkat #1401+ secara global pada tahun 2024. Sementara untuk versi Webometrics, UMS berada di peringkat 7 secara nasional di antara PTS, menempati posisi 31 di seluruh perguruan tinggi Indonesia (PTS dan PTN). Sekitar peringkat 2.521 dunia.

Kampus ini setidaknya punya 12 fakultas dengan total 45 prodi yang tersebar di berbagai jenjang. Mulai dari Diploma, Sarjana, Megister, dan Doktor. UMS memiliki lebih dari 34.000 mahasiswa aktif dan telah meluluskan puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai bidang di dalam dan luar negeri.

Dari sisi akademik dan riset, UMS memiliki setidak 52 persen dosen bergelar S3 dengan rasio dosen-mahasiswa yaitu 1 banding 22. Kampus ini punya publikasi riset sebagai 3,921 penelitian terindeks scopus. Dari aspek reputasi dan jaringan, menurut tracer Study YMS 2023, setidak 83 persen lulusannya terserap kerja kurang lebih 6 bulan setelah lulus. Kemudian untuk fasilitas kampus, UMS punya berbagai macam infrastruktur pendukung mulai dari rumah sakit, laboratorium, pusat bahasa, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga:

Kecamatan Baki Sukoharjo, Dibilang Desa tapi Mirip Kota, Dibilang Kota tapi Masih Desa

Saya Menyesal Telah Menganggap Kalau UAD Adalah Kampus Muhammadiyah yang Medioker

Dampak sosial dari kampus pun cukup terasa karena kampus ini setidaknya telah mengembangkan 12 startup binaan UMS incubator pada tahun 2024.

Kampus Muhammadiyah paling terkenal, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

Kampus Muhammadiyah kedua adalah UMY. Nah, kampus ini berdiri pada tahun yang sama dengan UMS yaitu 1981. UMY juga telah memperoleh akreditasi “Unggul” dari BAN-PT, menegaskan kualitas pendidikan dan pengelolaan kampus yang baik di tingkat nasional. Kampus ini konsisten masuk dalam 20 universitas swasta terbaik di Indonesia menurut berbagai pemeringkatan nasional, serta menjadi salah satu PTS dengan reputasi internasional baik menurut QS World University Rankings dan THE Impact Rankings.

Sementara di tingkat nasional, UMY menduduki peringkat 8 nasional di antara PTS, dan peringkat 34 secara keseluruhan perguruan tinggi di Indonesia

UMY memiliki lebih dari 22.000 mahasiswa aktif dan ribuan alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi di tingkat nasional dan internasional. Dari sisi akademik, kampus ini punya 9 fakultas dengan total 48 prodi. Setidak 49 persen pendidiknya adalah S3 dengan hasil publikasi scopus mencapai 4.217 dokumen.

Dari segi reputasi dan jaringan, kampus UMS punya 600 mahasiswa asing dan 25 program double degree dan pertukaran mahasiswa di tingkat internasional.

Sementara itu, dari sisi fasilitas, UMY juga cukup lengkap karena terdapat Smart library, laboratorium biomedik, sport center, dan fasilitas pendukung lainnya. Adapun dari aspek dampak sosialnya, UMY aktif menginisiasi program pemberdayaan masyarakat lebih dari 100 kali per tahun.

Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD)

Kampus selanjutnya adalah UAD Yogyakarta. Kampus ini didirikan pada 19 Desember 1990 sebagai pengembangan dari IKIP Muhammadiyah Yogyakarta, dengan akar sejarah yang sudah dimulai sejak tahun 1960-an. UAD juga kampus dengan raihan akreditasi “Unggul” dari BAN-PT untuk institusi, serta sejumlah prodi dengan akreditasi A dan Unggul.

Kampus ini punya 11 fakultas dengan total 49 prodi dan memiliki lebih dari 27.000 mahasiswa aktif. Selain itu, UAD juga memiliki puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dari segi peringkat, kampus ini konsisten masuk dalam 20–30 universitas swasta terbaik di Indonesia menurut berbagai pemeringkatan nasional, dan memiliki reputasi internasional melalui THE Impact Rankings dan QS Asia Rankings. Motto kampus ini pun menurut saya unik dan elegan yaitu “Moral and Intellectual Integrity”, menekankan perpaduan nilai-nilai keislaman, pengembangan intelektual, dan inovasi.

