Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Kuliner Jogja yang Cocok untuk Lidah Jawa Timur

Fatimatuz Zahra oleh Fatimatuz Zahra
15 Desember 2021
A A
6 Kuliner Jogja yang Cocok untuk Lidah Jawa Timur terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu hal yang biasanya jadi masalah untuk perantau adalah cita rasa masakan yang berbeda dengan kebiasaan dan selera masing-masing lidah. Setidaknya, itulah yang saya rasakan sebagai warga Jawa Timur yang merantau ke Jogja. Ciri khas masakan Jawa Timur yang cenderung asin-pedas, cukup sulit ditemukan pada makanan-makanan khas Jogja. Untuk mengantisipasi hal tersebut, saya menandai beberapa tempat makan yang menurut pengalaman saya, cukup cocok di lidah. Berikut beberapa di antaranya.

#1 Ayam Penyet Mas Kobis

Sebenarnya secara umum, semua ayam penyet cukup ramah untuk lidah orang Jawa Timur. Namun, perpaduan ayam goreng dan sambel Mas Kobis yang disiram minyak jelantah itu hampir dapat dipastikan akan memuaskan lidah orang Jawa Timur yang selalu ingin dipuaskan dengan yang pedas dan asin. Pedasnya tinggal request cabai yang banyak, asinnya didapat dari jelantah bekas goreng segala jenis lauk.

#2 Tahu Tek Taman Siswa

Jalan Taman Siswa yang namanya diambil dari sebuah lembaga pendidikan ini, sekarang menjelma menjadi pusat kuliner dan jajanan. Berbagai macam kedai, restoran, kafe, hingga gerobak penjual makanan semakin memadati ruas jalan Taman Siswa.

Di antara banyak jenis jajanan itu, ada sebuah gerobak warna biru yang terletak di sebelah selatan Majelis Luhur Taman Siswa. Sang penjual mengklaim bahwa petis yang ia gunakan dibeli langsung dari produsen di Jawa Timur. Katanya, tahu tek lain di Jogja banyak yang tidak menggunakan petis asli dari produsen Jawa Timur. Ini yang membuat cita rasanya berubah. Nyatanya, rasa tahu tek gerobak biru ini memang tidak mengecewakan, jadi layak dicoba. Dan mungkin, ia akan cocok dengan lidah kalian yang sudah lelah mencari tahu tek dengan cita rasa otentik.

#3 Warung Santai

Warga UGM khususnya kawula Pertanian dan penghuni Gang Gayam, Klebengan, Sendowo, dan sekitarnya pasti sudah tidak asing dengan warung legendaris ini. Selain harganya yang kelewat murah, makanan di Warung Santai juga enak dan cukup variatif. Uniknya, semua tenaga penggerak di Warung Santai ini orang Jawa Timur. Jadi, sambel-sambelnya pun rasanya Jawa Timur banget yang dominan pedas dan nggak terkontaminasi rasa manis.

#4 Warung Oseng Mercon Bu Narti

Warung Oseng Mercon legendaris ini berlokasi di Jl. KH Ahmad Dahlan. Konon kabarnya, Oseng Mercon Bu Narti ini adalah pioneer oseng mercon di Yogyakarta. Lantaran cita rasa pedasnya yang begitu dominan, Cak Nun kemudian mengusulkan nama “oseng mercon” karena sensasi pedasnya yang membuat lidah kebakaran seperti menelan mercon. Oseng mercon ini mungkin salah satu kudapan khas Jogja yang bisa diterima oleh lidah orang Jawa Timur.

#5 Nasi goreng Madura

Nasi goreng ini adalah salah satu jenis nasi goreng abang-abang yang terbaik di kelasnya. Sayangnya, di Jogja jenis nasi goreng ini cukup sulit dicari. Kebanyakan nasi goreng di Jogja itu gerobaknya jadi satu dengan nasi magelangan dan bakmi Jawa. Ciri khasnya ada ayam rebus digantung terbalik di atas panci penggorengan.

Enaknya nasi goreng Madura karena cita rasanya lebih gurih dan tidak menyisakan aroma amis yang mengganggu. Salah satu nasi goreng Madura yang patut dicoba ada di sebelah selatan Pondok Pesantren Wahid Hasyim, namanya nasi goreng Cak Rohman. Selain menawarkan cita rasa yang mantap, nasi goreng Madura Cak Rohman juga tergolong ramah di kantong buruh dengan porsi yang besar.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

#6 Sate Madura depan RS Panti Rapih

Walaupun sate Madura di sini harganya agak mahal kalau dibandingkan dengan sate Madura yang pakai gerobak, tapi soal rasa, dia juara. Penilaian saya terhadap sate itu biasanya berdasarkan pada dua hal, pertama rasa sambelnya, kedua tingkat kematangan. Sate Madura depan Panti Rapih ini memenuhi keduanya.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2021 oleh

Tags: jawa timurJogjaKuliner
Fatimatuz Zahra

Fatimatuz Zahra

Sedang belajar tentang manusia dan cara menjadi manusia.

ArtikelTerkait

10 Kuliner Khas Solo yang Bikin Kaget Warga Jogja (Unsplash)

10 Kuliner Khas Solo yang Paling Bisa Bikin Kaget Warga Jogja

20 Desember 2024
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Saya Semakin Muak dengan Orang yang Bilang Jogja itu Nggak Berubah Padahal Nyatanya Bullshit!

19 November 2025
Mau Dibuat Semirip Apa pun, Daerah Lain Nggak Bakal Bisa Meniru Malioboro Jogja

Mau Dibuat Semirip Apa pun, Daerah Lain Nggak Bakal Bisa Meniru Malioboro Jogja

16 April 2024
Surabaya Kota Sukses karena Punya Outlet Mie Gacoan Paling Banyak di Indonesia

Surabaya Kota Sukses karena Punya Outlet Mie Gacoan Paling Banyak di Indonesia

24 Desember 2023
Pantai Papuma Jember Pantas Dinobatkan sebagai Objek Wisata Alam Termahal di Jawa Timur

Pantai Papuma Jember Pantas Dinobatkan sebagai Objek Wisata Termahal di Jawa Timur

17 Maret 2022
Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

14 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.