Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Varian Es Teh Paling Aneh, Eksperimen Rasa yang Mending Tak Pernah Ada karena Baunya Jadi Aneh dan Bikin Sakit Perut

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
12 April 2026
A A
5 Varian Es Teh Paling Aneh, Baunya Aneh dan Bikin Sakit Perut (Unsplash)

5 Varian Es Teh Paling Aneh, Baunya Aneh dan Bikin Sakit Perut (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Es teh adalah minuman yang sanggup menyatukan orang dari berbagai lapisan sosial. Eksistensinya tak tergoyahkan. Mulai dari yang plastikan di gerobak pinggir jalan, sampai tersuguh manis di meja restoran bintang lima. 

Kesaktian campuran seduhan daun teh, gula, dan es batu dalam satu gelas memang jempolan buat mendinginkan kerongkongan. Sayangnya, belakangan ini muncul tren inovasi yang agaknya sudah kebablasan. Bukannya bikin minuman legendaris ini naik kasta, berbagai eksperimen rasa yang muncul justru lebih pantas disebut sebagai bibit trauma. 

Percayalah, memaksakan bahan-bahan ajaib ke dalam gelas es teh bukanlah sebuah kemajuan teknologi pangan. Malah, hal itu jadi bentuk penistaan. Kalau sudah begini, es teh bukan lagi pemberi kesegaran, melainkan ujian kesabaran bagi siapa pun yang salah pesan.

BACA JUGA: Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

#1 Es teh keju, sebuah gebrakan yang berujung pada krisis identitas minuman

Bagi para pelaku bisnis, menaruh cream cheese di atas es teh mungkin terlihat menjual dan cantik di mata. Sialnya, secara rasa, terobosan tersebut nggak ubahnya sebuah bencana. Saat lidah masih memproses campuran aneh sepat teh dan gurih keju, otak sudah buru-buru mengirim sinyal bahaya.

Sebab, sedetik minuman itu sudah masuk mulut, ada sensasi minyak dingin dan licin yang menempel. Belum selesai, keanehan ini lalu dibuntuti rasa es teh yang encer akibat lemak yang gagal menyatu. Bagi beberapa orang, menenggak chizu semacam ini terkesan seperti menelan kuah sisa makanan semalam.

#2 Es teh cokelat, ibarat sudah nggak jodoh tapi kita memaksa mereka bersama

Jujur saja, teh dan cokelat itu punya jalan hidup masing-masing. Saat menikmatinya terpisah, keduanya bisa memberi rasa nyaman. Namun, memaksakan perjodohan mereka dalam satu wadah adalah sebuah dosa.

Saat keduanya bersatu, yang terlahir adalah suatu anomali rasa menyedihkan. Cokelatnya jadi encer, kehilangan kemewahan. Sementara, kesederhanaan teh yang penuh wibawa jadi menguap tanpa sisa. Belum lagi, visual warna keruhnya sukses bikin siapa saja yang menyesap akan merasa terjebak dalam hubungan toksik yang nggak asik.

Baca Juga:

Es Teh Jumbo (Seharusnya) Anti Bangkrut dan Awet Bertahan karena Menjadi Sahabat Orang Miskin: Ada di Mana Saja dan Harganya Murah

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

#3 Nggak bikin sehat, tambahan Yakult malah menyulut gejolak isi perut

Siapa saja yang punya ide mencampur susu fermentasi dan teh harus mendapat hukuman berat. Alih-alih menelurkan sensasi segar dan asam instan yang kekinian, inovasi ini malah menciptakan teror mengerikan bagi pencernaan. Tandas segelas, pemilik perut sensitif bakal merasa isi perut tawuran nggak karuan. 

Hal ini menegaskan kalau nggak semua yang berlabel sehat itu pantas masuk ke dalam gelas berisi teh. Bakteri baik memang sudah semestinya dikonsumsi sendirian. Bukan malah memaksakannya berdampingan dengan cairan yang mereka sendiri nggak pernah kenalan.