UAD punya kualitas akademik yang bagus. Hal ini bisa dilihat dari 46 persen total pengajarnya adalah bergelar S3. Dalam bidang riset, UAD mencatat 3.723 publikasi Scopus pada 2024, lebih dari 40 paten, dan 37 hibah riset. Dari sisi jaringan, kampus ini punya kemitraan yang kuat dengan perusahaan besar seperti Samsung, PLN, dan institusi keuangan, serta program internasional dengan 210 mahasiswa asing dan berbagai double degree.

Fasilitas kampus meliputi digital library, laboratorium 4.0, WiFi terintegrasi, serta layanan beasiswa, karier, dan konseling. UAD juga aktif dalam pengabdian masyarakat dan pengembangan inovasi dengan 11 startup di bawah UAD Entrepreneur Center.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Nggak Afdol rasanya kalau nggak memasukan kampusnya Abdur Arsyad yaitu UMM menjadi salah satu kampus rekomendasi. UMM didirikan pada 1 September 1964 sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar dan tertua di Indonesia. UMM telah memperoleh akreditasi “Unggul” dari BAN-PT untuk institusi, dan banyak prodi berakreditasi A/Unggul.

Kampus ini punya total 10 fakultas dengan 64 prodi di berbagai jenjang. Tercatat, lebih dari 35.000 mahasiswa aktif dan puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai bidang nasional dan internasional dari kampus UMM ini.

Sama halnya dengan kampus Muhammadiyah yang lain, UMM juga secara konsisten masuk 10 besar universitas swasta terbaik Indonesia menurut berbagai pemeringkatan nasional, serta diakui secara internasional lewat QS World University Rankings dan THE Impact Rankings. Bahkan menurut Webometrics 2024, UMM masuk peringkat 6 PTS terbaik di Indonesia.

UMM punya komposisi pengajar yang 45 persennya bergelar S3 dengan catatan publikasi scopus mencapai 3.100 dokumen. Selain itu, kampus ini juga langganan mendapatkan dana hibah riset. Setidaknya terdapat 35 hibah riset, dan terlibat dalam kolaborasi internasional seperti Erasmus+. UMM juga membuktikan dirinya sebagai kampus yang layak diperhitungkan melalui pencapaiannya sebagai salah satu kampus Klaster Mandiri versi Kemendikbud Ristek 2024.

Dari sisi jaringan, UMM dikenal punya reputasi baik di dunia kerja karena menjalin kemitraan yang berkesinambungan dengan beberapa institusi dan perusahaan nasional. Untuk konektivitas global, UMM punya 110 mahasiswa asing dan 12 MoU aktif dengan kampus luar negeri. Soal fasilitas, UMM menyediakan smart library, delapan laboratorium modern, hingga fasilitas olahraga yang lengkap.

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA)

UHAMKA adalah kampus Muhammadiyah yang berdiri pada 18 November 1997. Kampus ini punya 9 fakultas dengan total 43 program studi. Secara peringkat, menurut Webometrics, UHAMKA menempati peringkat 19 nasional di antara PTS. Dan peringkat 79 secara keseluruhan perguruan tinggi di Indonesia.

Kampus ini punya kualitas akademik yang cukup baik, dilihat dari 2.203 dokumen di Scopus dan 23 hibah riset yang berhasil diraih. Di tingkat internasional, UHAMKA aktif membangun kerja sama melalui 80 mahasiswa asing dan tujuh nota kesepahaman dengan institusi Asia-Afrika. Fasilitas kampus cukup lengkap, mulai dari perpustakaan digital, arena olahraga, hingga ruang startup. Mahasiswa juga mendapat banyak dukungan melalui 1.900 beasiswa dan layanan karir yang tersedia di kampus.

Kampus Muhammadiyah yang underrated, Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA)

UNIMMA adalah kampus yang mungkin jarang didengar tapi sebenarnya cukup bertaji di Jawa. Kampus Muhammadiyah ini didirikan pada 1964. Awalnya sebagai Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Magelang, kemudian berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Magelang pada 1994.

