Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

6 Aplikasi yang Bikin Mudah Ngerjain Soal Matematika

Rezky Yayang Yakhamid oleh Rezky Yayang Yakhamid
10 Mei 2020
A A
Gagal Matematika, Bermula dari Makan Gorengan Tiga Ngakunya Dua soal matematika un 2019 simak ui 2010 deret ukur deret hitung pembahasan kunci jawaban mojok

Gagal Matematika, Bermula dari Makan Gorengan Tiga Ngakunya Dua soal matematika un 2019 simak ui 2010 deret ukur deret hitung pembahasan kunci jawaban mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam buku Purcell—buku wajib mahasiswa pegangan mata kuliah Kalkulus, disebutkan kalkulus ditemukan oleh Leibniz dan Newton. Kita pun mengenal nama-nama lainnya seperti Phytagoras, Archimedes, Gauss, Lagrange, Pascal, Euler, Fibbonaci, dan lain sebagainya yang saat ini bertransformasi menjadi nama rumus.

Jauh sebelum itu sebenarnya matematika disebutkan telah ada di zaman purba. Entah siapa yang persis menemukan matematika pertama kali. Terlepas dari kapan, di mana, dan siapa yang menemukan matematika, ilmu yang identik dengan hitung-hitungan ini terus berkembang memunculkan ilmu-ilmu baru.

Maka tak heran matematika menjadi mata pelajaran wajib bahkan sejak taman kanak-kanak. Di dunia perkuliahan, matematika bertransformasi menjadi beberapa mata kuliah yang terpisah seperti kalkulus yang biasanya menjadi mata kuliah wajib mahasiswa semester awal Saintek dan Statistika yang wajib untuk mahasiswa Saintek maupun Soshum.

Berikut merupakan daftar aplikasi yang biasa saya gunakan untuk membantu pekerjaan matematika saya (membantu menyamakan hasil akhir) sejak SD sampai kuliah. Daftar berikut tidak diurutkan dari yang terbaik sampai yang terburuk karena masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing

Satu: Kalkulator (6/10)

Siapa yang tidak mengenal aplikasi yang satu ini? Ini aplikasi yang biasa kita semua gunakan dari anak SD sampai orang dewasa sekalipun. Mak saya pun masih menggunakan kalkulator ketika menghitung ulang barang belanjaannya (seolah tidak percaya dengan komputer kasir).

Sebuah kalkulator saat ini dengan sangat mudah ditemukan. Pada ponsel masing-masing, ponsel jadul sekelas Nokia layar gepuk sekalipun. Pada komputer dan laptop Anda sudah dipastikan ada malah dengan fitur yang lebih scientific disertai konversi satuan ukur tertentu.

Adapun kelebihan dan kelemahan kalkulator dibandingkan alat lainnya. Kelebihan kalkulator adalah harganya yang murah, sederhana dalam tampilan, dan user friendly. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa menghitung operasi rumit. Walau begitu kalkulator tetap dipilih karena lebih efisien dibanding menghitung dengan lidi atau abakus—sebuah alat yang populer di kalangan akademisi taman kanak-kanak.

Saya sendiri lebih sering menggunakan kalkulator scientific merek Casio seri fx-991 IDE PLUS (warnanya putih biru, yang ini device ya bukan aplikasi). Keunggulannya tentu kalkulator ini dapat dipegang dan dibawa ke mana-mana serta memiliki fungsi yang lebih banyak dari kalkulator HP. Kalkulator ini bisa menggunakan cahaya matahari dan biasa dipakai anak Statistika ataupun mahasiswa Saintek lainnya. Eh, kok, saya jadi promosi.

Baca Juga:

5 Alasan Pesan Makan Online Masih Lebih Logis daripada Beli Langsung di Warung meski Zaman Promo Sudah Berlalu

Kasta Aplikasi Booking Hotel Terbaik, dari yang Paling Mudah Digunakan hingga Menawarkan Harga Paling Murah

Dua: Photomath (6/10)

Yang kedua ini pasti tidak asing di kalangan anak SMP dan SMA. Aplikasi ini berhasil mempermalukan matematika dalam sekali jepretan foto. Ya, nama aplikasinya Photomath, kalau dideskripsikan Photomath ini memiliki ikon identik dengan warna merah.

Cara kerjanya adalah dengan memfoto sebuah soal, lalu Photomath akan mengerjakan soal tersebut. Benar-benar aplikasi yang mencerdaskan kehidupan ponsel pintar kita, bukan? Aplikasi ini dengan sangat mudah dapat diunduh di Playstore.

Adapun kelemahan aplikasi ini adalah sering kali salah membaca hasil foto atau malah tidak terbaca sama sekali. Hal tersebut biasanya dikarenakan tulisan yang kurang jelas atau fungsi yang terlalu rumit ditulis.

Tiga: MalMath (7/10)

Jika Photomath bernuansa merah, MalMath ini bernuansa biru muda. Jika Photomath berbasis kamera, Malmath ini agaknya lebih powerful karena kita bisa mengetikkan fungsi yang kita inginkan sendiri. Yang jelas saya sendiri lebih menyukai MalMath dibandingkan Photomath.

Selain itu, kelebihan aplikasi ini adalah bisa juga menggambar grafik dari fungsi yang kita masukkan. Oiya di dalam aplikasi ini juga terdapat “problem generator”, semacam soal tantangan random yang bisa kita kerjakan untuk menambah latihan soal, loh.

