Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

6 Rekomendasi Pesantren Dekat Kampus di Malang

Muhammad Syifa Zam Zami oleh Muhammad Syifa Zam Zami
19 November 2020
A A
6 rekomendasi pondok pesantren di Malang mojok

6 rekomendasi pondok pesantren di Malang mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Malang tidak hanya tentang bakso ataupun apel—meski sebenarnya apelnya itu lebih banyak ada di Batu daripada di kota Malang sendiri. Malang juga dikenal sebagai Kota Pendidikan, karena memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama. UB, UIN Maulana Malik Ibrahim, UM, UMM, Unisma, dan masih banyak kampus lain yang ada di Kota Bunga ini.

Sebagai kota pendidikan, banyak mahasiswa berasal dari luar Malang yang kemudian menetap di Malang. Di antara banyaknya mahasiswa yang mendiami Bumi Arema ini, sebagian pasti ada yang berkeinginan kuliah sambil mondok (atau mungkin mondok sambil kuliah). Bagi para mahasiswa yang pengin nyantri sembari kuliah, saya rekomendasikan beberapa pesantren yang dekat dengan kampus-kampus di Malang.

#1 Pondok Pesantren Sabilurrosyad

Pondok pesantren Sabilurrosyad atau biasa disebut dengan pondok Gasek terletak di dusun Gasek, Karang Besuki, Sukun. Pesantren ini diasuh oleh K.H. Marzuqi Mustamar yang mana beliau sekarang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur. Buat yang penasaran sama ponpes ini, monggo cek akun IG @ponpesgasek.

#2 Pondok Pesantren Al-Hikam

Pesantren ini berlokasi di Jalan Cengger Ayam No. 5, Kelurahan Tulusrejo, Lowokwaru. Pesantren yang berjarak sekitar tiga kilometer dari kampus UB ini didirikan oleh Almarhum KH. A. Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 1999-2010. Beliau memang memiliki cita-cita membangun pondok pesantren mahasiswa di beberapa kota yang lokasinya berdekatan dengan perguruan tinggi negeri, salah satunya berada di kota Malang. Kalau kalian penasaran sama pondok pesantren ini, silakan cek akun IG @ alhikam_malang.

#3 Lembaga Tinggi Pesantren Luhur

Lokasi pesantren ini dekat sekali dengan UB dan UIN Maulana Malik Ibrahim sehingga untuk ke kampus tersebut, para santri cukup berjalan kaki. Di pesantren ini,ada sebuah tradisi “unik” di mana santri yang menempati pesantren Luhur selama lebih dari 4,5 tahun, akan menjadi Ahlul mahad dan selalu mendapatkan kiriman doa dari santri setiap hari. Buat yang ingin tahu lebih dalam dengan pesantren yang dipimpin oleh Gus Danial Farafish ini bisa cek akun IG @pesantrenluhur.

#4 Pondok Pesantren Miftahul Huda

Pondok Pesantren Miftahul Huda atau dikenal dengan Pondok Gading ini masyhur dengan ilmu hisabnya. Hasil hisab dari pondok gading dijadikan rujukan untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha oleh masyarakat sekitar. Selain itu pondok gading juga terkenal dengan majelis tarekat Qodiriyyah-Naqsyabandiyyah. Untuk info lebih lanjut monggo cek akun @gadingpesantren38

#5 Pondok Pesantren Salafiyah Putri Al Ishlahiyah

Pondok pesantren yang satu ini berdekatan dengan pesantren Miftahul Huda. Sesuai dengan namanya, pesantren ini khusus untuk mahasiswi. Jadi bagi kalian kaum adam jangan coba-coba daftar pesantren ini ya wkwkwk. Penasaran? Cek IG ponpesnya di @ponpes.ishlahiyah.

#6 Pondok Pesantren Anwarul Huda

Pesantren yang beralamatkan di Jl. Raya Candi 3 No.454, Desa Karangbesuki ini diasuh oleh K.H. M. Baidowi Muslich. Pesantren ini memiliki lokasi yang sangat strategis karena dikelilingi berbagai universitas baik swasta maupun negeri. Dari lantai 4 pesantren, kita bisa melihat berbagai gedung-gedung tinggi milik kampus seperti UB, UIN, UM, ataupun Universitas Ma Chung.