Kampus ini punya 4 fakultas dengan total 23 program studi dari berbagai jenjang. Secara peringkat, UNIMMA masuk dalam 50 universitas swasta terbaik di Jawa Tengah menurut beberapa pemeringkatan nasional. Serta, aktif dalam berbagai inovasi dan pengabdian masyarakat. Menurut versi Webometrics, UNIMMA masuk peringkat 66 nasional di antara PTS di seluruh Indonesia.

Dari sisi akademik, UNIMMA memiliki kualitas pengajaran yang cukup solid, dengan sekitar 30% dosen bergelar S3. Dalam bidang riset, Unimma telah menghasilkan lebih dari 500 publikasi terindeks Scopus. Aktif menerima hibah riset khususnya di sektor agrikultur, dan rutin melakukan kolaborasi internasional melalui International Office Unimma.

Dari sisi fasilitas, Unimma menyediakan perpustakaan, laboratorium pertanian, dan akses WiFi yang menunjang pembelajaran. Dukungan kepada mahasiswa pun diperhatikan, dengan program beasiswa lokal serta layanan bimbingan karier dan psikologi. Dalam pengabdian masyarakat, Unimma fokus pada pemberdayaan petani, sementara dari sisi inovasi, mahasiswa aktif menciptakan prototipe teknologi pertanian.

Universitas Muhammadiyah Gresik

UMG adalah kampus yang didirikan pada 29 Maret 1982 sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah di wilayah Jawa Timur. UMG punya 6 fakultas dengan total 26 program studi untuk berbagai jenjang. Kampus ini masuk peringkat 142 nasional di antara perguruan tinggi Indonesia, dan peringkat 71 nasional di antara PTS.

Dari sisi akademik dan riset, kampus ini telah menghasilkan lebih dari 1.200 dokumen terindeks Scopus. Meraih 10 hibah nasional, dan aktif melakukan kolaborasi vokasi serta industri melalui International Office UMG. Dari sisi reputasi, sekitar 75% lulusannya telah bekerja, terutama di sektor petrokimia dan maritim, serta didukung jaringan 30 mahasiswa asing dan tiga kerja sama internasional.

Nah itulah 7 rekomendasi kampus Muhammadiyah di Jawa yang bisa kalian pilih. Yakinlah, kampus-kampus itu menawarkan berbagai pengalaman akademik, riset, dan sosial yang tentu bermanfaat bagi kalian. Tapi ingat, itu kalau kalian serius kuliah.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Terbaik di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2025 oleh

Tags: kampus muhammadiyahMuhammadiyahUMM MalangUMSUMY
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Di Luar Berdebat, di Kampung Saya, NU dan Muhammadiyah Berhubungan Erat Sampai ke Kamar terminal mojok.co

Muhammadiyah Gagal Lucu, Tapi NU Juga Gagal Serius

10 Mei 2020
Saya Menyesal Keluar dari Remaja Masjid, kalau Nggak kan Bisa Dapat Jatah Tambang BKPRMI

Saya Menyesal Keluar dari Remaja Masjid, kalau Nggak kan Bisa Dapat Jatah Tambang

5 Agustus 2024
Titik di Sekitar UMS yang Sering Bikin Gregetan dan Muntab Tak Terkira terminal mojok.co

Titik di Sekitar UMS yang Sering Bikin Gregetan dan Muntab Tak Terkira

14 Desember 2020
UNS, Kampus Terbaik di Solo yang Bikin Salah Paham (Unsplash) kampus di Solo

7 Keanehan Kampus di Solo: dari Logo yang Unik hingga Letak Kampus yang Nggak Sesuai Ekspektasi

9 Juli 2025
UAD universitas ahmad dahlan kuliah rasa pengalaman cara mendaftar kuliah di luar negeri mojok

UAD Cocok Untukmu yang Gagal Kuliah ke Luar Negeri

22 April 2020
Lahir di Lingkungan NU dan Tumbuh Dewasa di Lingkungan Muhammadiyah, Bikin Saya Jadi Krisis Identitas terminal mojok.co

Lahir di Lingkungan NU dan Tumbuh Dewasa di Lingkungan Muhammadiyah, Bikin Saya Jadi Krisis Identitas

8 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu

5 Januari 2026
Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

8 Januari 2026
Bus Bagong, Bus Ekonomi Murah Rasa Jet Tempur

Bus Bagong Surabaya-Jember, Penyelamat Penumpang dari Ancaman Bus Bumel yang Suka Getok Tarif

7 Januari 2026
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.