#4 Pakai susu matcha cuma estetik di nama, nggak untuk dicoba

Banyak orang salah mengira, matcha itu sama dengan teh hijau. Berdasarkan asumsi ngawur itu, mungkin gagasan membuat es teh susu matcha terwujud. Padahal, keduanya terbentuk dari proses budi daya yang saling bertentangan.

Lantaran buah pikiran random tadi, matcha yang elegan jadi turun kasta. Pasalnya, rasa khas pahit nan unik dari matcha menjelma mirip rendaman rumput yang dituang susu. Urung bikin mood naik, menjajal es teh susu matcha membuat penikmatnya otomatis rindu pada es teh cekek tiga ribuan.

BACA JUGA: Trilogi Kesalahan Es Teh Solo: Kaidah Ginastel yang Dikhianati dan Bikin Esensi Teh Solo Ternoda

#5 Es teh melati memang klasik, tapi aromanya lebih mirip ramuan mistik

Es teh melati memang bukan pemain baru dalam dunia teh. Sejak era kolonial, perkawinan antara pucuk teh dan bunga melati sudah dipercaya sebagai ramuan sakti yang sanggup memberikan efek relaksasi. Tapi, harus diakui, aroma yang kelewat harum kadang berefek pusing buat mereka yang menghirupnya.

Bagi sebagian orang, adanya wangi melati dalam segelas es teh adalah bumerang. Level aromatik di luar batas toleransi berpotensi membuat sensasi eneg dari dalam perut mencuat. Ketimbang merasa lega, menyeruput es teh jenis ini justru membangun vibes mistis yang bikin peminumnya merasa sedang meneguk ramuan jampi-jampi di tempat praktik dukun.

Maka, sudah seharusnya, orang membiarkan minuman tetap pada fitrahnya. Simpel, sepat, dan sedikit pahit. Inovasi memang perlu. Tapi kalau sudah mencederai faedah utama minuman sebagai penghapus dahaga, mending sekalian saja nggak pernah ada.

Penulis: Paula Gianita Primasari

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Dosa Pedagang Es Teh Jumbo yang Menguntungkan Mereka tetapi Sangat Merugikan Pembeli

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 April 2026 oleh

Tags: Es Tehes teh cokelates teh kejues teh matchaes teh melaties teh yakultrekomendasi es teh
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Penjual Es Teh Sesat yang Menambahkan Es Batu Lebih Banyak daripada Tehnya Bukan Licik, Mereka Justru Peduli sama Kesehatan Pembeli

Penjual Es Teh Sesat yang Menambahkan Es Batu Lebih Banyak daripada Tehnya Bukan Licik, Mereka Justru Peduli sama Kesehatan Pembeli

8 Desember 2023
warung kopi

Ke Warung Kopi: Pamitnya Ngopi, Tapi Pesannya Teh Jumbo

28 Mei 2019
Rasa Es Teh di Jawa Tengah dan Jawa Barat Emang Beda! Ini Sejarahnya! terminal mojok.co

Rasa Es Teh di Jawa Tengah dan Jawa Barat Emang Beda! Ini Sejarahnya!

16 September 2021
Cara Menyelamatkan Bisnis Es Teh Jumbo yang Mau Bangkrut (Unsplash)

Cara Menyelamatkan Bisnis Es Teh Jumbo yang Katanya Merangkak Menuju Kebangkrutan

23 Oktober 2024
Teh Tong Tji di Mal Harganya Tak Lagi Ekonomis, tapi Tetap Jadi Waralaba Paling Eksis

Teh Tong Tji di Mal Harganya Tak Lagi Ekonomis, tapi Tetap Jadi Waralaba Paling Eksis

10 Januari 2025
Es Teh Poci

Es Teh Poci: Teh Kemasan Murah yang Jelas Nggak Murahan

16 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

28 Juli 2026
QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

Membayangkan Indonesia masa kini tanpa QRIS, transaksi akan benar-benar ribet

29 Juli 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan

25 Juli 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Mustahil Hidup Tentram di Lingkungan Pecinta Sound Horeg Banyuwangi (Pexels) malang

Saya sudah hidup di Malang selama 2 tahun, dan tetap tidak bisa menerima sound horeg

25 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.