Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

6 Fakta Soal Kabupaten Banjarnegara: Dari UMK Terendah hingga Budaya Rantau Anak Mudanya

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
28 Januari 2021
A A
6 Fakta Soal Kabupaten Banjarnegara: Dari UMK Terendah hingga Budaya Rantau Anak Mudanya terminal mojok.co

6 Fakta Soal Kabupaten Banjarnegara: Dari UMK Terendah hingga Budaya Rantau Anak Mudanya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang bisa diketahui dari Kabupaten Banjarnegara dengan motto Gilar-Gilar? Tentu saja ada banyak hal yang perlu diketahui, mulai dari wisata, kuliner, bahasa dan lain sebagainya.

Salah satu kota yang masuk dalam karesidenan “MasPurBanCi” (Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara Cilacap) ini sempat naik daun dengan viralnya foto slip Gaji Bupatinya yang masih menjabat. Bayangkan saja Bupati Wing Chin diketahui menerima gaji sebesar Rp6.144.000, dengan penerimaan bersih sebanyak Rp5.961.200.

Selain gaji yang viral, kabupaten ini juga memiliki berita yang sempat heboh, yakni kasus pengaturan skor Persibara. Atas viralnya kasus ini lantas Bupati Wing Chin dan Eks Manajer Persibara, Lasmi Indriyani, diundang pada acara Mata Najwa.

Tentu masih ada fakta-fakta lain yang perlu diketahui tentang Kabupaten Banjarnegara, selain kedua berita viral tersebut.

#1 Kabupaten dengan UMK terendah di Jawa Tengah

Pada tahun 2020, UMK Banjarnegara tercatat berada pada nominal Rp1.748.000. Angka tersebut tentu saja membuat Kabupaten Banjarnegara masuk ke dalam zona degradasi klasemen Upah Minimum Kabupaten di Jawa Tengah.

#2 Kaya akan wisata alam

Bisa dibilang Kabupaten Banjarnegara adalah rival dari Kabupaten Wonosobo dalam urusan wisata alam. Di mana keduanya terus menunjukkan geliat eksistensinya di media sosial khususnya Instagram.

Salah satunya adalah kebun teh Kalibening yang belum banyak terekspos. Saat pagi dan sore hari destinasi tersebut menawarkan pemandangan yang sangat Instagram-able. Selain itu, bagi pengabdi kesunyian tempat ini sangat cocok sebagai area berkontemplasi sembari menghirup aroma daun teh yang belum dipetik.

Selain menawarkan destinasi keheningan, Kabupaten Banjarnegara juga menawarkan destinasi gemericik air dengan banyaknya air terjun atau curug, salah satu curug yang masih alami di Banjarnegara adalah Curug Pundung Sewu yang terletak di desa Petir, Kecamatan Purwanegara. Selain itu, masih ada curug yang lainnya seperti Curug Mrawu di Pejawaran, Curug Sikopel di Pagetan, dan masih banyak curug lainnya yang bisa dijadikan tempat untuk memanjakan mata.

Baca Juga:

Siasat Orang Banjarnegara Bertahan Hidup hingga Akhir Bulan dengan UMR Terendah di Indonesia

UMR Banjarnegara Terendah di Indonesia Cuma Rp2,1 Juta, Mustahil buat Hidup Sebulan!

#3 Tempat transisi logat ngapak yang lebih halus

Sebagai bagian dari Plat R, Kabupaten Banjarnegara masih menggunakan dialek Ngapak yang cukup kental. Hanya saja masyarakat di Banjarnegara memiliki bahasa tutur yang cenderung lebih halus daripada wilayah yang lain seperti Banyumas, Cilacap, dan sekitarnya.

Ngapak garis halus ini dimulai dari kecamatan Bawang lalu ke arah timur sampai Wonosobo, bahkan di wilayah Sigaluh yang berbatasan langsung dengan Wonosobo, sebagian masyarakat justru menggunakan bahasa tutur layaknya orang Wonosobo. Sedangkan untuk wilayah Banjarnegara bagian utara seperti Batur, mereka kerap menuturkan huruf Y dengan Z, contohnya uyah menjadi uzah, mayo menjadi mazo.