Kelemahan aplikasi ini adalah belum bisa mendukung aljabar linear—itu loh cabang matematika yang mempelajari matriks dan vektor. Selain itu aplikasi ini tidak diperuntukkan untuk pengolahan data statistika. Aplikasi ini dapat diunduh di Playstore.

Empat: Symbolab – Math Solver (8/10)

Kalau ini aplikasi tapi berbasis web. Kita semua dapat dengan mudah mengaksesnya di sini: symbolab.com/solver. Math Solver ini adalah aplikasi yang sering saya gunakan setelah Excel pada saat tingkat 1 dulu. Aplikasi ini sering saya gunakan untuk mengecek kembali hasil hitungan pada mata kuliah kalkulus maupun aljabar linear.

Sebenarnya aplikasi ini mirip-mirip dengan MalMath, kita hanya perlu menuliskan fungsinya lalu dengan sendiri aplikasi akan berjalan mengerjakan beserta langkah-langkahnya. Hanya saja Symbolab ini lebih powerful dibandingkan MalMath karena mendukung perhitungan matriks. Kelemahannya sama seperti MalMath yaitu tidak diperuntukkan untuk pengolahan data statistika.

Lima: Geogebra (4/10)

Aplikasi ini memiliki fitur minim, yaitu hanya bergerak di bidang geometri bidang dan geometri bidang saja. Aplikasi ini cukup membantu ketika saya memasuki Kalkulus 2—yang merupakan lanjutan Kalkulus 1.

Dalam Kalkulus 2, kita bakal belajar yang namanya kalkulus multivariat seperti integral yang berlipat-lipat. Jika fokus dalam Kalkulus 1 masih berupa gambar satu dimensi biasanya hanya berupa kurva, garis atau bidang arsiran tertentu, Kalkulus 2 lebih jauh membahas tentang bidang dimensi tiga dan dimensi empat serta berbagai macam koordinat seperti polar, tabung, dan bola.

Geogebra digunakan sebagai visualisasi grafik dari fungsi tertentu entah fungsi satu variabel f(x) yang akan menjadikan bangun datar atau fungsi dua variabel f(x,y) yang akan menjadikan bangun ruang. Aplikasi ini bisa diunduh di Playstore, atau dapat pula diakses secara daring di sini: geogebra.org.

Enam: Excel (9/10)

Siapa yang tidak mengenal Microsoft Office Excel? Perangkat lunak yang biasanya sudah satu paket dengan Word dan PowerPoint ini paling sering digunakan dalam membuat makalah, khususnya makalah kuantitatif. Excel adalah aplikasi matematika yang lebih dekat penggunaannya ke statistika dalam hal pengolahan data.

Daripada kalkulator yang harus mengetikkan satu-satu, Excel memiliki keunggulan yaitu hanya dengan memasukkan satu fungsi kita sudah bisa menghitung semua. Misalnya saja dalam menghitung jumlah semua data dalam kalkulator kita harus mengetikkan a + b + … dan seterusnya. Sedangkan dalam Excel, kita hanya perlu memasukkan fungsi =SUM.

Berbagai fungsi ada dalam Microsoft Excel ini dari penjumlahan, rata-rata, simpangan baku, nilai minimum, maksimum, logaritma, eksponensial, dan sebagainya. Excel juga bisa digunakan untuk visualisasi data seperti barplot, scatterplot, boxplot, dan lain sebagainya. Kelemahan Microsoft Excel ini adalah kita diharuskan tahu kata kunci rumus Excel suatu fungsi tertentu.

Excel sebetulnya cukup untuk melakukan pengolahan data, tapi jika data terlampau besar biasanya Excel tidak akan mampu melakukannya. Oleh karena itu, biasanya mahasiswa statistika tidak menggunakan Excel untuk pengolahan data. Mereka lebih memilih menggunakan SPSS (mirip-mirip Excel tetapi dengan lebih banyak tombol) dan R Studio (mirip SPSS tetapi minim tombol karena berbasis ngoding). Nanti kapan-kapan kita bahas yang ini, ya. Sekian~

BACA JUGA Menghitung Peluang Dapat Kartu Paling Sial dan Paling Beruntung Saat Main UNO dan tulisan Rezky Yayang Yakhamid lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: aplikasiSoal Matematikaterminal matematika
Rezky Yayang Yakhamid

Rezky Yayang Yakhamid

Tukang ngolah data, juga suka bermatematika.

ArtikelTerkait

6 Manfaat Aplikasi Mobile JKN yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Aplikasi Mobile JKN yang Jarang Diketahui

28 Februari 2022
Alasan Huruf X Bisa Dibaca 'Nya' Saat Berbalas Chat terminal mojok.co

Efek Laten Aplikasi Whatsapp: Sedikit-Sedikit Dibuatkan Grup Chat, Lama-Lama Jadi Menumpuk

6 September 2019

Kesel! Google Play Music Itu Sampah, tapi Susah Dibuang!

17 September 2021
Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll Mojok.co

Unek-unek Pengguna Livin’ by Mandiri: Saya Bertahan Hanya karena Payroll

3 Oktober 2024
Semua Orang Akan Akrab dengan TikTok pada Waktunya

Semua Orang Akan Akrab dengan TikTok pada Waktunya

24 Januari 2020
5 Jenis Driver Ojol Redflag di Mata Penumpang, Perjalanan Jadi Nggak Nyaman Mojok.co

5 Jenis Driver Ojol Red Flag di Mata Penumpang, Perjalanan Jadi Nggak Nyaman

4 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat
  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.