Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

6 Drama Korea Underrated yang Perlu Ditonton

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
19 November 2021
A A
6 Drama Korea Underrated yang Perlu Ditonton terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Saya baru saja selesai menonton drama Korea Be Melodramatic untuk ketiga kalinya. Judul itu mungkin asing buat kamu, apalagi kalau kamu penonton baru drama Korea. Namun, apalagi alasan seseorang menonton drama sepanjang 16 episode sampai tiga kali kalau bukan karena drama itu bagus. Label seperti “underrated”, “underapreciated”, dan sejenisnya kerap disematkan pada drama seperti Be Melodramatic. Drama yang bagus, tapi tak banyak orang yang tahu.

Sebagai penggemar berat drama Korea, rasanya saya punya beban moral untuk membagikan judul-judul drama Korea yang layak dapat perhatian lebih. Sungguh sia-sia hidupmu kalau tidak menonton drama Korea di bawah ini.

#1 Be Melodramatic (2019)

Ada alasan tertentu mengapa saya menempatkan Be Melodramatic di urutan pertama dalam daftar ini. Drama garapan sutradara film Extreme Job (2019), Lee Byeong-hun, ini memang sangat layak disejajarkan dengan Reply Series dalam hal popularitas.

Be Melodramatic menceritakan kehidupan pahit-manis tiga perempuan berusia 30-an yang bekerja di belakang layar dunia hiburan. Kalau kamu suka film komedi Twenty (2015) yang juga disutradarai Lee Byeong-hun, kamu akan suka drama ini. Be Melodramatic mengemas ceritanya dengan format berbeda dan memiliki komedi yang segar. Selain itu, yang menarik dari drama ini adalah penggambaran dunia hiburan Korea Selatan dari sudut pandang orang-orang di balik layar. Tonton gih, mumpung masih nangkring di Netflix.

#2 Chicago Typewriter (2017)

Kehadiran Yoo Ah-in tidak membuat drama Chicago Typewriter booming. Padahal, drama yang memadukan unsur fantasi dan romansa ini memiliki gagasan yang segar dan berbeda dari drama lain. Drama ini menceritakan seorang penulis terkenal yang secara misterius mengingat kehidupan sebelumnya ketika mendekati sebuah mesin tik tua di Chicago. Kemudian, ia menyadari bahwa dirinya pernah hidup di zaman pendudukan Jepang pada 1920-an sebelum terlahir kembali. Meski tampak berat, sebetulnya drama ini cukup mudah diikuti. Selain Yoo Ah-in, ada juga Go Kyung-pyo dan Im Soo-jung di drama ini.

#3 Hush (2020)

Saya bahkan ragu apakah penggemar SNSD banyak yang menonton drama ini. Dengan Yoo-na dan Hwang Jung-min di dalamnya, saya kira Hush akan banyak dibicarakan. Entah karena di tahun itu banyak drama Korea populer, atau karena drama ini tidak cukup menarik untuk ditonton. Bagi saya, keberadaan Hwang Jung-min sudah cukup menjadi alasan untuk menonton Hush. Melihat filmografinya, saya tahu beliau tidak akan mengecewakan saya. Dan, ya, Hush memang bagus.

Menceritakan tentang kehidupan jurnalis Daily Korea yang dihadapkan pada dilema antara idealisme atau pragmatisme. Kamu juga akan disuguhi intrik di dunia jurnalisme dan drama yang menyentuh, tapi tidak overly dramatic. Sejujurnya drama ini cukup relatable dan menggugah. Namun, saya paham mengapa drama ini tidak ramai dibicarakan. Ini bukan drama dengan konflik yang menegangkan atau drama komedi romantis yang penuh keuwuan. Kalau kamu punya waktu luang, tontonlah, ada di iQIYI.

#4 Dear My Friends (2016)

Dear My Friends adalah salah satu drama yang hukumnya fardu ain untuk ditonton. Drama ini mengisahkan seorang penulis dan penerjemah berusia 40-an yang diperankan oleh Go Hyun-jung. Ia diminta ibunya untuk menulis novel tentang teman-temannya. Drama yang ditulis oleh No Hee-kyung ini menggambarkan kehidupan orang lanjut usia dan relasi orang tua-anak dengan realistis tanpa menghakimi siapa pun.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Kamu akan diajak menyelami pikiran orang tua tentang hidup. Kamu tidak akan menyesal, drama ini memiliki naskah yang well-written dan performa jajaran cast-nya yang memukau. Selain Go Hyun-jung, ada aktor senior Kim Hye-ja, Na Moon-hee, Go Doo-shim, Youn Yuh-jung, dan Kim Young-ok. Kamu bisa menonton Dear My Friends di Netflix.

#5 The Package (2018)

Bagi kamu yang suka film atau serial televisi bertema travelling, saya yakin kamu juga akan suka The Package. Drama ini mengisahkan tujuh orang wisatawan asal Korea Selatan mengikuti paket liburan ke Perancis. Selama berwisata, mereka dipandu oleh seorang pemandu wisata perempuan yang juga berasal dari Korea Selatan. Setiap karakter memiliki cerita yang menarik yang diungkap dalam drama ini. The Package juga menampakkan beragam wajah cinta dari masing-masing karakter. Drama ini cocok ditonton kamu yang pengin liburan, tapi malas keluar rumah.

#6 Monthly Magazine Home (2021)

Monthly Magazine Home atau Monthly House menceritakan seorang editor majalah gaya hidup bernama Monthly House yang sangat ingin memiliki rumah sendiri. Drama ini cocok untuk kamu yang butuh tontonan ringan dengan humor renyah. Drama komedi romantis ini sebetulnya memiliki banyak momen klise, tapi anehnya itu tidak mengganggu sama sekali. Siapkan camilan dan kopi, duduk manis, play. Monthly Magazine Home tersedia di iQIYI.

Saya ingin sekali memasukkan lebih banyak judul drama Korea yang underrated ke dalam daftar, tapi sayang sekali jari saya sudah pegal. Jadi, tonton dulu drama-drama di atas, saya jamin waktu kamu tidak terbuang sia-sia.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2021 oleh

Tags: drama koreaunderrated
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

Ending My Liberation Notes Kebebasan Memang Layak Diperjuangkan Terminal Mojok

Ending My Liberation Notes: Kebebasan Memang Layak Diperjuangkan

30 Mei 2022
3 Alasan Sebaiknya Nggak Usah Nonton Drakor 'True Beauty' terminal mojok.co

3 Alasan Sebaiknya Nggak Usah Nonton Drakor ‘True Beauty’

30 Desember 2020
10 Drama Korea dengan Banyak Teori, Bikin Penonton Overthinking Sejak Episode Awal Terminal Mojok

10 Drama Korea dengan Banyak Teori, Bikin Penonton Overthinking Sejak Episode Awal

6 September 2022
mitologi dewi hera dalam drakor the penthouse

Cocoklogi Patung Hera Palace sebagai Simbol Dewi Hera dalam Karakter Shim Su-ryeon ‘The Penthouse’

12 April 2021
Selain Money Heist Korea, Ini 5 Film dan K-Drama yang Dibintangi Jeon Jong Seo Terminal Mojok

Selain Money Heist Korea, Ini 5 Film dan K-Drama yang Dibintangi Jeon Jong Seo

2 Juli 2022
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married

6 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.