#4 Dawet ayu Banjarnegara

Meski dinamai dawet ayu, tapi kebanyakan penjual dawet ayu adalah kalangan bapak-bapak. Ada juga sebagian anak muda yang menjual dawet dengan tambahan pugas kekinian macam oreo atau parutan keju.

Sedangkan dawet ayu sendiri memiliki pakem di mana cendol yang disajikan terbuat dari tepung beras dan tepung beras ketan. Agar lebih manis, sajian dawet ayu kerap ditambahkan sirup gula merah dan pugas berupa potongan nangka.

#5 Tempat kelahiran Chris John

Selain dawet ayu Banjarnegara, Chris John merupakan salah satu tokoh yang cukup dibanggakan khususnya oleh masyarakat yang tinggal di Kecamatan Rakit. Ketika Chris John bertanding, maka masyarakat Rakit akan menggelar nonton bareng dengan segala gemuruh dan teriakan “gebug ndase” yang artinya pukul kepalanya.

Saya sendiri memiliki tetangga yang merupakan teman sebaya dari Chris John saat SMP. Tetangga saya itu pun bercerita, konon Chris John kerap menggelar sayembara secara umum kepada siapa saja yang ingin melawannya. Namun, hingga Chris John menjadi petinju Profesional, belum ada satu pun masyarakat di Kecamatan Rakit dan sekitarnya yang mampu mengalahkan Chris John.

#6 Banyak anak muda yang menjadikan merantau sebagai jalan ninja-nya

Merantau atau yang dikenal juga sebagai migrasi adalah salah satu langkah yang ditempuh oleh masyarakat Kabupaten Banjarnegara khususnya anak mudanya. Mereka merantau karena merasa tidak menemukan apa yang diinginkan di kota kelahirannya seperti karier maupun pendidikan.

Faktor yang menyebabkan masyarakat Banjarnegara memilih merantau tentu ada banyak macam, misalnya ingin melanjutkan studi karena di kota ini hanya ada dua perguruan tinggi swasta. Sebagian besar anak muda di sini menjadikan Jogja sebagai tujuan utama untuk menempuh studi dan menjadikan Purwokerto sebagai tujuan kedua.

Selain itu, alasan ekonomi seperti rendahnya UMK juga menjadi faktor pendorong bagi warga Banjarnegara untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi di perantauan. Umumnya masyarakat Kabupaten Banjarnegara menjadikan Cikarang dan Jabodetabek sebagai tujuan perantauan.

Saya pernah bertanya kepada salah satu teman saya, berapa banyak teman sekelasnya yang merantau, dia menjawab dari 28 siswa di kelasnya ada 20 siswa yang merantau ke luar kota. Sangat banyak, bukan?

BACA JUGA Bahasa Wonosobo yang Perlu Dipelajari untuk Memperkaya Khazanah Bahasamu atau tulisan Dhimas Raditya Lustiono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2021 oleh

Tags: kabupaten banjarnegara
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

4 Kuliner Khas Banjarnegara yang Menggoyang Lidah Terminal Mojok

4 Kuliner Khas Banjarnegara yang Menggoyang Lidah

1 September 2022
Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

23 Februari 2024
UMR Banjarnegara Terendah di Indonesia Cuma Rp2,1 Juta, Mustahil buat Hidup Sebulan

UMR Banjarnegara Terendah di Indonesia Cuma Rp2,1 Juta, Mustahil buat Hidup Sebulan!

1 Juni 2025
Banjarnegara Masuk Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah, tapi Masih Punya Desa Merden yang Bisa Dibanggakan

Banjarnegara Masuk Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah, tapi Masih Punya Desa Merden yang Bisa Dibanggakan

9 Agustus 2024
Warmindo di Banjarnegara Sepi, Kaum Mendang-Mending Pilih Masak Indomie Sendiri di Rumah

Warmindo di Banjarnegara Sepi, Kaum Mendang-Mending Pilih Masak Indomie Sendiri di Rumah

14 Agustus 2024
Pengalaman Saya Tinggal di Madukara, Kecamatan yang Paling Menderita di Banjarnegara

Pengalaman Saya Tinggal di Madukara, Kecamatan yang Paling Menderita di Banjarnegara

22 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.