Baca Juga:

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

Di pesantren ini, kita tidak hanya bisa belajar agama lebih dalam. Di sini kita juga bisa belajar untuk berwirausaha. Mulai dari membuat tempe kacang khas Malang, membuat berbagai macam olahan kripik buah, dan menyablon.

Buat yang penasaran dengan pesantren tempat saya nyantri ini, monggo cek akun IG @halaqah.santri 

Jika ingin tahu lebih detail lagi, kalian bisa sowan ke pesantren-pesantren di atas. Pesantren-pesantren tersebut bisa menjadi alternatif pilihan untuk para mahasiswa yang ingin belajar agama islam ditengah kehidupan kampus yang sangat bebas. Setidaknya dengan berada di pesantren, kita berada di ruang lingkup yang “aman” dari pergaulan bebas dunia luar.

BACA JUGA Percayalah, Kami Para Introvert Juga Ingin Berteman dan tulisan Muhammad Syifa Zam Zami lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2022 oleh

Tags: MalangPesantrenPondok Pesantren
Muhammad Syifa Zam Zami

Muhammad Syifa Zam Zami

Penyuka warna biru.

ArtikelTerkait

boso walikan malang rumus mojok (1)

Boso Walikan Malang Tak Sekadar Dibalik Kalimatnya. Terminal Mulok #06

17 Maret 2021
Coba Tanya 3 Kata Lucu ke Orang Malang, Pasti Jawabannya Adalah Jembatan Suhat Banjir

Coba Tanya 3 Kata Lucu ke Orang Malang, Pasti Jawabannya Adalah Jembatan Suhat Banjir

11 Januari 2024
Kalau di Kota Ada Kirim Parsel, di Desa Ada Ater-ater Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang Terima kasih kepada Tim Pencari Hilal! Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Lebaran Buku Turutan Legendaris dan Variasi Buku Belajar Huruf Hijaiyah dari Masa ke Masa Serba-serbi Belajar dan Mengamalkan Surah Alfatihah Pandemi dan Ikhtiar Zakat Menuju Manusia Saleh Sosial Inovasi Produk Mushaf Alquran, Mana yang Jadi Pilihanmu? Tahun 2020 dan Renungan ‘Amul Huzni Ngaji Alhikam dan Kegalauan Nasib Usaha Kita Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang? Saya Masih Penasaran dengan Sensasi Sahur On The Road Menuai Hikmah Nyanyian Pujian di Masjid Kampung Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Horornya Antrean Panjang di Pesantren Tiap Ramadan Menjadi Bucin Syar'i dengan Syair Kasidah Burdah Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Pandemi Corona Datang, Ngaji Daring Jadi Andalan Tips Buka Bersama Anti Kejang karena Kantong Kering Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Rebutan Nonton Acara Sahur yang Seru-seruan vs Tausiyah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Aduh, Lemah Amat Terlalu Ngeribetin Warung Makan yang Tetap Buka Saat Ramadan Tong Tek: Tradisi Bangunin Sahur yang Dirindukan Kolak: Santapan Legendaris Saat Ramadan

Malam Ramadan, Edukasi Seks di Pesantren dengan Ngaji Qurrotul Uyun

14 Mei 2020
Taman Jalan Sultan Agung Bukti Betapa Jelek Selera Pemkot Batu, Seharusnya Bisa Lebih Bagus dari Itu Mojok.co

Taman Jalan Sultan Agung Bukti Betapa Jelek Selera Pemkot Batu, Seharusnya Bisa Lebih Bagus dari Itu

5 Oktober 2025
Purwokerto Tak Perlu Dipaksa Jadi Kota Santri, Membangun Pondok Bukan Sekadar Ambisi Dosen UIN

Purwokerto Tak Perlu Dipaksa Jadi Kota Santri, Membangun Pondok Bukan Sekadar Ambisi Dosen UIN

26 September 2025

Bagaimana Rasanya Jadi Santri yang Pondoknya Dekat dengan Rumah?

10 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.